
Jam istirahat mulai berbunyi Lindra langsung keluar setelah pamit kepada ketiga sahabatnya untuk ke ruang OSIS ia masih penasaran dengan gadis kelas 10.
"Broo gue duluan ya, ntar gue nyusul ke kantin." Ucap Lindra buru buru.
"Mau kemana say?" Goda Andra.
"Jijik gue jangan panggil gitu, gue mau ke ruang OSIS bentaran ada urusan!" Ucap Lindra membuat ketiga temannya terkekeh.
Lindra berlari menuruni anak tangga kelas 12 berbelok lalu turun dari tangga kelas 11 menyusuri koridor kelas dan sampai di Ruang OSIS, Lindra menerima sapaan dari anggota yang lain dibalas deheman oleh Lindra, saat membuka pintu Lindra terkejut saat melihat Alshad.
"Eh? Kok lo disini?" Ucap Lindra kaget.
"Yaiya lah kak, kan gue wakil nya gimana sih?" Kesal Alshad baru kali ini Alshad santai menghadapi Lindra.
"Iya juga ya, oiya gue pinjem data anak kelas 10." Ucap Lindra diangguki Alshad.
Alshad menuju rak buku disampingnya, memilih map berwarna merah bertuliskan data anak kelas 10 tahun ajaran baru 2019|2020 lalu mengambilnya.
"Nih buat apaan kak?" Tanya Alshad.
"Oh nyari data diri anak kelas 10." Jawab santai Lindra.
"Gue bantuin tuh ada ratusan yang disana bisa sampek besok ngecek satu satu, namanya siapa?" Tanya Alshad.
Yaudah deh gapapa Alshad gabakal tau juga, kalau tau pun gak masalah toh jadi adik ipar gue. Batin Lindra acuh.
"Oh nama depannya Jenyfeer." Ucap Lindra.
"Hahaha yakin kak, Jenyfeer yang lo maksud??" Ucap Alshad tertawa keras.
"Iya kenapa lo tau??" Ucap Antusias Lindra.
"Wkwkwkwk tuh anak lucu banget, gue yang ngurus kelas nya dulu, tuh cewek nggak ngelirik cowok ganteng. Dia polos banget sumpa kalau keinget suka ketawa gue hahaha. Dia tetangga kelasnya Amel kelas IPA 4." Ucap Alshad setelah reda tawanya.
"Oke bentar gue cek datanya." Ucap Lindra membuka data Kelas IPA 4.
Nama : Jennyfeer Alexandria Vidette.
Kelas : 10 IPA 4.
Alamat : Jalan Kenanga, Blok C 21.
Dengan segera Lindra mengeluarkan ponselnya lalu memotretnya. Menyimpannya kembali kesaku celananya lalu pamit keluar.
"Thanks infonya gue pamit dulu, ntar pulang sekolah lo pimpin rapatnya bentar gue ada urusan." Ucap Lindra membuat Alshad bingung.
"Lah ntar gimana, proposal??" Ucap Alshad tak dihiraukan oleh Lindra yang langsung ngacir keluar kelas.
__ADS_1
"Ck, Sumpah ya untung kakak ipar." Gumam Alshad pada dirinya sendiri lalu membaca beberapa surat perintah.
Oh god, nih surat perintah atau tuduhan pembunuhan?? gimana cara pisahinnya coba!! Pak Ghani emang ya!!! Kesal Alshad lalu bersender disofa.
______________________________
Dikantin berita heboh sudah tersebar seantero penjuru sekolah SSHS tentang peristiwa nya Lindra siketos paling good dan cool bicara tanpa ada emosi saat cewek mungil memarahinya bahkan tersenyum kearahnya. Namun hal itu tak berlaku bagi gadis imut yang duduk bersama kedua temannya.
"Jenny lo ngga apa apa dicibir banyak orang?" Tanya Anita.
"Emang mereka ngomongin aku?" Ucap Jennyfeer polos.
"Astaga Jenny mereka ngomongin lo!" Ucap Nadia karena kesal dengan tingkah polos Jenny namun mereka suka.
"Biarin aku juga nggak denger!" Ucap santai Jennyfeer membuat teman nya menghela nafas lega.
Saat Jennyfeer dan teman temannya ingin kembali ke kelas, entah sengaja maupun tidak seseorang menyenggol Jenny hingga ia akan jatuh, namun tidak untungnya Jenny menompang tubuhnya. Sialnya tangan mungil nya tergores pinggiran meja hingga berdarah.
Srieess..
"Jenny!!" Pekik kedua temannya.
"Aduh sakit!!" Rintih Jennyfeer.
Seseorang cowok dengan tampang cool nya yang sedang duduk dengan ketiga temannya sontak terkejut dan berdiri menghampiri sigadis mungil yang tangannya sedang terluka.
"Ini adik kelas belagu Ndra yang berani ngebentak lo!" Ucap Natallie.
"Lo gila, cuma karena dia ngebentak gue, lo ngelukain Jennyfeer!" Ucap Lindra memegang tangan Jenny agar darahnya pampet.
"Aww sakit kak jangan ditahan!" Ucap Jenny kesal.
"Tahan dikit biar darahnya berhenti!" Ujar Lindra pelan diangguki Jenny, saat itu Amel datang ke kantin dan mendekat kearah kakaknya.
"Bawa Jenny gue urus Rival lo!" Ucap Amel dingin diangguki oleh Lindra yang menuntun Jenny ke UKS.
_______________________
Lindra mendudukan Jenny di ranjang uks, secepat kilat Lindra mencari kotak P3K nya, setelah ketemu Lindra mencari alkohol untuk membersihkan lukanya.
"Perhatian nie ee.." Cibir Alardh.
"Diem!" Bantah Lindra.
"Emang kakak perhatian sama siapa?" Pertanyaan tersebut membuat Lindra mati kutu bagaimana dia suka sama cewek yang masih polos los los.
"Pffttt hahahahaa!!" Tawa mereka semua pecah kecuali Lindra dan Jennyfeer.
__ADS_1
"Loh kenapa ketawa emang ada yang lucu??" Ucap Jenny bingung.
"Nggak kok!" Balas Lindra tersenyum kecut.
Saat sedang asik tertawa Amel dkk datang dengan senyum manisnya jarang jarang Amel tersenyum, tak hanya Amel, Aqilla juga entah mengapa hari ini lebih banyak tersenyum.
Amel dkk duduk di kursi samping Andra dkk didepan Lindra yang asik membersihkan darah Jenny dengan Alkohol.
"Aduh pelan pelan sakit!!" Pekik Jenny.
"Iya tahan bentar dikit lagi selesai." Bujuk Lindra.
Setelah selesai mengobati luka Jenny, Lindra berdiri lalu kembali duduk kesofa samping Amel dan tersenyum kearahnya Amel pun awalnya mengangkat sebelah alisnya namun ia lalu paham.
"Jenny gimana kakak gue??" Ucap Amel menarik turunkan alisnya.
"Apanya yang gimana? Jadi kakak sombong ini kakaknya Amel??" Ucap Jenny membuat bibir Amel berdenyut.
"Pftt... hahahaa, lo masak nggak tau kalau bang Lindra kakak gue?" Ucap Amel.
"Mana aku tau sih." Kelas Jenny membuat Amel menggelengkan kepala.
"Bang selamat berjuang!" Ucap Amel menepuk bahu Lindra sambil tertawa.
"Sialan lo dek!" Ucap Lindra lalu mendekat kearah Jenny.
Amel dkk keluar dari UKS, menuju kantin. Entah apa saja perjuangan Lindra untuk cewek seperti Jenny. Sangat jauh dulunya Lindra menyukai cewek anggun, cantik, elegan juga pintar bak putri dongeng. Saat ini cewek cantik, imut, manis, tapi polosnya minta ampun.
•}
•}
•}
•}
•}
•}
•}
Like, Komen, dan Vote😚.
Kuy Ramaikan Grub Chat Author Saling Dukung Dan Saling Bertukar Pertanyaan Sesama Author Yang Lain.❤
Kuy yang mau cht author via Whatsaap🤣 Lagi butuh kontak juga nih🤣.
__ADS_1
085733377213😉