Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
SEASON 3~DULU NGIDAM APAAN?


__ADS_3

Malam ini setelah balapan liar, Liah duduk dipinggiran ranjang sambil mengotak atik laptop nya. Dia juga memegang beberapa berkas di tangannya yang dibutuhkan dinegara B.


"Busyet dah, nih orang pinter juga dah, nyembunyiin identitas mafia nya!" Gumam Liah masih sibuk dengan laptop nya.


"Snow White, hmm... cowok tinggi, putih, rambut sedikit panjang bagian depan. Kek oppa oppa korea hiaa!!" Lanjutnya lalu menutup laptopnya.


"Gue penasaran sama tuh cowok deh! Semoga kita bertemu kembali!" Gumam Liah lalu tidur.


___________________________


Pagi-pagi buta seperti ini, Amel masuk kedalam kamar putrinya terlebih dahulu untuk mengecek bahwa anaknya sudah bangun atau belum. Dibuka nya pintu bertuliskan Merliah Cans, mata Amel membulat sempurna saat melihat keadaan kamar anaknya.


Sprei yang menjadi selimut untuk Liah, kaki diatas bantal, selimut didepan pintu kamar mandi, dan guling dibawah kasur. Amel hanya menggelengkan kepalanya lalu mengambil benda benda milik Liah dan mengembalikannya sesuai tempat nya.


"Liah, bangun sayang.." Ucap Amel lembut menepuk pipi Amel.


"Ng.. bentar Ma!" Ucap Liah tanpa membuka mata.


"Ini sudah pagi Liah nanti terlambat, kamu mau dibangunin Papa?" Ucap Amel cekikikan.


"No! Liah udah bangun kok hehehe!!" Ucap Liah cengengesan lalu berjalan menuju kamar mandi dengan setengah sadar.


Brukkk jdukk..


"Allah!! Mama ini kenapa ada lemari sih disini!!" Gerutu Liah memegangi jidatnya yang lebarnya persis sama cobek Mak Sumi.

__ADS_1


"Ya kali udah dari sono nya tau, mangkanya kalau jalan itu lihat depan jangan belakang, ntar keinget mantan!" Ucap Amel ketus lalu pergi.


"Alamak, mak gue gitu amat dah, dulu Oma ngidam apaan?" Liah mengusap usap dahinya lalu masuk kamar mandi.


Cukup 15 menit Liah selesai lalu keluar kamar mandi, berganti baju dengan pakaian santai, menyisir rambutnya dan mengikat nya keatas menyisakan anak rambut ditengkuknya. Sangat cantik.


Dia tersenyum lalu turun untuk pamit ke Mama dan Papanya.


"Morning Mom, Dad!" Sapa Liah tersenyum manis.


"Morning too baby!" Ucap Alshad tersenyum dan Amel yang tersenyum.


"Abang mana?" Tanya Amel


"Palingan juga masih tidur Ma, Liah berangkat ya mau belanja. Besok baru masuk. Bye Ma, Pa." Ucap Liah mencium pipi keduanya lalu pergi.


"Bangunin gih anak mu!" Ucap Amel diangguki Alshad.


Alshad sudah bersiap siap membawa mainan tikus karet, dia membuka pintu kamar anaknya. Dan benar saja, Leo masih terbungkus selimut persis kek kepompong mau terbang. Alshad terkekeh kecil lalu meletakan tikusnya tepat depan muka Leo.


"LEOO BANGUN!! ADA TIKUS DIKAMAR KAMU!!" Teriak Alshad histeris.


"HAA?? MANA!! MANA PAPA? MANA!! HAAAAAAAA!!!" Teriak Leo histeris sambil meloncat loncat diatas ranjang lalu menempel pada bahu Alshad.


"Cowok kok takut tikus, kalau gini kan kamu bangun!" Ucap Alshad ketus mengambil tikus mainannya lalu pergi meninggalkan anaknya yang tercengang.

__ADS_1


"Itu Papa gue? Dulu maknya ngidam apaan sih?" Ucap Leo geleng geleng kepala.


____________________________


Dilain tempat Liah sedang berada dimall terbesar di ibu kota bersama ketiga sahabat sengkleknya. Mereka membeli perlengkapan sekolahnya bersama sama setelah itu duduk untuk makan pagi.


"Eh kita berarti baru kelas satu dong?" Ucap Celsea membuka pembicaraan.


"Nggak kok, kita kelas dua. Sekelas sama Leo sama Valley!" Ucap Viani melirik kearah Liah.


"Bener itu Liah?" Tanya Neona.


"Iya bener, kan Leo sama Valley dulu loncat kelas, jadi kita juga!" Ucap Liah sedangkan lainnya mengangguk angguk.


"Oiya lu kemarin kenapa ngelepas target?" Ucap geram Celsea.


"Iya padahal gue mau pesta potong jari manusia njerr!!" Timpal Viani sedangkan Neona mengangguk angguk.


"Dia cerdik, tadi malem gue mau nyari data aja dikunci rapat. Bahkan ada ya ini dulu stasiun televisi dapet bocoran tentang Snow White, malamnya di boom habis habisan!" Jelas Liah semua nampak kaget.


"Seriusan?" Tanya Neona diangguki Liah.


"Yaudah lah, lagi pula Liah udah kasih tanda dikening nya!" Ucap Viani.


"Hmm.. jangan lupa besok sekolah, kita mulai oke?" Ucap Liah semangat mengedipkan kedua matanya.

__ADS_1


"Siap!!"


__ADS_2