Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
Season 3~KELUARNYA EGO LIAH.


__ADS_3

Alshad mengemudikannya dengan kecepatan sedang kesekolah Liah dan Leo, setelah sampai gerbang Liah dan Leo turun dan tersenyum. Alshad dan Amel pun juga ikut turun dari mobil.


"Sayang, jangan nakal ya di sekolah. Nurut sama perintah ibu guru dan bapak guru okeh?" Ucap Amel mencium kedua anak nya.


"Oke Mama!" Ucap Mereka kompak dan tersenyum.


"Yaudah, masuk sana nanti terlambat. Pulang nya nanti Papa jemput!" Ucap Alshad.


"Siap Papa, Bye!" Ucap keduanya kompak lalu masuk kedalam gerbang sekolah.


Alshad dan Amel terkekeh kecil melihat anak anaknya yang menurut, mereka lalu membuka mobil dan melajukannya menuju kantor.


"Untung mereka tidak seperti kita!" Ucap Amel lega.


"Kata siapa? Mereka bahkan lebih bahaya dari kita kalau sudah besar. Aku lihat dikedua matanya ada satu latar ego yang berbahaya!" Ucap Alshad membuat Amel membelalakan mata kaget.


"Hah, Seriusan?" Tanya Amel diangguki Alshad.


"Iya, dan mungkin kita harus mengaktifkan organisasi kembali karena jika kedua anak kita tidak melampiaskannya dengan latihan dia akan melampiaskannya kepada temannya!" Balas Alshad lagi membuat Amel pusing.


_______________________


Kembali kesekolah, Liah dan Leo. Kedua anak manis cantik dan ganteng yang tiada tingkatannya ini ternyata sangat menuruni sifat Alshad yang Playboy dan Playgirl. Kedua anak itu kini menjadi pusat perhatian karena keduanya menebar senyum manis membuat para temannya kagum. Dan jangan lupa kedipan maut milik Liah membuat para cowok berteriak.


"Liah, kenapa dia manis sekali!"


"Aku mau jadi pacarnya!"


"Leo dia ganteng banget!"


Oh ayolah bagaimana bisa, anak diusia itu mengenal pacar. Sama saja tak ada bedanya sekarang.


"Hihihi Kak, mau taruhan sama Liah?" Ucap Liah.


"Taruhan apa?" Ucap Leo sedikit cool.


"Kalau nanti dimeja Liah pasti ada surat dan coklat atau bunga!" Ucap Liah semangat.


"Hmm tak jauh berbeda dengan mu Liah, kakak juga begitu. Kan secara ganteng nya kakak kan 10 pangkat 10!" Ucap Leo.


"Hah itu berapa kak?" Ucap Liah bingung.


"Entah lah kakak juga tidak tau." Ucap Leo menggidikan bahunya.


Liah hanya memutar bola matanya jengah, ia tak langsung masuk kedalam kelas tapi dia pergi ke toilrt sebentar dan menolak diantar Leo.


Setelah selesai dengan urusannya, Liah pergi mencuci tangannya dan berkaca sambil tersenyum.

__ADS_1


"Ya tuhan do'a ku hari ini semoga makin hari makin cantik!" Ucap Liah tersenyum.


"Heh anak kecil!" Ucap seseorang membuat Liah menengok.


"Maksud kakak aku?" Tanya Liah saat melihat itu adalah kakak kelasnya beserta dayang dayangnya dia ratu Bully.


"Iya lah!" Ucap Vanessa.


"Oh kirain, kenapa kak?" Tanya Liah santai.


"Lo itu nggak usah sok cantik disekolah ini, karena aku dan temen temen yang paling cantik disini!" Ucap Vanessa.


"Iya bener itu!" Sahut Lala.


"Iya udah kan Liah cuma berdoa tadi!" Ucap Liah bingung.


"Gak usah sok polos deh lo bocah!" Ucap Fasya menjambak rambut Liah.


"Akkhh kak sakit!" Pekik Liah lalu kedua warna matanya berubah warna menjadi ungu.


Liah terdiam tak merasakan sakit apa pun dikepalanya, dia mencengkram tangan Fasya membuat Fasya melepaskan tanganya dari Rambut Liah. Lala dan Vanessa terkejut. Dia berusaha melepaskan Fasya.


"Liah lepaskan teman ku!" Bentak Vanessa.


"Lepaskan?" Ucap ulang Liah sambil tersenyum smirk.


"Memang dan ini aku yang asli!" Ucap Liah lalu mencakar pipi Vanessa dan mendorong Lala.


Tangan Liah tergores pinggiran kaca hingga berdarah membuat nya tersadar dari egonya.


"Astaga, apa yang Liah lakukan!" Ucap Liah terkejut lalu mendekati Vanessa yang ketakutan.


"Jangan dekati aku, aku janji nggak akan ganggu Liah lagi!" Ucap Vanessa.


"Maafin Liah kak!" Ucap Liah lalu keluar dari toilet.


Saat berjalan dia memegangi tangannya yang banyak mengeluarkan darah. Ia ingin pergi ke UKS namun ia lupa dimana tempatnya. Saat berjalan kembali ada satu kakak kelas yang menghampiri Liah.


"Hei tanganmu kenapa?" Tanya orang itu.


"Nggak apa apa kok Kak, cuma luka biasa!" Ucap Liah tersenyum.


"Ayo ke UKS!" Ajaknya lalu Liah menurut saja.


Liah didudukan disofa UKS lalu orang yang menolong Liah mencari kotak obat, setelah menemukannya ia kembali ke tempat Liah.


"Coba aku Liat lukanya!" Ucap Orang itu.

__ADS_1


Liah menunjukan tangannya membiarkan orang itu mengobati tangannya. Orang itu melihat wajah Liah, tak ada rasa menahan sakit diwajah Liah, dia hanya memejamkan mata. Anak itu sangat kuat pikir orang itu.


"Dek, apa tidak sakit!" Tanya Orang itu.


"Sebenarnya sakit tapi Liah tahan!" Ucap Liah sedikit meringis.


"Oh aku kira kau sangat kuat!" Ucap Orang itu terkekeh kecil.


"Nah sudah selesai!" Ucap Orang itu.


"Wah makasih ya kak, Liah pamit mau kembali ke kelas dulu nanti dimarahi ibu guru!" Ucap Liah diangguki orang itu.


"Eh tunggu nama kamu siapa? Bisa berkenalan sebentar tidak?." Ucap laki laki itu.


"Boleh kok Kak, tapi lain kali saja ya. Bye kak!" Ucap Liah tersenyum lalu melambaikan tangannya.


Uuuhh, manisnya adik kelasku, eh bodoh kau lupa menyebutkan namamu! ~Batin anak laki laki itu mengerutuki kebodohannya.








••


•••


Hallo Hai, author datang kembali ini part nya lebih panjang ya hehehehe. Ayo komen dong ditunggu komennya sama Author, jangan lupa like juga tapi yang paling penting pokoknya Like dan komennya😊.


Minta Ceritanya yang mana dulu nih?


•Merliah Dewasa.


•Merliah Kecil.


•Leo Dewasa.


•Leo Kecil.


Jawab kolom komentar ya😉

__ADS_1


__ADS_2