
Hari ini mata pelajaran Bu Suhita. Beliau mengutuskan murid-murid kelas 11 IPA 1 untuk persentase dikelas sebelas lain yang ada mata pelajarannya IPA, untuk menguji mental juga untuk mendapatkan nilai tugas kelompok. Kali ini Liah kebagian di kelas IPA 4 yang satu kelompok dengan Elang, membuat Liah bersorak senang.
"Oi bawain buku gue ye!" Titah Liah dengan wajah tanpa dosanya.
Elang mendengus kesal, "Ogah, punya tangan bawa sendiri!" Jawabnya kesal membuat Liah tersenyum manis.
"Ekhem!" Deheman Liah membuat Elang makin kesal, mau tak mau dia tetap mengambil alih buku ditangan Liah membuat Liah terkekeh kecil.
"Nah gitu dong, itu kan salah satu tugas laki-laki buat perempuan!" Celetuk asal Liah membuat Elang jengah.
"Diem!" Kesal Elang tak membuat Liah kapok,
"Menurut teori sel, sel berasal dari sel yang sudah ada sebelum nya (Omnis cellula e cellula ). Teori ini dinyatakan oleh Ruldof Vir..
"Lo bisa diem kagak sih!!" Ucap Elang sudah habis kesabaran.
"Aella, lu kek gak pernah punya congor aja!" Jawab santuy Liah.
"Masalahnya, congor lu itu bikin berisik, bahkan gara gara suara lo yang cempreng itu bisa bikin gajah bengek lupa cara bertelur tau kagak?!" Ucap Elang meluapkan kekesalannya membuat Liah tertawa terpingkal pingkal.
__ADS_1
"Nah toh, sekarang yang jadi cerewet siapa?" Ucap Liah menaik turunkan alisnya membuat wajah Elang berubah dongkol setengah mati.
"Mati aja lo kampret, cewek selalu menang!" Ketus Elang membuat Liah lagi lagi tertawa.
"Wkwkwk.. baru kali ini gue liat si ketos ternyata kocak juga." Elang mengacuhkan ucapan Liah,
Dia dengan wajah dongkol, tanpa mengetuk pintu dia nyelonong masuk kedalam kelas tanpa memperhatikan situasi.
"Elang, gak sopan banget ya, kamu masuk tanpa ketok pintu!" Hardik bu Sara membuat Elang kaget.
"Eh eh, maaf bu saya nggak lihat." Ralat Elang segera, karena takut kena amukan gajah bengek.
"Cicak buat praktikum IPS apaan? " Batinnya bingung.
"ELANG!!" Teriak Bu Sara karena Elang melamun membuat seisi kelas tertawa.
Bu Sara tanpa banyak omong dia menatap tajam kearah murid murid nya membuat kelas yang gaduh akan tawa berubah sunyi seperti pasar malam.
"Saya kesini mau ngerjain tugas yang dikasih bu Suhita bu. Lah ibu ngapain kesini?" Tanya Elang balik membuat Bu Sara emosi.
__ADS_1
"Saya itu guru sejarah! ngapain Bu Suhita menyuruh kamu datang kesini?" Bentak Bu Sara membuat Elang kesal.
"Mungkin ibu salah kelas nih, orang saya ditugaskan masuk ke kelas IPA 4 kok!" Ucap Elang tanpa dosa.
"He he he dan he! kamu lihat papan kelas disana?" Ucap Sara tertawa bengis sambil menjewer telinga Elang membuatnya mengaduh kesakitan.
Mata Elang membulat saat melihat papan kelas bertuliskan IPS 4, "Eh ibu, saya anu.. dipanggil Bu Suhita, Aduh.. buat ngambil peralatan mutilasi kodok hehehe!" Ucap Elang cengengsan kemudian lari saat jewerannya lepas.
"HAHAHAA!!" Tawa seisi kelas mengalun saat melihat tingkah Elang yang kelewat Absurd. Dia yang nyasar malag nuduh si gajah nyasar.
Murid gak ada otak!
Liah tertawa terpingkal-pingkal. Gadis tersebut mengintip dari kaca jendela atas dengan memanjat kursi kecil agar bisa melihat keadaan dalam ruangan.
"Hahaha murid sialaan gak ada akhlak." Ucap Liah sambil tertawa dan memukuli pahanya sendiri.
"MERLIAH, NGAPAIN KAMU MANJAT DISITU, MAU JADI TOPENG MONYET HAH!" Teriak keras Sara membuat Liah terkedjoet dan tergelincir jatuh.
"EMAK MAKAN SATE HUAA!!"
__ADS_1
BRUAAKK.. GEDEBRUK!!