Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
AMEL SELINGKUH SEASON 2~REVISI


__ADS_3

Pagi hari Amel bangun saat merasakan ada yang menusuk nusuk pipi Amel, saat membuka matanya ternyata itu adalah kakak pertamanya sedang tersenyum memandangi nya.


"Morning bang, hoaamm." Ucap Amel sambil merentangan tangan.


"Morning dek, dah lo mandi sana. Ditunggu banyak orang diluar!" Ucap Lindra tersenyum.


"Ya ya ya, tunggu diluar ntar gue nyusul bang!" Ucap Amel sedikit malas.


"Jangan tidur lagi, awas lo!" Ancam Lindra sambil terkekeh.


"Iya iya sana bawel!" Ucap Amel sambil melempar bantal ke Lindra.


"Dasar!!" Ucap Lindra kesal lalu pergi.


Amel tersenyum memandangi pintu tersebut, ia beranjak turun dari ranjang lalu berjalan menuju kamar mandi. 15 Menit dia selesai, dia duduk di meja rias mengeringkan rambutnya yang basah. Memoles sedikit bedak dan lipt tint warna merah muda.


Dia tersenyum memandangi cermin lalu turun untuk menemui tamu.


"Good Morning all!" Teriak Amel di tangga.


"Morning my princess!!" Jawab semuanya.


"Woaahhh.. ternyata ada oma, opa. Tante Vany, tante Diva dan Tante Nadine juga." Ucap Amel senang lalu menyalami mereka semua.


"Amel kita mau pulang, kami senang melihatmu kembali, oiya tante Vany punya hadiah buat kamu!" Ucap Vany senang.

__ADS_1


"Wahh hadiah apa tante??" Ucap Amel senang.


"Sayang bawakan kesini!" Ucap Vany memanggil Fahri.


"Ini khusus buat tuan putri!" Ucap Fahri terkekeh memberikan 2 ekor anakan harimau putih.


"Uwaa lucunya!!! Aduh.. tante best lah!!" Ucap Amel memeluk Vany.


"Yaudah kita pulang ya sayang, jaga diri baik baik. See you!!" Ucap yang lain ikut menimpali.


"Hati hai dijalan/Terima kasih aunty!" Ucap Marisa dan Amel berbarengan lalu terkekeh.


Amel sudah tak memperhatikan sekitar, ia membuatkann susu formula khusus bayi harimau lalu membawa mereka berdua kekandang Shella dan Axello dan kebetulan kata dokter hewan satu minggu yang lalu Shella hamil.


"Sayang, nggak bosen apa main itu mulu?" Ucap Alshad dengan nada merengek.


"Mereka imut, Kak. Ya kan Shella? Axel??" Tanya Amel sambil terkekeh melihat kedua harimau miliknya menciumi kepala bayi harimau putih itu.


"Astaga, ini nih kalau punya hewan lagi. Tunangan nya sendiri dianggurin!" Gerutu Alshad kesal.


"Bosen liatnya kamu mulu!" Ucap Amel asal ceplos.


Deg.


"Mel, selama aku nggak disamping kamu, apa kamu punya rasa sama yang lain?" Ucap Alshad curiga.

__ADS_1


"Kenapa kamu tanya nya begitu?" Ucap Amel tanpa mengalihkan matanya ke Bayi harimau itu.


Untuk para orang tua mereka hanya mengawasi mereka dari gazebo dengan perasaan was was dengan jawaban Amel.


"Ya nggak apa apa kan nanya!" Ucap Alshad.


"Oh, pernah aku dulu sayang banget sama Boy, dia ganteng, cute, pemberani dan apa ya.. emm pokoknya best lah!" Ucap Amel sambil senyum senyum sendiri.


Deg..


Baru beberapa tahun dia ninggalin aku udah berpaling" Batin Alshad yang tidak tidak.


"Kak kenapa diam?" Ucap Amel menatap Alshad.


"Apa dia berarti di hidupmu?" Tanya Alshad getir.


"Tentu, kalau boleh aku akan mengadopsinya!" Ucap Amel sambil tersenyum.


"Heh Apa?? Adopsi?? Yang kau maksud Boy itu manusia apa bukan sih??" Ucap Alshad kaget.


"Apaan sih, gitu amat wajahnya Boy itu buaya jantan Amazon ya jelas lah bisa diadopsi!" Ucap kesal Amel.


"HAHAHAHAHA!!!" Tawa para orang tua dari Gazebo menggelegar, bisa bisanya mereka mengira Amel selingkuh dengan laki laki lain, dan ternyata dugaannya salah karena Boy adalah Buaya.


"Kalian kenapa sih malah ketawa emang lucu??" Ucap Amel bingung sedangkan Alshad sudah memasang wajah masam.

__ADS_1


__ADS_2