Iam Queen Mafia Girl

Iam Queen Mafia Girl
EPILOG


__ADS_3

5 Bulan kemudian...


Wanita cantik itu sekarang berada diruangan persalinan ditemani pria tampan yang setia menggenggam tangan istrinya berguna untuk memberi semangat melahirkan sang buah hati mereka. Sudah beberapa jam dia diruangan penuh alat medis ini demi sang buah hati tercinta dia bertaruh nyawanya.


"Semangat sayang, kamu pasti bisa!" Ucap Alshad mencium tangan sang istri.


Oekk.. Oekk...


"Bayi pertama anda laki laki Bu, selamat. Masih ada satu lagi!" Ucap Dokter menyerahkan bayi laki laki itu untuk dibersihkan.


"Sayang anak kita lahir!!" Ucap Alshad senang tak henti hentinya mengecup dahi yang penuh keringat sang istri.


"Iya!" Balas singkat Amel.


Beberapa menit kemudian..


Oekk.. Oekk...


"Wahh anak keduanya perempuan, selamat ya pak, bu!" Ucap dokter kembali menyerahkan bayi perempuan keperawat.


"Terima kasih!!" Ucap Alshad lagi lalu membisikan ayat suci ditelinga kedua anaknya.


Diluar ruang rawat para nenek dan keluarga lainnya berada diluar sedang gelisah karena tak kunjung ada suara tangisan bayi. Disana ada Oma Alizabete, Opa Alexander, Oma Bella, Opa Andra, Om Dio, Tante Alena, Marisa, Ryan, Kayla, Lindra dan Jennyfeer, Untuk Yumna dkk dia ada dirumah karena sedang hamil besar kecuali Yumna yang baru 3 mingguan.


NB: Lindra dan Jennyfeer sudah menikah 6 bulan yang lalu di negara C dan mengandung anak pertama yang usianya baru 1 bulan.


Oekk... Oeekkk...

__ADS_1


"Alhamdulillah!!" Ucap syukur mereka.


Oekk.. oekk..


Beberapa menit kemudian kembali terdengar suara bayi menangis membuat mereka semua bahagia.


Jadilah sekarang keluarga besar yang lengkap dan bahagia.


____________________


Kedua Box bayi tersebut sedang dikelilingi banyak orang, disana mereka berebut menggendong cucu mereka bahkan Kayla yang anak kecil pun menangis karena tak mendapat giliran menggendong.


"Aku dulu jeng!" Ucap Bella kesal.


"Huh, rebutan aja. Nih bawa!" Ucap Alizabete memberikan bayi perempuan itu.


"Habisnya anak kamu lucu sama ganteng sih!" Ucap Marisa menatap cucunya.


"Iya sayang imut imut gini, ini kan cucu pertama kami sambil menunggu punyanya Lindra!" Ucap Ryan menggoda menantunya tapi tidak mempan.


"Papa dia kira kira mirip siapa?" Tanya Jennyfeer mengabaikan godaan Ryan membuat Amel dan yang lain tertawa.


"Hahahah kacang goreng!!"


"Lindra gimana kamu kalau tiap hari ngadepin ginian?" Ucap Ryan kesal dibalas tawa dari Lindra.


"Lu lu lu lu cantiknya cucu Oma seperti kakak Kayla ya, Cantik nyaaa!!" Goda Bella menciumi wajah cucunya.

__ADS_1


"Oma, adik mirip Kayla ya?" Ucap Kayla dengan imutnya.


"Nggak sayang, adik mirip Mama nya. Kalau Kayla nanti adiknya lahir mirip!" Ucap Alizabete.


"Mama, adik Kayla kapan lahir?" Ucap Kayla menatap Alena.


"Hah, emm masih lama sayang!" Ucap Alena gugup.


"Kayla pingin adik?" Tanya Dio tersenyum jahil.


"Iya Papa!" Ucap Kayla semangat.


"Okeh nanti Papa bikinin, minta berapa banyak?" Ucap Dio asal ceplos membuat Alena membelalakan Mata.


"Heh jangan bilang begitu sama anakmu!" Ucap Alena tajam dihadiahi cengiran oleh Dio.


"Kayla pingin adik sepuluh!!" Ucap Kayla girang membuat Dio tertawa dan Alena yang berubah masam.


"Dikira gue kucing dengan segudang anak apa!" Cibir Alena pelan membuat semua tertawa.


Alshad membawa bayi laki lakinya mendekat kearah Amel sambil tersenyum ternyata bayi laki lakinya mirip dengannya.


"Ganteng ya anak kita, adiknya juga cantik!" Ucap Alshad dibalas senyuman oleh Amel.


"Dia mirip kamu, kalau yang cewek mirip aku. Nanti kalau besar aku ajarin main doubel stick!" Ucap Amel terkekeh membuat semua membelalakan mata.


"Jangan!!" Balas semua dibalas cengiran oleh Amel.

__ADS_1


Terima kasih tuhan, telah memberiku anugrah terindah, memiliki suami yang perhatian dengan keluarga, anak anak yang cantik dan ganteng tanpa cacat, keluarga yang sangat menyayangi satu sama lain. Juga hidup tercukupi ~Amel Violettha Fariiqueen.


__ADS_2