
"Sekali lagi terima kasih!" Ucap Erick menahan rasa sakit sayatan ditubuhnya.
____________________
Amel menahan sakit ditangannya yang tergores pisau lipat miliknya, bahkan darahnya pun tak mau berhenti mengalir. Saat itu Yumna tau mangkanya ia bergerak membantu Amel dkk walau dibelakang dan tepat waktu sebelum penyamaran Amel terbongkar dengan cepat. Yumna masih melihat kearah tangan Amel yang darahnya mencucur deras.
"Queen darah lo gak mau berhenti mengalir!" Ucap Yumna.
"Ngga apa apa kok Yumna, cuma luka kecil doang!" Ucap Amel tersenyum.
"Ngga apa apa gimana orang darahnya aja sampe tembus jubah lo gini!" Balas Aurel dan Nayshilla mengangguk.
"Dah kita harus pergi nanti ada yang curiga!" Ucap Aqilla dan diangguki oleh Amel.
Yumna berjalan didepan memastikan tak ada musuh yang mencari kesempatan dalam kesempitan dan Aurel menjaga dari samping. Saat Amel berjalan menghadap kebelakang lalu membalikan tubuhnya ia tak sengaja menabrak seseorang.
"Aw... Ashhh... " Rintih Amel memegangi tangannya.
"Lo siapa kenapa lo bantu kami?" Tanya Orang yang ditabrak Amel, Orang yang Amel tabrak adalah Alshad.
Tanpa menjawab Amel memalingkan wajahnya takut ketahuan Alshad karena Alshad tau persis matanya.
"Tangan lo terluka mau gue obati?" Tawar Alshad.
"Eh.. emm.. maaf gue ditunggu Leader gue!" Elak Amel lalu pergi.
Amel langsung melangkahkan kalinya menjauhi Alshad yang masih curiga atas kehilangannya, secara tiba tiba dan bermunculan nya 4 cewek bertopeng. Alshad menarik tangan Amel makin membuat Amel meringis kesakitan.
"Tunggu!" Ucap Alshad memegangi tangan Amel.
"Gue harus pergi ini penting!" Ucap Amel tiba tiba saja pengheliatannya kabur lalu tak sadarkan diri.
Brukk.
__ADS_1
Tubuh Amel oleng kemudian tubuh Amel ambruk didada bidang Alshad. Alshad yang terkejut pun langsung memeluk tubuh gadis didepannya agar tidak terjembab ke tanah. Dan secara tidak sengaja dan tak sadar, Alshad memanggil nama Amel.
"Loh bangun, Mel bangun!!" Ucap Alshad tak sengaja menyebut nama Amel.
Hah kenapa tadi gue panggil Amel, sedangkan nih cewek belum tentu Amel Batin Alshad.
Karena pemasaran Alshad ingin membuka topeng mata milik Amel, namun baru saja ingin memegang topeng Amel beberapa orang berjubah hitam bertuliskan Black Lion datang bersama 4 cewek lainnya.
"Jangan sentuh Leader kami!" Hardik pria tampan bersenjata.
"Leader lo pingsan tubuhnya pucat mungkin kekurangan darah!" Ucap Alshad khawatir.
"Terima kasih kami pamit!" Ucap Cowok yang lain lalu mengambil alih Amel dari gendongan Alshad.
Iya itu adalah Galang yang membawa alih gendongan Amel lalu berlari membawanya ke mobil diikuti Yumna dkk. Karena di Mobil ada tenaga medis.
Sesampainya dimobil Galang meletakan Amel pelan dikursi penumpang. Zicko dengan muka panik memegangi kepalanya frustasi takut dibantai oleh Marisa karena tak bisa menjaga anak nya.
"Gawat, kalau sampai mommy nya tau habis kita!" Ucap Zicko panik.
"Sudahlah kalian tenang, kalian tak akan terjadi apa apa kalau masih ada Amel." Jelas Aqilla.
"Tapi kenapa Queen bisa terluka?" Tanya Zicko.
"Biasa lah, pas dia berantem ia kan menyelipkan pisaunya ditangan ngga sengaja tergores tapi itu dalem lo!" Ucap Nayshilla.
"Iya semoga aja ngga apa apa!" Ucap Aurel semua mengangguk.
••♪••••••♪••••••••••••♪••••••♪••
Ditempat lain semua sudah ditenangkan oleh para guru dan DKG, nampak Alshad dkk masih mencari cari keberadaan Amel dkk. Alshad nampak frustasi dan khawatir karena sedari tadi lengannya terasa perih walau tak terluka membuat Alshad makin khawatir akan keadaan Amel.
"Lo dari mana sih Shad?" Tanya Gerald.
__ADS_1
"Nyari Amel gue!" Jawab Alshad frustasi.
"Iya mereka kemana ya?" Tanya Ellshad.
"Ngga tau, tadi gue ngga sengaja nabrak salah satu Leader yang nyelametin kita semua." Ucap Alshad mengingat kejadian tadi.
"Terus terus gimana?" Tanya Gerald antusias.
"Dia terluka tangannya sobek cukup dalam terus pingsan." Ucap Alshad.
"Lo tau wajahnya?" Tanya Aldo dan Alshad menggeleng.
"Nggak pas gue mau buka topeng matanya, tangan kanan dan Leader yang lain marah terus ngambil dia dari gendongan gue!" Jelas Alshad.
"Oh gue kira kalau tuh 5 cewek yang 4 kita kenal bahkan cewek yang kita suka!" Ucap Ellshad.
Bisa jadi karena gue yakin dia Amel. Batin Alshad.
•
•
•
•
•
•
•
Hallo hallo guys, Terima kasih udah setia nunggu up chapter dari author salam hangat dari author Devi.
__ADS_1
Minal aidzin wal faidzin... mohon maaf lahir batin. Selamat hari raya idul Fitri bagi yang menunaikan. Walaupun jarak dan keadaan yang tidak mendukung tetap jadikan Ramadhan tahun ini penuh makna. Saya selaku Author disini meminta maaf kalau selama ini ada kata kata yang kurang enak dibaca. Terima kasih sebanyak banyaknya❤❤