Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
SESEORANG API UNGGUN SEASON 2~REVISI


__ADS_3

Didalam mobil Amel telah sadar dari pingsannya setalah 25 menit tak sadarkan diri, dan lukanya juga telah dijahit karena terlalu dalam. Sedangkan Amel menatap kesal obat tambah darah yang ada digenggaman nya saat ini. Dia tak perlu tranfusi darah karena kata dokter Lala, darahnya hanya berkurang sedikit dan sebelum nya darahnya tinggi.


Darah gue naek gara gara bocah bocah laknat yang bikin gue darah tinggi!


"Eh Queen selamat malam, apa sudah merasa enakkan?" Ucap Dokter Lala memberi hormat.


"Hmm malam, dimana yang lain?" Tanya Amel datar.


"Diluar Queen, apa perlu saya panggilkan?" Ucap Dokter Lala.


"Tidak perlu, apa gue bisa keluar?" Tanya Amel.


"Boleh Queen, tapi lukanya jangan sampai kena air." Ucap Dokter Lala.


"Oke, Terimakasih bantuanmu lo boleh pulang untuk istirahat!" Ucap Amel diangguki oleh dokter Lala.


Amel lalu berganti baju dan melepas topengnya, ia menutupi lukanya dengan baju lengan panjang didalam mobil, setelah itu ia turun dan mendekati Yumna dkk yang menunggunya karena mereka tak tau kalau Amel sudah sadar.


"Oy!" Ujar Amel kesal karena tak ada yang melihatnya.


"Eh itu kayak suara Amel tapi bukannya Amel masih pingsan ya? Apa jangan jangan itu arwahnya lagi?" Ucap Aurel tanpa menengok kebelakang.


Karena gemas Amel mendekati Aurel lalu menjewer telinganya hingga Aurel merintih kesakitan.


"Aduh aduh Queen sakit!!" Teriak Aurel sedangkan yang lain hanya menertawakannya.


"Nice Aurel! Temennya lagi pingsan dikatain jadi arwah! Ntar kalau gue jadi arwah beneran gue cekik dulu lo!" Ucap Amel makin mengeratkan jewerannya.

__ADS_1


"Ahhhh iya iya maaf sakit, lepasin dulu ogeb!" Ucap Aurel kesal.


"Ogeb ogeb dasar upil badak!" Ucap Amel sinis.


"Ye lo iri kan sama upil badak?" Ucap Aurel lagi membuat Amel melototkan matanya kearah Aurel.


"Kalian ini apaan sih, masak malah bahas upil badak? BTW kapan lo sadar Mel?" Ucap Yumna kesal.


"Barusan kok, untung temen gue ada yang waras!" Cibir Amel.


"Woy!"


"Iya iya waras semua kok!" Ucap Amel kesal.


Amel pun duduk disamping Yumna, ia. meneguk minuman milik Galang hingga habis. Galang yang melihatnya geleng geleng kepala saja. Makan banyak, minum banyak, tapi kemana perginya makanan makanan itu?


"Enak aja lo bilang kurus, orang tubuh gue body goals gini!" Ucap Amel kesal.


"Iya Fariiqueen." Ucap Zicko malas membuat Amel terkekeh.


"Eh kita harus kembali kalau ngga nanti Alshad sama yang lain curiga!" Ucap Amel.


"Yaudah Ayo!" Nayshilla dan Aurel langsung ngacir pergi tanpa ganti baju.


Aqilla, Amel, Yumna, Zicko dan Galang hanya menggelengkan kepala pasrah karena mana ada Leader Mafia ceroboh banget dan O'on nya tingkat angkut.


"Woy baju lo O'on!" Teriak Aqilla kesal, Aurel dan Nayshilla pun berbalik arah sambil cengengesan.

__ADS_1


"Wkwkwk lupa!" Balas Aurel cengengesan.


"Yaudah sana ganti baju!" Ucap Amel diangguki mereka.


"Mel gue harus balik nih, gue masih ada tugas di markas." Ucap Yumna.


"Oke deh thanks ya soal tadi, Zicko lo balik sama Yumna, Galang jaga Yumna dari belakang." Ucap Amel.


"Tapi siapa yang akan jaga lo?" Ucap Yumna diangguki Galang.


"Aman kok lo tenang aja kan ada 2 sengklek sama Aqilla." Ucap Amel terkekeh.


"Yaudah deh, see you Queen!!" Ucap Mereka lalu pergi.


Amel menatap kepergian mereka bertiga sembari menunggu 2 sengklek selesai ganti baju, Amel pun teringat hal tadi sebelum ia pingsan.


"Apa tadi Alshad lihat mata gue ya?" Gumamm Amel pelan.


"Dorr... Hayoo ngelamun aja!" Ucap Aurel mengagetkan Amel.


"Bgsad lo ngagetin gue aja. Kalau jantung gue lepas gimana ogeb?" Ucap. Amel mengelus dadanya.


"Buahahaha ngga bakalan lepas juga!" Ucap Aurel.


"Dah lah males gue debat sama lo. Ayo balik ini udah malem." Ucap Amel lalu berdiri.


Amel dan yang lainnya pun berjalan menuju ke perkemahan lagi, Amel berjalan sambil memperhatikan sekitar. Matanya tertuju pada seseorang yang duduk dipinggir api unggun membelakangi nya.

__ADS_1


__ADS_2