Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
HARI H SEASON 2~REVISI


__ADS_3

Tiga hari yang dinantikan terjadi pula, tiga hari juga Alshad tak menemui Amel karena di si bukan oleh rapat OSIS juga penyiapan dekorasi dan tatanan. Tak sia sia perjuangannya dan teman anggota yang lain membuahkan hasil. Lindra pun tersenyum puas saat tanggung jawabnya dilempar pada Alshad dan berjalan dengan mulus.


Malam hari ini keluarga besar SSHS berada di lapangan Outdoor Sekolah yang sangat luas, dan disinilah nanti beberapa serangkaian acara juga penyambutan oleh pemilik SSHS sendiri.


Amel sangat cantik menggunakan dress berwarna putih polos tanpa lengan dengan kerutan dibagian perut bercorak hitam menyembur. Amel bak putri salju dengan anggunnya keluar dari mansion nya dan dijemput Oleh sang pangeran.


"Gimana??" Tanya Amel membuyar lamunan Alshad yang memandangnya tak berkedip.


"Oh jelek ya?? Bentar gue ganti baju dulu!" Ucap Amel namun langsung dicegah oleh Alshad.


"Jangan lo cantik sumpah cantikk!!" Pengakuan Alshad membuat Amel tersenyum manis menerima uluran tangan Alshad.


Alshad membukakan pintu mobil untuk Amel setelah masuk menutupnya perlahan lalu memutar mobil ke bangku supir dengan senyuman merekah tanpa meluntur sedikitpun.


Didalam perjalanan Alshad tak henti hentinya tersenyum juga mencuri pandang kearah Amel yang juga sedang tersenyum manis kearah nya ah mungkin besok Alshad menjadi gila apa bila senyuman manis tersebut tak lagi terlihat.


"Mel gue pengen ngelihat senyum lo setiap saat, berada didalam dunia bersama lo!" Ucap Alshad menatap Amel dengan senyumannya.

__ADS_1


"Kuharap bisa." Jawaban singkat Amel dengan senyumnya menggetarkan hati Alshad apa yang dimaksud Amel dengan kuharap?


"Harus! Tidak boleh Tidak!" Bantah Alshad dibalas kekehan kecil oleh Amel hari ini ia nampak lebih kalem dari biasanya.


_____________________________


tak.. tak... tak.. tak..


Suara langkah kaki yang saling menyahuti melewati jalan setapak dengan wajah berseri dan senyuman merekah di keduanya dan jangan lupa jari jari mereka yang saling mengait satu sama lain seakan enggan melepas untuk satu hari ini membuat para mata iri dan kagum tak hanya murid SSHS yang iri namun para wali murid yang datang juga.


"Bagaimana apa kau suka dekorasinya hem?" Ucap Alshad tersenyum dibalas Anggukan kecil milik Amel.


"Loh Om Ryan, tante Marisa??" Kaget Alshad dibalas senyuman oleh keduanya.


Semua mata kembali fokus keatas panggung melihat penampilan dari beberapa pengisi acara. Juga band yang menyumbang dari anggota DKG.


Penyambutan pemilik sekolah SSHS telah selesai dilaksanakan juga Daddy dan Mommy nya Amel telah turun panggung kini giliran Amel yang naik tangga ke panggung dengan anggunnya mengambil pengeras suara yang ada ditangan Aldo.

__ADS_1


"Selamat untuk Ananda Amel Violettha Fariiqueen yang kemarin memenangkan lomba Olimpiade IPA tingkat Nasional di kedudukan kedua, Berikan tepuk tangan yang meriah!!" Ucar Aldo dengan semangat dibalas senyuman oleh Amel.


"Selamat Nak, kamu mengharumkan nama sekolah SSHS selamat atas kemenangannya!" Ucap Pak Dwi memberikan Trophie dan Piagamnya diterima manis oleh Amel.


"Thank you in advance I say to all those present here, and also my parents as the owner of SSHS here. And I also thank my supervisor, Mr. Dwi Subastian, and Mr. Dhyo Zhin Xie. Without guidance and support from all of you, maybe I would lose in yesterday's match. Once again I thank you!!. *Terima kasih sebelumnya saya ucapkan kepada semua yang hadir disini, dan juga kedua orang tua saya selaku pemilik SSHS disini. Dan saya juga berterima kasih kepada guru pembimbing saya Bapak Dwi Subastian, dan Pak Dhyo Zhin Xie. Tanpa bimbingan dan dukungan dari kalian semua mungkin saya akan kalah dipertandingan kemarin. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih!!*" Seru Amel senang sambil membawa trophienya tersenyum kearah Mommy, Daddy dan kakaknya.


Prokk...prok... prokk... prokk..


Suara riuh tepuk tangan memenuhi lapangan outdoor banyak flash kamera juga yang mengabadikan hal ini juga banyak yang memberikan Amel Coklat juga bunga dan diterima Amel dengan senang hati. Setelah dirasa selesai Amel turun dari panggung memeluk sayang Mommy, Daddy dan kakaknya.


"Selamat sayang kamu memang yang terbaik!" Ucap Ryan memeluk Amel.


"Bahagia mu, bahagia kita sayang!" Ucap Marisa juga memeluk Amel.


"Selamat dek!" Ucap Lindra memeluk sayang adiknya.


"Amel sayang kalian, thanks Dad, Mom, Bang I Love you all." Ucap Amel mengecup ketiganya.

__ADS_1


Perhatian para siswa siswi maupun wali murid tertuju pada keluarga kecil yang bahagia, ingin sekali mereka semua seperti keluarga kecil tersebut berada dalam kehangatan kebersamaan. Tak lama perhatian mereka tertuju pada orang yang sedang dipanggung.


"Oh God!!"


__ADS_2