
Sepulang sekolah Amel izin kepada Lindra untuk kerumah Aqilla sebentar karena ada urusan bersama sahabat sahabatnya, ia terpaksa berbohong karena apabila nanti Amel izin ke perusahaan pasti Lindra akan menemui nya seperti dulu dulu. Saat ini mereka semua ada didepan AV'Company.
"Mel ini kan perusahaan yang lagi tenar tenar nya itu lo ngapain ngajak kita kesini?" Ucap Aurel.
"Berisik, gue mau ngenalin lo sama pemiliknya langsung!" Ucap Amel santai.
"Hah seriuss lo?" Ucap Nayshilla.
"Ho'oh yok cepet masuk!" Balas Amel.
Amel melangkahkan kakinya masuk disambut hangat oleh para pegawainya mulai dari satpam, OB, sekertaris maupun resepsionis. Sapaan tersebut membuat sahabat Amel merasa heran dan terkejut dengan panggilan Amel yang dipanggil 'nona'. Amel menatap bangga kearah resepsionis baru yang tidak mirip kuyang, atau neng khunti, atau nenek kunti, atau sebangsanya.
Haha untung resepsionis baru ngga kayak kemarin, mirip kuyang! Batin Amel bangga.
"Selamat siang nona." Ucap Resepsionis membungkukan badan dibalas anggukan kecil oleh Amel begitu juga orang orang yang berpapasan dengan Amel.
"Hah Nona??" Ucap Aqilla.
"Kok disini pada manggil nona semua sih??" Bisik Aurel sedangkan Nayshilla menggidikan bahu tak tau
Amel terus melangkah lalu masuk lift diikuti sahabatnya, Amel memencet tombol 13, Lift terbuka dan Amel langsung keluar diikuti sahabat sahabatnya. Amel mendekati ruang sekertarisnya lalu masuk dan mengagetkan sekertarisnya tersebut.
"Ehmm!" Deheman Amel membuat sekertaris nya kaget.
__ADS_1
"Allah, emm maaf nona." Ucap Cewek tersebut bername tag Yumna.
"Setelah ini masuk ruangan saya!" Balas Amel singkat lalu keluar, Aurel, Nayshilla dan Aqilla bingung oleh sikap Amel.
Tanpa pikir panjang mereka semua mengikuti Amel menuju satu ruangan yang besar dengan kaca buram.
"Skoy masok!" Ucap Amel langsung membukanya tanpa salam.
Amel duduk di kursi kebesarannya sambil meminum latte yang telah dipesannya tadi, Aurel, Aqilla dan Nayshilla menatap tajam kearah Amel.
"Apaan lo ngelihatnya gitu amat?" Ucap Amel kesal.
"Lo kok ngga ngomong kalau ini perusahaan milik lo?" Ucap Aurel kesal.
"Penjagaan dari musuh beb!" Balas Amel.
"Gue leader mafia BS guys kalian harus tau, dan gue membawa kalian disini ingin membicarakan tentang pembuatan organisasi baru kalian mau?" Tawar Amel semua nampak terkejut atas pengakuan Amel. Dan tak lama Yumna masuk.
"Maaf nona!" Ucap Yumna sopan.
"Apaan sih Yum, kita kan seumuran dan kemaren gue bilang apa?" Ucap Amel.
"Heheh sorry Mel!" Ucap Yumna cengengesan.
__ADS_1
"Oke tujuan lo ngundang gue kesini ada apa?" Tanya Yumna to the point.
Amel menyuruh Nayshilla menjelaskan semua nya, sementara Yumna terkejut sesaat, namun tak lagi.
"Oke kalau gue sih mau, tapi lo kan tau bela diri gue lemah!" Balas Nayshilla diangguki yang lain.
"Halah gampang itu mah." Ucap Amel menyeringai.
"Tujuan lo bikin organisasi baru untuk apaan Mel?" Tanya Aqilla.
"Pertanyaan bagus!, Disini gue mencurigai gerak gerik dari Gold Snake leader, pasti dia akan mengincar salah satu dari kita terutama gue!" Ucap Amel.
"Hmm oke jadi rencana lo apa?" Tanya Aurel.
Amel pun memberi taukan strategi yang is susun akhir akhir ini, didalam ruangan kedap suara ini semua nampak paham dan Yumna segera menyelesaikan pekerjaannya lalu mengurus pembuatan nama baru, sedangkan BS masih berlaku.
"Oke selesai soal mafioso?" Tanya Yumna.
"Lo emang cerdas Na, ngga salah Daniel pilih lo jadi sekrtaris gue. Mafioso ntar gue ambil sebagian dari BS." Ucap Amel.
"Humm oke, nih udah larut boleh pulang ngga gue?" Tanya Aurel.
"Iya kita pulang, Yum ntar lo minta bonus sama Daniel. Gue kasih bonus buat lo!" Ucap Amel membuat Yumna berbinar.
__ADS_1
"Thank you Queen!" Ucap Yumna senang dibalas senyuman oleh Amel.
Mereka semua pun pulang kerumah mereka masing masing, kerena sekarang sudah hampir malam.