Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
GADIS ITU LAGI SEASON 2~REVISI


__ADS_3

"Hai Shella, Hai Axello apa kalian masih mengingat ku?" Ucap Alshad pelan mencoba mendekati Shella.


Kedua harimau tersebut memancarkan aura berbeda dari awalnya. Mata mereka bersinar berubah warna oranye sedikit pekat membuat mereka terlihat lebih ganas, Axello mengambil ancang ancang lalu..


GGGRRR GRAUNGG!!


"ALSHAD!!" Teriakan tersebut membuat seisi rumah heboh.


Semua memejampkan mata yang sempat melihat adegan Alshad diterkam dari depan oleh Axello. Bahkan para maid yang ikut menyaksikan juga meneteskan air mata khawatir sambil memejamkan mata mereka. Namun, mereka bingung mengapa tak ada suara daging robek atau semacamnya, Marisa membuka matanya perlahan, ia (Marisa) membulatkan matanya melihat Alshad mengelus kepala Axello yang memeluknya dari belakang. Memang saat Axello mau menubruk tubuh Alshad dari depan, Alshad sudah siaga lalu membalikan tubuhnya jadi mungkin hanya punggungnya yang tergores.


"Kalian ngapain tutup mata segala, nangis juga." Cibir Alshad membuat mereka membuka mata serempak.


"Hah bagaimana bisa??" Ucap Kania bingung sambil menghapusair matanya.


"Bisa lah, orang Shella dan Axello sayang sama Alshad kok hahaa!" Ucap Alshad sambil mengelus keduanya yang sedang bermanja manjaan dengannya.


"Kamu tidak apa apa kan Nak?" Ucap Ryan khawatir.


"Hehehe nggak apa apa kok Om!" Ucap Alshad meyakinkan.


"Syukurlah!" Ucap yang lain ikut menimpali.

__ADS_1


"Lain kali jangan ambil resiko ya Nak!" Ucap Marisa memperingatkan.


"Iya tante hehehehe maaf membuat kalian khawatir!" Ucap Alshad menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Saat sedang asik mengelus Shella dan Axello tiba tiba seperti ada sinyal yang menarik mereka, kedua harimau yang semula memejamkan mata sambil berguling guling di rumput membuka kedua matanya dan menegakkan kepala mereka, aura mereka kembali keluar membuat Alshad dan yang lain merinding.


Gggrrrr.... Ngaungg.. Gggrrrrr...


Mereka mengaung ngaung juga mendesis kecil tak seperti tadi, keduanya berdiri dan berjalan pelan menuju pohon mangga besar yang ada di taman itu. Alshad mengawasi gerak gerik kedua macan tersebut kedua manik matanya membulat saat ada gadis yang sama menggunakan topeng mata tersenyum melihat harimau benggala tersebut mendekatinya.


Marisa dan Ryan pun demikian mereka membulatkan mata serempak saat melihat ada gadis cantik diatas pohon tinggi. Mereka dapat menyimpulkan jika gadis itu cantik karena dilihat hanya dari senyum manisnya saja sudah terlihat.


Amell.. Hanya Amel yang bisa menarik mereka! ~Marisa


Setelah tersenyum gadis tadi berdiri dari duduknya lalu mundur selangkah dan hilang. Alshad, Marisa dan Ryan dibuat bingung karenanya.


Seperti terhipnotis, Shella dan Axello pun masuk kekandangnya lalu tidur dengan nyaman tanpa mengeluarkan suara. Melihat itu semua bernafas lega, Alshad mendekati Marisa dan Ryan.


"Tante, Om apa kalian mengenali gadis tadi?" Ucap Alshad pelan.


"Kami tidak asing dengannya namun baru kali ini kami bertemu dengannya!" Ucap Ryan diangguki Marisa.

__ADS_1


"Dia selalu mengikutiku, dia gadis yang sama yang kutemui saat dikampus dan Rumah sakit!" Ucap Alshad membuat Marisa terkejut.


"Kamu habis dai rumah sakit?" Tanya Marisa kaget.


"Iya tadi baru pulang!" Ucap Kania menjawab dan Marisa melihat ada dua benjolan yang memerah dijidatnya.


"Hahaha Kania kau sedang melatih kekebalan jidatmu ya?" Ucap Marisa membuat Kania membelalakan matanya.


"Apa??" Pekik Kania.


"Pffttt hahahaha malah besar loh Ma!" Ucap Alshad menertawai Mamanya.


"Dasar anak setan! Ini juga gara gara kamu jidat Mama jadi benjol!" Ucap Kania kesal.


"Tante Alshad mau tanya nih, kalau anak gajah ibunya apa?" Tanya Alshad mengabaikan omongan mamanya.


"Ya gajah lah!" Jawab Marisa menahan tawa.


"Nah kalau anaknya setan, ibunya apa Mah!" Ucap Alshad santai menatap Mamanya.


"Ya setan Lah!!" Ucap Kania tanpa sadar.

__ADS_1


"Nah pintar!!" Ucap Alshad bangga membuat Kania tersadar dari ucapannya.


"Hahahaha dasar!!"


__ADS_2