Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
Season 3~H-7


__ADS_3

Amel dan Alshad hanya menggelengkan kepala melihat putri nya sedang demam akibat bermain hujan dengan Valley. Amel ataupun Alshad juga belum mengetahui masalah Liah dengan Elang yang baru baru ini membuat Liah emosi jiwa dan pikiran. Setelah mengompres dahi Liah, Amel duduk di pinggiran ranjang anaknya.


"Kamu juga Liah, udah tau hujan hujan itu gak baik buat tubuh kok malah main hujan." Ucap Amel menggelengkan kepala.


"Tau tuh, emang bandel dianya Ma!" Ketus Leo menatap sinis Liah.


"Kompor teroos bang." Ucap Liah kesal memalingkan wajah.


"Apa ada masalah?" Liah kelagapan sendiri saat mendengar pertanyaan Papa nya yang mengintimidasi nya.


"Nggak ada kok Pa!" Jawab cepat Liah.


"Hmm.. Papa mungkin mau mengajukan acara pernikahan kalian!" Mata Liah membulat saat mendengar ucapan Alshad. Bagaimana bisa menikah kalau hubungannya dengan Elang saja tidak baik.


"Nggak bisa!" Bantah Leo tegas.


"Kenapa?" Tanya Amel bingung.


"Liah lebih pantas dengan Valley!" Ucap Leo tak terbantahkan.


"Loh bukannya Liah sama Elang sama sama suka yah??" Ucap Alshad bingung.


"Pokoknya Leo gak setuju kalau Liah sama Elang. Valley lebih baik untuk Liah!" Ucap tegas Leo.

__ADS_1


"Lagi pula, Liah gak bakal nolak Valley!" Gumam Leo membuat Amel dan Alshad terkejut.


"Kalian ada masalah apa?? terus cincin tunangan kamu kemana??" Tanya Amel bingung.


"Nggak ada masalah kok Ma, Liah setuju kalau mau tunangan sama Valley." Ucap Liah lalu tidur membelakangi Amel dan Alshad yang akan memberi pertanyaan lagi.


Amel dan Alshad saling pandang kemudian menghembuskan nafas panjang bersamaan, Amel pun mengajak Leo dan Alshad untuk keluar kamar Liah. Di ruang keluarga, Leo menceritakan kejadian mulai dari awal hingga akhir. Amel dan Alshad yang semua terkejut akhirnya setuju dengan saran Leo.


"Hmm.. memang sebaiknya Liah tunangan sama Valley aja." Ucap Alshad bersender disofa.


"Kalau Liah kecewa gimana?" Tanya Amel was was.


"Bagaimana lagi? ini sudah takdir Mama." Ucap Leo menggenggam tangan Amel.


_______________________________


Besoknya Yumna dan Zicko dan Valley di undang makan malam di mansion Amel. Mereka akan membicarakan acara pertunangan Liah dan Valley yang akan disenggelarakan 1 minggu lagi. Liah nampak tak bersemangat saat yang lain membicarakan hal tersebut. Dia hanya tersenyum untuk menanggapi pertanyaan yang dilontarkan sahabat Mamanya.


"Jadi kita sepakati 1 minggu lagi?" Tanya Zicko diangguki Alshad.


"Hmm.. gue bakal ngurus dekor nya!" Ucap Alshad.


"Okeh, Semua sudah selesai. Mel nyok mabar, dah lama kagak mabar ma lo!" Ucap Yumna membuat Zicko dan Alshad menggelengkan kepala.

__ADS_1


"Nggak ingat umur!"


Semua tertawa saat melihat wajah masam Amel dan Yumna. Liah, Leo dan Valley hanya menanggapinya dengan senyuman. Valley yang melihat keterpurukan Liah pun berniat menjahilinya dengan mengadukan sifatnya ke Amel.


"Mama, mama tau nggak Liah waktu di kampus?"


Mata Liah terbuka lebar mendengar ucapan Valley, "Liah anak baik baik!" Cerocos Liah sambil tersenyum membuat Valley terkekeh.


"Baek baek apaan, Liah itu kalau di kampus suka ngerjain dosen Ma, terus yah.. suka bolos. Apa lagi tuh kerjanya ngegodain guru yang lagi telponan sama istrinya.. Awhh.. !!"


Ucapan Valley terhenti saat Liah menginjak kaki Valley kuat menggunakan high heels nya. Valley meringis dan memekik kesakitan gegara sepatu Liah. Sedangkan Liah memalingkan wajah saat Amel dan Alshad menatap nya horor.


"Bercanda doang Ma, Pa. Hehehehe!" Ucap Liah tertawa kikuk.


"Kamu ini nggak berubah Ya!" Sargah Amel kesal.


"Maaf Ma." Lirih Liah.


"Lain kali jangan begitu lagi!" Ucap Alshad diangguki Liah.


Zicko dan Yumna terkekeh melihat wajah Liah yang memelas. Sedangkan Valley tertawa cekikikan saat ditatap tajam oleh Liah.


"People no akhlak!" Cibir Leo mendapat cubitan maut dari Liah.

__ADS_1


__ADS_2