
Liah sengaja mengulur waktu agar bisa berlebih-lebih lama dengan Elang. Dia juga kadang tertawa kecil melihat wajah Elang yang memerah karena malu.
"Jadi, ukuran nya berapa?" Tanya polos Liah membuat Elang bingung.
"Ukuran?" Ucap Elang menaikan satu alisnya.
"Iya, ukuran. Kan ada yang panjang ada yang pendek. Ada yang..
"Udah, stop it!" Cegah Elang yang mukanya memerah lalu menelpon Mama nya.
"Kenapa sih, kan gue cuma nanya lah. Sans ae lah bambank!" Gerutu Liah kesal namun dalam hati tertawa karena berhasil menjahili si es berjalan.
Elang tak menggubris ucapan Liah, dia sibuk dengan nomor nomor yang ada diponselnya. Mengangkat hp nya tinggi setinggi kupingnya. Tak lama suara seseorang wanita terdengar dari ponsel nya.
"Hallo Mama!" Ucap Elang kesal.
"Ukuran nya yang mana? ada yang 23.." Tanya Elang panjang lebar kali tinggi membuat Liah terkekeh sekaligus terkejut karena baru kali ini dia berbicara sehalus dan sepanjang ini.
"..."
Elang mendengus kesal dengan jawaban Mama nya yang sangat membuatnya malu. Bukan karena barang itu, namun karena dia ketahuan Liah yang saat ini gadis itu tertawa karena nya. Karena kesal Elang memberikan ponselnya ke Liah.
"Buat apa?" Tanya bingung Liah setelah tawa nya mereda.
"Lo yang ngomong!" Ujar dingin Elang.
Saallah, baru aja digibahin nggak ketus.. dah jadi dingin lagi! Batin Liah kesal lalu menerima ponsel Elang.
__ADS_1
Liah pergi menjauh dari Elang untuk berbicara dua orang saja dengan Mama nya Elang membuat Elang menggerutu kesal.
"Yang bener aja suruh beliin yang sayap. Emang mau terbang apa!" Gerutu Elang kesal sambil menggetok-getokan kepalanya lalu menggelengkan kepala.
Hampir 10 menit Liah belum juga kembali membuat Elang makin kesal karena beberapa orang yang lewat menatap nya tajam. Dia menunggu lagi hingga beberapa detik kemudian Liah datang dengan cengar cengir kearah nya membuat Elang curiga.
"Ngapain lo lihat gue gitu?" Sinis Elang.
"Bilang terima kasih dulu kek!" Cibir Liah kesal.
"Maksa banget sih lo." Ucap Elang datar.
"Yaudah kalau nggak mau nggak apa-apa gue ma slow respon. Mama lo minta ukuran yang panjang, ada sayap nya. Gue mau pulang!" Ucap Liah ketua membuat Elang makin frustasi.
"Iya, iya.. Thanks!" Ucap Elang terpaksa.
"Yang bener dong, gini.. Terima kasih Liah yang cantik!" Ucap Liah dengan centil nya membuat Elang mendengus kesal.
"Oke Oke. Terima kasih Liah yang cantik!!" Ucap Elang menirukan gaya Liah membuat Liah makin tertawa terpingkal pingkal.
"Yaudah.. sama sama.. bye bye Elang semoga sukses!" Ucap Liah terkekeh lalu lari keluar Mall membuat Elang cengo.
"Jadi? Gue harus ambil nih barang sendiri?" Ucap Elang tak percaya.
Rasain lo, mamp*s kagak! Hahaha Kekeh Liah diluar Mall.
Elang dengan susah payah menjangkau barang tersebut dengan kunci mobil nya, terpaksa sangat terpaksa. Kali ini hanya satu kata yang ada di pikiran nya.
__ADS_1
Malu!
Bahkan tanpa disadari Elang, orang orang yang ada diruangan CCTV tertawa melihat ulah Elang dan Liah tadi.
Setelah berhasil mengambil barang tersebut, buru-buru Elang memasukannya kedalam keranjang dan menuju kasir.
Astoge.. penjaga kasirnya cewek lagi!
Mungkin kalau ini kartun boboiboy mulut Elang sudah jatuh menganga.
"Buat pacarnya ya?" Ucap Kasir cekikikan membuat Elang makin malu.
"Bukan! Cepet!" Sarkas Elang ketus membuat sang kasir lagi-lagi tertawa.
"Mas nya baik banget, sampe mau beliin barang keramat buat pacarnya. Hihihi!" Ucapnya nyinyir mambuat Elang gemas ingin memarut wajah si embak embak.
Karena kesal Elang tak menggubris omongan si mbak mbak kasir. Dia menyodorkan uang lembaran 50 rb kearahnya. Sang kasir tertawa lalu menyerahkan uang kembalian dan pembalut dengan kantong plastik putih transparan.
"Gile, nih orang niat banget bikin gue malu!" Gerutu Elang dalam hati.
"Mbak gak ada plastik hitam gitu?" Ucap Elang memelas.
"Maaf mas, lagi kehabisan stok!" Alasan mbak mbak tersebut menahan tawa.
"Upahnya gak sebanding malu nya Mama!!" Batin Elang berteriak melihat uang 5 rb digenggamannya.
"Hmm!" Dehem Elang buru buru lari.
__ADS_1
"Datang lagi mas, beli yang banyak!" Goda mbak kasir sedikit berteriak membuat Elang makin kesal karena bisik para tukang gosipber mulai terdengar.
"GILA! GUE GAK MAU KESINI LAGI KALAU CUMA BELI BEGINIAN!!" Teriak Elang dalam batin juga menyumpah serapahi Liah dan mbak kasir.