Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
FLASHBACK SEASON 2~REVISI


__ADS_3

"Gila untung aja dia baik!" Ucap Alshad bergidik ngeri sambil berjalan menyusuri lorong rumah sakit.


"ALSHAD?" Panggilan keras dari belakang membuat Alshad menghentikan langkahnya, ia berbalik melihat siapa yang memanggilnya.


"Lah Mama? Kenapa?" Ucap Alshad setelah tau itu Mamanya.


"Kamu yang kenapa, kamu apain Naura sampai nangis!" Ucap Kania emosi.


"Alshad nolak dia!" Jawab Alshad seadanya.


"Kamu ini gimana sih, apa kamu masih nggak bisa ngelupain Amel?" Ucap Kania makin emosi.


"Mama nggak ingat atau bagaimana, dulu Alshad masih hidup karena apa? Karena Amel ngelindungi Alshad Mah, jadi dia yang kena luka tembak apa Mama ingat!!" Ucap Alshad kebawa emosi membuat Kania terdiam.


"Dan satu lagi, aku nggak mau dekat sama gadis lain termasuk Naura, apa Mama tau?" Ucap Alshad dingin.


"Apa?? Memangnya kenapa?" Ucap Kania memberanikan diri untuk bicara.


"Mereka menghilang seperti ditelan bumi, dan salah satunya ditemukan dengan wujud tak berbentuk!" Ucap Alshad dingin membuat Mamanya terdiam seribu bahasa.


Flashback.


Saat dikelas 12 dulu Alshad makin banyak digemari para gadis, bahkan ada yang sempat menjebaknya saat ada di bar membuat Alshad mabuk agar bisa bersamanya. Waktu itu gadis yang mencoba menggoda Alshad bernama Katrina. Namun, saat Alshad mulai mabuk dan diletakan di ranjang, Ada seseorang yang memukul tengkuk Katrina hingga pingsan. Besoknya dikabarkan bahwa ada gadis atas nama Katrina Dewi Sandya meninggal mengenaskan dipinggir jembatan dengan tubuh yang dipotong kecil kecil. Polisi mendapatkan barang bukti berupa pisau lipat yang tajam, namun polisi tidak bisa mengidentifikasi siapa pembunuhnya.


Hal serupa juga dialami Fania dan Queen saat disekolah menengah atas, juga Ferlita Maharani dan Berlian Felbert, Mahasiswi yang seangkatan dengan Alshad menghilang tanpa jejak. Itulah yang masih menjadi misteri, pembunuhnya sangat cerdik dan bermain secara halus tanpa meninggalkan jejak. Hanya Naura yang masih ada didekat Alshad, entah apa motif pembunuh yang melindungi Alshad. Maka dari itu Alshad juga tidak mendekati gadis lain.


Flashback Off.

__ADS_1


"Sekarang Mama paham!" Hardik Alshad dingin.


"Maa.. Maafkan Mama Nak, bagaimana kalau kita hari ini kemakam Amel?" Ucap Kania pelan diangguki Alshad.


*


Skip, Alshad sudah diizinkan pulang atas permintaan Kania walau ada perdebatan kecil antara Kania dan Arga. Kali ini Kania sudah dimakam Amel dengan Alshad disampingnya. Kania duduk berjongkok dimakan Amel mengucap do'a ditaburi bunga dan air.


"Amel, maafin tante yah sayang." Ucap Kania lirih.


"Maaf tante baru sadar kalau kamu yang ngelindungi Alshad, coba aja kalau kamu dulu nggak didepan Alshad pasti tante nggak bisa lihat dia sekarang!" Ucap Kania sendu.


"Maaf yah sayang, apa kamu mau maafin tante Nak?" Ucap Kania lirih.


"Ma kita pulang ya?" Ucap Alshad berat karena menahan tangis diangguki Kania.


Alshad menuntun Mamanya menuju mobilnya yang ada diparkiran makam. Membukakan pintu untuk sang Mama lalu menuju kursi pengemudi. Disepanjang jalan hanya ada rasa canggung diantara keduanya. Dan akhirnya Alshad teringat sesuatu akan mengingatkannya dengan orang yang paling dicintainya.


"Eh Mam!" Panggil Alshad.


"Iya?? Kenapa?" Tanya Kania.


"Habis ini main kerumah tante Marisa ya!" Ucap Alshad tersenyum.


"Iya sekalian mau silaturahmi kasian juga Marisa pasti dia masih sangat sedih." Ucap Kania iba diangguki Alshad.


CEKITTTTTTTTSSSTTT!!!!!

__ADS_1


"Brukkk... "












Maap Maap penyakit gantungannya author kumat🤣, ku gantung dulu ya maap hehehe..


Jangan lupa like dan komennya ya itu sangat berarti. Uwuu tekan tombol jempol👍🏻, jangan lupa tombol♥ agar author semangat buat Muehehehew thank you..


Salam manis DeviDy.

__ADS_1


__ADS_2