Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
MAIN BASKET SEASON 2~REVISI


__ADS_3

Amel pun hanya mengaduk jus avokadnya lalu meminumnya tanpa memperdulikan 2 curut yang saling berdebat mulut, lama lama gue jadiin motor biar mulutnya sama kek kenalpot bocor!! Tapi makin lama makin membuat Amel kesal dan naik darah karena tak henti hentinya mereka berdebat.


"Kalian kalau mau berdebat silahkan, gue gak peduli, gue gak denger, mata gue kemasukan kecebong." Gertak Amel emosi kemudian pindah tempat.


"Tuh kan!" Ujar kecewa Rey dan Alshad.


"Ah, kalian ini ngga bisa apa akur? kita bosen tau ngga denger kalian berantem!" Ucap Aurel karena dia juga kesal dari tadi digodain Gerald.


"Ngga bisa orang dia yang cari gara gara ma gue." Balas Alshad.


"Serah lo kak!" Ucap Aurel pasrah


"Udah lah lagian nanti gampang biar dipilihin guru sesuai Absen aja." Lerai Amel dongkol.


Setelah Amel yang bicara 2 curut tersebut pun diam dan pasrah tak ada yang membantah Amel sekali pun walau keinginannya bertolak belakang. Untung aja ada Amel. Kalau tidak mungkin mereka masih belum diam sampai nikahan badak sama koala. Amel tak memperdulikan Alshad dan Rey yang saling melempar tatapan tajam, Amel hanya fokus pada makanannya.


"Eh gimana kalau kita habis ini main basket?" Ucap Ellshad.


"Hmm boleh juga tumben lo yang ngajak duluan?" Ucap Aldo ketus.


"Yee.. tumben, tumben, kalau ngandelin lo bisa bisa jamuran disini, secara lo yang paling irit bicara!" Ucap Ellshad.


"Yaudah yuk lah kita kesana bosen juga disini." Ucap Amel diangguki semua.


Amel pun berjalan santai didepan bersama ketiga sahabatnya, ia pun memutuskan hanya menonton basket, membiarkan yang cowok bermain. Setelah menyusuri berbagai koridor akhirnya sampailah di lapangan basket, ternyata disana ada Lindra dkk yang notabenya bintang lapangan.

__ADS_1


"Bang Lindra nih katanya yang cowok cowok mau nantangin!" Ucap Amel sedikit berteriak membuat Alshad dkk membelalakan matanya.


"Loh??"


"Kan kalian mau main jadi sekalian buat latihan, main sama bang Lindra gih!" Ucap Amel terkekeh.


Lindra dkk yang mendengar teriakan Amel tadi pun mendekat kearah adiknya. Suer demi apa temen temennya bang Lindra gans banget, apa lagi ditambah rambut yang sedikit basah dan sedikit acak acakan membawa bola basket. Duh gila!!


"Ada apa dek? nih siapa yang mau tanding ayo, dari tadi ngga ada lawannya." Ucap Lindra santai sambil menghapus keringatnya membuat Aurel dan Nayshilla terpesona.


"Iya bang nih, katanya mau main. Tapi jangan terlalu lo bang kalau main." Ucap Amel memperingatkan karena Lindra dkk kalau tanding basket pasti melumpuhkan lawan ya terlebih dahulu.


"Hmmm." Lindra hanya berdehem.


"Dra, ini adek lo?" Tanya Zero dan Lindra mengangguk.


Amel yang mendapat tatapan seperti itu hanya memutar bola mata jengah. Bisa bisanya disaat seprti ini masih saja sempat menggoda orang.


"Boleh kenalan?" Tanya Zero dan Amel hanya mengangguk.


"Nama gue Zevaro Zecardo, kalau lo?" Tanya Zero tersenyum sambil mendribele bola basketnya ya ampun.


"Amel!" Jawab Amel ketus dan dingin.


"Busyet dingin amat!" Ucap Zero lalu melempar Bolanya kearah Alshad.

__ADS_1


"Bang jangan lo apa apain dia punya gue!" Ucap Rey,


Bang?? Ya karena Zero adalah kakaknya Rey jadi sedari tadi Rey hanya diam mendengarkan namun aslinya hati Rey dan Alshad panas karena melihat Amel digoda orang lain, kalau gue sih udah gue tonjok tuh muka. Mereka pun akhirnya terpecah menjadi 2 team, dan bola pertama didapatkan oleh Alshad, dengan lincahnya dia mendrible lalu mengumpannya ke Aldo lalu memasukannya ke ring, tercetaklah poin pertama.


"Gila gue baru tau kalau kak Aldo jago main basket!" Ucap Nayshilla.


"Woy kuping gue kok panas?" Cibir Aqilla.


"Sensi lo Aq,." Ucap Shilla lalu diam menonton.


Bola saat ini didapatkan Derriel teamnya Lindra, ia melakukan tipuan cantik hingga membuat sang lawan lengah lalu mengopernya ke Lindra dan berhasil mencetakkan poin, sekarang poin imbang, dilapangan basket pun sudah ramai yang menonton.


"Lindra semangat."


"Kak Alshad ganteng banget cuy!"


"Reyhan tuh jago banget!"


"Kak Derriel sama kak Zero gayanya iya banget jadi sayang deh!"


Ucapan Siswi siswi dadi kelas lain membuat Amel naik darah, entah mengapa saat ada yang menyebut nama Alshad didepannya rasanya ingin dia makan hidup hidup. Untung aja anak orang kalau ngga?


"Wah sumpa Kak Alshad tadi loncatnya tinggi banget Mel!" Ucap Aqilla.


"Gue mau pergi!" Ucap Amel datar lalu berdiri.

__ADS_1


"Mau kemana?" Tanya Aurel.


"Ada urusan mendadak nanti bilang aja ke Kak Lindra, gue ke AV'C." Ucap Amel lalu pergi, Alshad yang tau kepergian Amel pun mengerutkan dahi.


__ADS_2