Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
EXTRA CHAPTHER


__ADS_3

"Hueekk.. uhukk.. uhukk. Makanan apaan ini asin banget!" Ucap Alshad sampai tersedak.


"Lagian kamu itu!" Ucap Amel kesal.


"Udah, nggak usah dipaksaan dibuang aja. Kasihan anak kita, lidah kamu juga nanti kalau mati rasa gimana. Kamu harusnya bilang kalau nggak enak." Ucap Alshad kesal.


Entah mengapa saat nada bicara Alshad seperti itu membuat Amel meneteskan air matanya, dia juga tidak tau karena emosinya kadang naik turun. Iya memang karena kata orang tua dulu dulu orang hamil emosinya naek turun, sabar ya Mel.


"Loh, kok nangis, maafin aku. Maaf!!" Ucap Alshad kalang kabut dan memeluk Amel.


"Hikss.. Hikss.. Jangan dibuang!" Ucap Amel sesenggukan.


"Nggak, nggak dibuang kok!" Ucap Alshad mengelus rambut Amel.


"Beneran yah?" Tanya Amel kembali berbinar membuat Alshad bingung, setan apa yang merasuki istrinya.


"Iya!" Jawab singkat Alshad.


Amel melepaskan pelukannya dengan Alshad, mengambil piring besar berisi jamur balado buatan Alshad. Menuangkan nya kembali ke wajan, menyalakan kompor lalu memasukan kecap di masakan tersebut mengaduk aduknya lalu selesai.


"Ayo makan, aku nggak mau buang masakan kamu yang masak dengan penuh perjuangan!" Ucap Amel tersenyum mengambilkan nasi untuk Alshad.


Terima kasih tuhan atas pemberian sesosok istri sekaligus ibu dari anak anakku kelak yang sangat sempurna bagiku ~Alshad Argadinata.

__ADS_1


"Astaga istriku pengertian banget!" Ucap Alshad bangga.


"Wkwkwk, B aja kali. Udah cobain nih ku pastiin enak!" Ucap Amel tersenyum.


Alshad menyendokan makanannya menuju mulutnya begitu juga dengan Amel, mata nya membulat sempurna bukan karena terlalu asin atau manis tapi ini sempurna!, Dia dengan lahap memakan jamur itu hingga habis sampai nambah nasi juga. Amel hanya terkekeh melihat kelakuan suaminya.


"Ternyata enak juga ya masakan aku!" Ucap Alshad bangga.


"Iya masakan asin!" Ucap Amel lalu terkekeh.


"Bodo amat penting enak!" Ucap Alshad lalu meletakkan sendok nya dia telah selesai makan.


"Kamu nggak kekantor? Udah jam 10 loh?" Ucap Amel membereskan piring piringnya.


"Iya habis ini kamu ikut aku kekantor ya?" Ucap Alshad diangguki Amel.


Sesampainya disana Amel dan Alshad disambut hangat oleh pegawai pegawainya.


"Selamat pagi tuan, nyonya!" Ucap Mereka membungkukkan badan.


"Pagi!" Jawab Amel ramah begitu juga Alshad yang tersenyum.


Amel duduk di sofa kantor merebahkan tubuhnya sambil mengelus sayang perutnya yang membuncit.

__ADS_1


"Kak, kira kira dia laki laki atau perempuan?" Tanya Amel.


"Aku mau keduanya!" Ucap Alshad tersenyum.


"Huum dan aku akan menonaktifkan kedua organisasi ku sekarang!" Ucap Amel mempertimbangkan.


"Iya milikku juga sudah lama aku nonaktifkan namun disana masih banyak yang tetap tinggal dan sewaktu waktu bisa aktif kembali!" Ucap Alshad diangguki Amel.


Amel pun mencari ponselnya lalu dia melakukan Video Call dengan Yumna yang selalu stay di Markas Black Lion. Dan Zicko yang ada dimarkas Black Swan.


"Hallo Queen!" Ucap Mereka serempak.


"Hallo Zicko, Yumna. Gue ingin kalian nonaktifkan organisasi!" Ucap Amel.


"Kenapa emang?" Ucap Yumna.


"Gue nggak mau anak gue nanti ikut dunia keras itu lagi, cukup gue, Alshad dan Mommy aja!" Ucap Amel diangguki mereka.


"Okeh lalu bagaimana dengan mereka?" Tanya Zicko.


"Biarkan saja mereka berkeliaran di markas pastikan mereka tercukupi. Gue cuma mau nonaktifkan aja bukan membubarkan!" Ucap Amel diangguki keduanya.


"Oh iya yang laen mana?" Tanya Amel.

__ADS_1


"Biasa, Aqilla sama Aldo, Nayshilla sama Ellshad, dan Aurel sama Gerald lagi dikamar, bisa bisa nya dia dimarkas mesra mesraan!" Gerutu Yumna.


"Hahahaa lo sama Zicko aja, dia kan ganteng tuh, jomblo juga wkwkwk!" Ucap Amel.


__ADS_2