Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
RUMAH SAKIT SEASON 2~REVISI


__ADS_3

"APA??" Pekik Alshad, Ellshad dann Aldo bersamaan.


"Kita kerumah sakit sekarang!" Ucap Alshad diangguki oleh ketiganya.


Alshad begitu panik keluar dari kelas tanpa memperdulikan sekitarnya banyak guru yang menegurnya namun satu saja tak direspon oleh Alshad, Alshad langsung masuk kemobilnya diikuti Ellshad, Gerald dan Aldo yang semobil dengan Alshad.


Tanpa BaBiBu Alshad seperti orang kesetanan mendengar kabar cewek yang disukainya beberapa bulan terakhir ini terluka. Begitu juga Ellshad, Gerald dan Aldo mereka bingung mengapa Aurel, Nayshilla dan Aqilla bisa ikut terluka??.


Sesampainya dirumah sakit XXXX Alshad dkk turun, banyak yang kagum ada juga yang terang terangan memuji nya. Dengan segala kekuatan Alshad berlari ke Resepsionis.


"Permisi pasien atas nama Amel Violettha!" Ucap Alshad cepat.


"Sebentar, Pasien atas nama Amel tidak ditemukan tetapi baru saja ada pasien masuk 4 cewek sekarang di ruang rawat!" Jelas Resepsionis diangguki Alshad dkk.


"Ayo cepet Shad!!" Hardik Ellshad.


Alshad dkk mencari ruang rawat yang ditunjukan oleh resepsionis tadi, Sampai lah diruangan Mawar nomor 37 Alshad dkk masuk dengan tergesa gesa.


"Amel!!" Pekik Alshad lalu memeluk Amel.


"Aduh Shad, gu.. gue ngga bi.. bisa nafas!!" Ucap Amel tersenggal senggal karena pelukan Alshad.


"Ehh maaf lo udah pulang?? Gue kangen banget sama lo!" Ucap Alshad duduk disamping ranjang Amel.


"Ciee yang kangen!" Goda Amel.


"Biarin!" Ucap Alshad menatap tangan Amel yang ditancapi jarum infus Amel yang melihatnya hanya terkekeh.

__ADS_1


Hanya beda ranjang yang dibatasi tirai pembatas Aqilla, Aurel dan Nayshilla terbaring diruangan yang sama. Mereka hanya luka luka dan yang paling parah adalah Amel yang harus kena luka tembak di lengan nya lagi!.


"Kok bisa gini sih??" Ucap Gerald halus.


"Tadi ada sekelompok mafia yang ngehadang Amel kita tau bahwa mereka pasti akan menyerang Amel dadakan." Ucap Aurel.


"Jadi kalian nyelamatin Amel terus gini?" Ucap Gerald dan Aurel mengangguk.


Alshad masih setia disamping Amel yang masih dengan senyumannya namun bibirnya terlihat agak pucat karena tadi sempat kehabisan darah.


"Permisi saya mau cek keadaan pasien!" Ucap dokter muda cantik disamping Amel diangguki Alshad.


Amel hanya meringis menahan sakit saat suster mengganti kantong infus dan juga ada kantong darah yang menggantung ditempatnya dan Alshad baru menyadari nya.


"Loh kok ada kantong darah?" Ucap Alshad kaget.


"Oh, Ha apa kata dokter peluru??" Ucap Alshad lalu diangguki oleh dokter.


"Terus gimana apa serius apa harus keluar negeri??" Ucap Alshad membuat dokter tersenyum.


"Mas nya jangan khawatir pacar nya mas ngga apa apa kok!" Ucap Dokter membuat Amel malu.


"Kita ngga pacaran kok dok." Elak Amel.


"Tapi OTW!" Jawab Alshad santai.


"Hahaha yaudah saya pamit mau periksa pasien lain." Ucap Dokter diangguki Amel.

__ADS_1


Alshad menatap mata Amel tak berkedip, sama seperti Amel yang melihat Alshad lekat. Manik matanya yang berwarna kebiruan tersebut mampu membuat kesan tersendiri bagi Amel. Disaat sedang beradu tatap seseorang mengganggunya.


"Ekhem!" Deheman tersebut membuat Amel melihat siapa pelakunya.


"Eh Yumna!" Ucap Amel cengengesan.


Yumna?? Kayaknya gue pernah denger nih nama tapi kapan??.


"Iya kondisi lo gimana? Nih gue bawain makanan lo makan ya?" Ucap Yumna mendekati Amel.


"Udah baikan kok, oiya jangan bilang itu bubur?" Ucap Amel penuh selidik dibalas cengiran oleh Yumna.


"Masnya yang ganteng Amelnya disuapin ya, gue lagi banyak urusan bye bye!!" Ucap Yumna dibalas senyuman oleh Alshad.


Alshad membuka bungkusan makanan yang dibawa Yumna, ternyata ada 4 bungkus Alshad pun membagikannya satu satu kearah Aldo, Ellshad dan Gerald yang juga menuapi ketiga ceweknya.


Dengan telaten Alshad membukakan bungkus bubur tersebut lalu menyendokannya untuk Amel makan.


"Makan ya?? Biar cepet sembuh. Ntar kalau sakit gimana?? Kan cuma lo calon binik gue!" Ucap Alshad asal ceplos.


"Mulut lo lemes banget sih Al?, Gue ngga mau gue ngga suka bubur, Eneng tau!" Ucap Amel menutupi mulutnya.


"Hufftt untung gue sayang, plis deh ayo makan ya??" Bujuk Alshad lagi dibalas gelengan oleh Amel.


"Al lo suka sama gue?"


Jangan lupa Like, Komen, Vote dan Share. Mari dukung sesama Author๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š.

__ADS_1


__ADS_2