Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
PEREMPUAN MENJADI SINGA SEASON 2~REVISI


__ADS_3

"Eh Ayamm!!!" Latah Amel berbalik kebelakang lalu memukul kepala masing masing dengan sudip penggorengan.


Tuk... tukk... tukk..tukk...


"Aduh sakit Mel!" Rengek mereka berempat.


"Bodoamat siapa suruh ganggu orang, kalau ni minyak muncrat gimana, mau tanggung jawab??" Ucap Amel kesal.


"Iya iya Maaf!" Ucap mereka berempat berbarengan.


Hahahaha paduan suara, gue mirip mak mak komplek yang marahin anaknya yang lagi main digot tetangga wkwkwk. Ucap Amel dalam hati.


Alshad dkk langsung bungkam karena melihat makanan yang Amel masak sungguh menggiurkan aromanya saja membuat siapa yang menciumnya tergoda. Alshad yang melihat teman temannya lapar pun membujuk Amel.


"Amel sayang, gue sama temen temen makan disini ya??" Bujuk Alshad.


"Panggil sayang sekali lagi daging lo masuk wajan!" Ucap Amel dingin membuat Alshad bergidik ngeri.


Sumpah ini deritanya cowok yang suka sama cewek leader Mafia bawaannya pingin nyayat orang, ngga kebayang deh kalau nanti satu rumah. Gumam Alshad dalam hati.


Idih, dia pikir gue gak bisa baca pikirannya apa? satu rumah katanya? cih, gue gorok ntar kalau berani macem macem. Kesal Amel dalam hati.


Ellshad, Gerald dan Aldo pun tertawa melihat wajah Alshad sedikit pucat karena ancaman dari Amel. Belum menyandang status yang jelas saja sudah takut, apalagi kalau sudah nikah. Jatohnya suami takut istri, hihihihi


"Pffftt hahaha nasib haha!!"

__ADS_1


"Apa yang lo ketawain pingin mati lo!" Ucap Alshad kesal makin menambah gelak tawa 3 sahabatnya.


Ditengah tawa mereka Aqilla, Aurel dan Nayshilla masuk kedalam tenda membuat 3 curut tersebut bungkam.


"Loh kalian ngapain disini?" Tanya Aqilla.


"Eh ada Aqilla sayang aku makan disini ya?" Ucap Aldo memelas.


"Panggil sayang sekali lagi aku cincang daging kamu!" Ucap Aqilla dingin.


Busyet dah kok malah ketularan Amel sih jadi dingin lagi?? Batin Aldo.


"Gue bukan virus Do!" Ucap Amel datar.


Lah dia punya mata batin? Ucap Aldo dalam hati.


Aurel dan Nayshilla yang melihat Alshad dkk menahan lapar pun kasihan karena anak laki laki pasti kesulitan kalau masak sendiri, Setelah selesai menanak nasi pun Aurel duduk disamping Gerald. Tanpa banyak bicara Amel mengambilkan 2 piring Nasi beserta lauknya untuknya dan Alshad, begitu juga Nayshilla dan Aqilla melakukan hal yang sama. Alshad, Aldo, Gerald, dan Ellshad pun menganga melihat perhatian keempat cewek didepannya masing masing.


"Cepet makan sebelum kami berubah pikiran!" Ucap Amel, Aqilla, Aurel, dan Nayshilla bersamaan.


"Suapin dong!!!" Ucap Alshad dkk bersamaan.


"Nggak!" Balas Amel dkk ketus.


Tanpa bantahan lagi Alshad dkk langsung memasukan sesuap nasi beserta lauknya ke mulut, setelah tau rasanya mereka membelalakan mata masing masing.

__ADS_1


"Mel ini masakan lo?" Ucap Aurel tak percaya


Sedangkan Nayshilla menyelidiki apa didalam piringnya ada pelaris yang digunakan Amel sehingga rasanya menjadi enak. Gendeng emang ogeb banget.


"Nggak tadi disini neng kunti mampir terus dimasakin!" Ucap Amel ketus melanjutkan makannya.


Sumpah ini enak banget!! Gumam Aldo dalam hati.


Masakan mama kalah enak ini. Batin Gerald.


Serasa dirumah makan berbintang gue. Batin Ellshad.


Calon idaman!! Batin Alshad seketika diberi tatapan tajam oleh Amel.


"Bilang apa lo barusan??" Ucap Amel ketus.


"Nggak kok, lo lagi PMS ya kok marah marah?" Tanya Alshad enteng.


"Kayak tau artinya PMS aja lo!" Ucap Amel ketus.


"Tau kok Perempuan Menjadi Singa!" Ucap Alshad mengundang tawa ketiga sahabatnya.


"Pffftt lo kalau ngomong suka bener Shad hahaha!!!" Ucap Aldo disela tawanya.


"Emang gue salah?? Kok diketawain??" Ucap Alshad dengan wajah tanpa dosanya.

__ADS_1


"Sabar Mel wkwwkwkwk!!!" Ucap Nayshilla menepuk bahu Amel.


Sumpah kalau bukan kakak kelas gue udah gue cincang buat makan malam Axello.


__ADS_2