Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
RANGKAIAN KEJADIAN SEASON 2~REVISI


__ADS_3

"Sayang bisakah kamu ceritakan kejadian 3,5 tahun yang lalu?" Tanya Marisa menatap sang putri tercintanya.


"Tentu Mom!" Ucap Amep tersenyum manis.


Amel menarik nafasnya dalam dalam lalu membuangnya dia sudah bersiap memceritakannya semua.


"Hufftt jadi begini!!" Amel memulai menceritakannya kembali.


Flashback 3,5 tahun yang lalu..


Dibawah alam sadar, Amel berjalan tanpa arah didaerah yang sangat sejuk, indah dan hijau banyak tumbuh tumbuhan hidup subur disana. Gadis cantik itu duduk dipinggir kolam ikan sambil bermain air.


"Tempatmu bukan disini sayang." Suara laki laki membuat Amel menoleh kebelakang matanya berkaca kaca melihat seseorang yang ada didepannya.


"Ronald!!" Lirih Amel lalu memeluk tubuh Ronald dengan erat.


"Iya ini aku, kamu ngapain disini?? Ini bukan tempat mu!" Ucap Ronald mengusap air mata Amel yang jatuh.


"Tak peduli ini dimana, aku mau sama kamu, aku lelah bermain dengan sandiwara yang berpura pura tegar!" Ucap Amel meneteskan air mata.


"Jangan egois sayang, kasihan Mommy kamu disana juga ada orang yang sangat menyayangimu!" Ucap Gadis lain dibelakang Ronald.

__ADS_1


"Tante Ling ling!" Ucap Amel memeluk Ling ling.


"Kembali lah, kasihan orang orang yang menunggumu!" Ucap Ling ling pelan.


"Nggak tante, aku capek. Aku ingin ikut kalian berdua saja!" Ucap Amel kekeh.


Ling Ling melirik Ronald dengan mata berkaca kaca lalu mengangguk, Ronald mendekat kearah Amel dan ling ling, berdiri disamping kirinya, menggandeng tangan kiri Amel sedangkan tangan kanan digandeng ling ling. Mereka berdua membawa Amel ditempat penuh cahaya.


Amel, Ling ling dan Ronald bermain main dengan senang disana mereka bercanda ria, memberi makan ikan, juga bermain ayunan. Saat Amel dan yang lain bermain ayunan, Amel mendengar suara isak tangis Mamanya juga Daddy, Kakaknya juga suara suara lain. Amel meneteskan air matanya.


"Sayang kenapa?" Ucap Ronald mengelus sayang rambut Amel.


"Mereka menghawatirkan ku!" Lirih Amel.


Ling ling menoleh kearah Ronald yang wajahnya berubah sendu lalu mengangguk.


"Sayang ikutlah dengan kami!" Ucap Ling ling sambil tersenyum.


"Kemana?" Tanya Amel.


"Sudah lah ikut saja!" Ucap Ling Ling menggandeng tangan Amel diikuti Ronald dibelakangnya.

__ADS_1


Ling ling membawa Amel ke tempat yang sangat terang akan cahaya entah dimana tempat itu. Amel mengerjapkan kedua matanya beberapa kali.


"Kami sangat menyayangimu kau harus kembali, suatu saat kita akan bertemu kembali!" Ucap Ling ling mata Amel berkaca kaca lalu memeluk ling ling.


"Tante, makasih maaf Amel belum bisa disini!" Ucap Amel disertai isak tangisnya.


"Percayalah disini aku akan mengingat cinta kita. Kamu berhak bahagia!" Ucap Ronald memeluk Amel.


"Aku sangat sayang sama kamu Nald, terima kasih!" Ucap Amel tersenyum.


Ling ling menyuruh Amel berbalik badan dan menengok kebelakang, Cahaya bersinar tadi lama kelamaan memakan tubuh Amel hingga hilang.


*


"Argghhh pala gue pusing anjirr!!" Ucap seorang laki laki bangun dari tidurnya.


"HAA!! INI TUBUH SIAPA!?" Pekik cowok itu.


"Ha.. Hah.. hah.. nggak mungkin gue mati, aduh huhuhu gimana gue balik ke tubuh gue adohhh apes banget! Jangan bilang ini kamar mayat aduh!!" Ucap Cowok itu sambil menggoyang goyangkan kakinya.


"Okeh tenang sekarang panggil Melly dulu!" Ucap cowok itu.

__ADS_1


"Melly, Mellysha tolong bantu." Ucapnya lirih.


Ya tuhan semoga engkau kabulkan doa ku~Cowok.


__ADS_2