Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
NOTIFIKASI TAK DIKENAL SEASON 2~REVISI


__ADS_3

Saat sedang kesal dengan Mitha, Alshad sedang bersender di senderan kursinya memejamkan mata sambil memijit sedikit pangkal hidungnya yang terasa sedikit pusing. Tiba tiba ada satu notif pesan dari seseorang.


tring..


Satu notifikasi tak dihiraukan Alshad, namun lagi lagi ponsel Alshad berbunyi ada yang menelpon nya tapi langsung dimatikan sebelum Alshad menjawabnya. Alshad dengan berat hati mengambil ponselnya lalu melihat ada Notif pesan singkat dan panggilan tak terjawab dari nomor yang tak dikenal.


0857333*****


Hai, aku tau kamu sibuk. Jangan lupa makan siang.. menurut lah dengan ku.


Nomor siapa ini?? Batin Alshad bingung.


AshdArgd..


Siapa kau??


0857333*****


Tak perlu tau siapa aku, sekarang pergilah makan siang. Aku selalu menanti mu.. (Read)


Alshad POV.


Siapa dia? Selama ini hanya orang terdekat yang tau nomorku, bahkan di perusahaan ini hanya sekertaris Tio yang punya nomor gue, Mitha pun tak punya. Apa ini apa dia berusaha menerorku?? Hah gue harus ketemu Bryan sekarang!

__ADS_1


Gue mencari nomor Bryan di ponsel gue setelah ketemu, gue menelponnya untuk bertanya apa ada jadwal kosong. Karena dia sibuk didunia hacker yang pasti dia sangat sulit untuk bertemu. Tak lama telpon gue tersambung dengannya.


"Hallo.. Ada apa broo? Rindu ya? Jangan deh gue masih normal." Ucap Bryan


"Ck, lo gila? Gue juga masih normal kali!!" Ucap gue sedikit jengah.


"Ohh ayolah presdir gue hanya bercanda! " Ucap Bryan sedikit terkekeh.


"Hmm, gue butuh bantuan lo nih. " Ucap Gue.


"Tumben??" Ucap Bryan.


Gue pun menceritakan semuanya pada Bryan, dan dibalas oleh Bryan, akhirnya ia memutuskan untuk bertemu dengaku saat ini dicafe sebelah kantor sekalian makan siang katanya dan gue setuju.


Alshad berjalan buru buru menuju meja sekertarisnya dahulu, disana ada Mitha yang sedang tersenyum membuat Alshad ingin muntah.


"Siang bos, apa bos mau makan siang dengan saya?" Ucap Mitha manja.


"Tidak dan Tidak Akan!!" Ucap Alshad menekan kata katanya.


"Apa bos mau saya ambilkan kopi??" Ucap Mitha lagi.


"Tidak, saya kesini hanya mau bilang, saya ada urusan sebentar jadi kalau ada yang nyari saya tolong bilang saya istirahat!" Ucap Alshad ketus lalu pergi.

__ADS_1


Kau boleh menolak ku bos, tapi nanti aku akan buat kau seranjang bersamaku~Mitha.


Sesampainya disana Alshad melihat seseorang dengan masker hitam melambaikan tangannya kearah Alshad dan diangguki oleh Alshad, mereka berbincang bincang sebentar lalu mengatakan hal yang tadi belum terselesaikan.


"Lalu lo pingin gue retas siapa pemilik nomor ini?" Tanya Bryan diangguki Alshad.


"Iya, selama ini bukan satu nomor yang chat gue tapi ada 5 chat dari nomor yang berbeda beda." Jelas Alshad dingguki Bryan.


Bryan mulai mengotak atik laptop nya yang dihubungkan dengan ponsel Alshad, tak lama mungkin hanya 10 menit Bryan menemukan satu lokasi tempat seseorang itu.


"Nah ketemu!! Terakhir kali dia ada di Caffe Mandarin setengah jam lalu. Tapi gue nggak bisa lacak tempatnya sekarang dan siapa dia. Dia sangat cerdik dalam bertindak. Hati hatilah!" Ucap Bryan membuat Alshad mengusap mukanya kesal.


"Astaga, jangan bilang dia orang yang sama yang membunuh siapapun gadis yang dekat denganku!" Ucap Alshad membuat Bryan membelalakkan mata.


"Maksudnya??" Ucap Bryan terkejut.


"Oh ayolah!! gue nggak tau siapa dia, yang gue tau siapa pun cewek yang menggoda gue pasti hilang tanpa jejak." Ucap Alshad frustasi.


"Dia berarti tak berniat jahat sekalipun dengan mu broo dia baik, dia nggak mau lo terjerumus!" Ucap Bryan tersenyum.


"Tapi asal lo tau gue nggak akan tergoda sekalipun karena hati gue udah kekunci sama gadis yang udah tenang disana!" Ucap Alshad menunjuk langit.


"Gue turut berduka, kita makan siang sekarang ya?" Ucap Bryan diangguki Alshad.

__ADS_1


Tanpa disadari dibelakang mereka ada gadis berambut hitam sedikit kecoklatan memakai masker sedang tersenyum mendengar percakapan dua orang tersebut.


__ADS_2