
Wanita itu datang ke tempat sekolahan nya Grace, kepada satpam dia mengakui kalau dirinya itu ibu kandung dari Grace.
"Selamat siang pak, perkenalkan saya Brenda ibu kandung nya Grace, mau menjemput Grace karena papah nya ngga bisa jemput di karenakan ada meeting." Ucap wanita itu kepada pak satpam.
Pak satpam yang lagi berjaga pun menelisik wajah wanita yang mengaku ibu kandung nya Grace, dan sepintas wanita itu memang mirip dengan Grace, maka dari itu pak satpam membiarkan Grace pergi dengan nya.
"Nak, ini mamah kandung kamu, ayo kita pulang." Ajak wanita itu.
"Tante siapa?" Grace terdiam karena tidak mengenali perempuan yang menjemput nya.
"Aku mamah kandung kamu nak." Wanita itu memeluk erat tubuh Grace.
"Tidak! Mamah ku mamah Raya, bukan tante." teriak Grace sambil meronta ingin di lepaskan dari pelukan nya.
"Sayang dengarkan mamah nak, dulu sewaktu kamu masih bayi, mamah di usir nenek kamu, jadi dengan berat hati mamah pergi meninggalkan kamu, padahal mamah ini sangat sayang sama kamu." Wanita itu mulai memainkan drama nya, dia pura-pura menangis di depan Grace.
Wanita itu terus merayu dan membujuk Grace agar percaya dnegan semua yang dia katakan.
"Ayo anak kecil, kasihanilah aku, mendekat lah padaku, anggap aku ini mamah kandung kamu, masuklah ke dalam pelukan aku sayang." Bathin wanita itu sambil terus memperlihatkan wajah sedih nya.
Grace terdiam, dia hanya menatap wajah wanita yang sedang menangis di depan nya, hati Grace sedikit trenyuh dan merasa kasihan melihat wanita itu.
Dengan perlahan Grace menghampiri wanita itu, tangan mungil nya menghapus air mata wanita yang sedang berpura-pura sedih itu.
"Sudah lah jangan menangis, baiklah aku akan ikut dengan tante, tapi aku belum bisa memanggil tante dengan panggilan mamah." Ucap Grace dengan wajah polos nya.
"Sayang, baiklah kalau memang kamu belum siap untuk memanggil mamah tidak apa-apa, asal kamu mau menerima mamah saja mamah sudah bersyukur." Wanita itu memeluk Grace dengan deraian air mata.
Grace hanya diam di dalam pelukan wanita yang sedang menangis, Grace bingung antara harus percaya atau tidak.
"Sayang, ikut sama mamah ya? Kita jalan-jalan, mamah sudah lama memimpikan hari ini dengan kamu." Grace hanya mengangguk dengan wajah bingung nya.
Wanita itu sedikit tersenyum karena Grace mau ikut dengan nya, "Berhasil, tinggal ayah nya yang harus simpatik dan menerima aku." Bathin wanita itu.
Kini wanita itu dan Grace sudah berada di dalam mobil lalu melajukan nya, mobil wanita itu keluar dan masuk lah mobil Steven, mobil nya berpapasan dengan mobil Steven dan mereka tidak menyadari nya, Grace yang memang lagi menunduk tidak melihat mobil papah nya yang baru saja masuk ke halaman sekolah.
__ADS_1
Wanita itu menjalankan mobil nya dengan kecepatan sedang, sedangkan Grace duduk di samping nya dengan tatapan bingung antara harus percaya atau tidak kalau wanita yang berada di samping nya itu adalah ibu kandung nya sendiri.
*******
Steven yang sudah berjanji akan menjemput nya kini sudah masuk ke halaman sekolah tanpa Raya, karena sehabis menjemput Grace rencana nya mau ke tempat kerja Raya.
Tanpa perasaan apapun Steven keluar dari mobil dan berjalan menuju kelas nya Grace, tapi seorang satpam menyapa dan memberitahu nya.
"Tuan, Grace sudah di jemput sama mamah nya barusan." Ucap satpam jaga membuat Steven termenung.
"Bukan kah Raya tidak bawa mobil." Bathin Steven.
"Istri saya menjemput nya bawa mobil sendiri atau naik taxi pak?" tanya Steven.
"Bawa mobil sendiri tuan, mobil yang barusan keluar sebelum bapak masuk, dan mungkin pas mintu masuk tadi tuan berpapasan dengan mobil nyonya."
Steven langsung mengambil ponsel dan menghubungi Raya, karena setahu Steven Raya tidak bawa mobil tadi pagi.
Raya yang sedang bersiap-siap untuk keluar dari ruangan nya, mau menunggu kedatangan Steven dan Grace mendengar ponsel yang di dalam tas nya berdering.
Raya tersenyum di kala melihat orang yang menghubungi nya.
"Kamu tadi jemput Grace sayang?" Steven bukan nya menjawab pertanyaan dari Raya, tapi dia malah balik bertanya.
"Lo, aku kan ngga bawa mobil mas, lagian juga kan sudah ada perjanjian tadi pagi kalau mas yang akan menjemput Grace dan menemui ku."
"Tapi kata satpam Grace sudah di jemput sama mamah nya."
"Apa! aku masih di kantor mas, coba mas cek cctv sekolah, aku kesana sekarang." Raya memutuskan panggilan nya dan langsung memesan taksi.
Steven menghampiri satpam jaga dengan wajah khawatir.
"Pak, istri saya tidak menjemput Grace, apa boleh saya melihat rekaman cctv nya."
"Apa! Baik pak, ayo masuk." Satpam jaga langsung mengajak Steven ke ruangan khusus.
__ADS_1
Satpam jaga langsung memutar rekaman cctv yang berada di halaman sekolah, di sana terlihat ada sebuah mobil masuk dan seorang perempuan keluar dari mobil nya.
Terlihat wanita itu berbicara dengan dirinya yang selaku satpam terus memeluk Grace.
"Perbesar wajah nya." perintah Steven.
Satpam pun memperbesar wajah Biaca dan terlihat sangat jelas oleh Steven.
"Brenda?" Gumam Steven sambil menatap tidak percaya layar yang ada di depan nya.
"Tuan, apa benar wanita itu ibu nya Grace? Kalau bukan kami akan melaporkan nya ke polisi dengan semua bukti yang ada."
"Tidak, jangan pak, dia memang ibu kandung nya Grace, tolong perbesar plat mobil nya pak."
Satpam kembali memperbesar layar untuk melihat plat mobil Bianca.
Steven langsung menyimpan no plat mobil Bianca di ponsel nya.
"Terima kasih pak, biar selanjutnya saya yang urus." Steven langsung pergi setelah mendapat no plat mobil nya.
Dengan setengah berlari Steven menghampiri mobil nya.
"Mas." Teriak Raya yang baru keluar dari taxi.
Steven membalikan tubuh nya dan melihat ke arah Raya yang sedang menghampiri nya.
"Sayang, sama siapa kamu kesini?" Steven lupa kalau istri nya tadi bilang akan menyusul nya naik taxi.
"Sendiri mas, bagaimana mas, siapa yang sudah menjemput Grace?" tanya Raya dengan wajah khawatir nya.
"Nanti aku ceritakan, sekarang kamu naik mobil kita cari Grace." Ajak Steven sambil membuka pintu untuk Raya.
Raya tidak banyak bertanya lagi, dirinya masuk dan duduk di samping Steven dnegan perasaan tidak tenang.
Steven melajukan mobil nya, dia bingung harus menceritakan tentang Grace yang di bawa sama mantan istri nya, dia menjaga perasaan Raya yang kini menjadi istri nya.
__ADS_1
Karena melihat Steven yang hanya diam, Raya kembali bertanya. "Mas, sebenar nya siapa yang sudah jemput Grace?" tanya Raya sambil menatap Steven yang lagi mengemudi.
"Brenda, ibu kandung Grace."