Ibu Sambung Buat Anakku

Ibu Sambung Buat Anakku
Membuat Bianca Jujur


__ADS_3

Flasback.


"Kak Brenda, apa yang terjadi sama kakak?" Tanya Bianca ketika dirinya sudah sampai di rumah sakit.


Brenda dan Bianca ini kembar tapi yang duluan lahir ke dunia adalah Brenda, jadi Bianca selalu memanggil nya dengan panggilan kakak, ibu nya meninggal setelah melahirkan mereka, sedangkan ayah nya pergi entah kemana.


Mereka berdua tinggal bersama kakek dan nenek nya sampai dewasa, hingga kakek dan nenek nya juga harus meninggalkan mereka berdua di kala mereka baru saja selesai kuliah.


Brenda bekerja menjadi seorang pramugari untuk menghidupi dirinya dan Bianca.


Selama hidup, Bianca selalu beruntung di bandingkan Brenda, tapi Brenda selalu merebut apa yang di suka Bianca termasuk Steven.


Bianca yang seorang adik dan selalu di bantu keuangan oleh kakak nya selalu menuruti kemauan kakak nya meski dirinya harus rela melepaskan Steven pria yang sangat ia cintai.


"Bianca, maafkan kakak, kakak selalu merebut yang kamu suka, sekarang kakak menyesal, kakak sudah membuat anak kakak bisu dan meninggalkan Steven." Ucap Brenda dengan suara lemah nya.


"Jadi_ selama ini kakak sudah meninggalkan Steven?" Bianca sungguh tidak percaya dengan semua ini, dirinya rela pergi demi kakak nya menikah dengan Steven, tapi sekarang kakak nya malah meninggalkan Steven.


"Ya, di saat Grace berusia satu tahun kakak meninggalkan mas Steven, dia juga langsung menceraikan kakak karena kakak sudah membuat Grace tidak bisa bicara, mas Steven sangat marah waktu itu, tapi kakak tidak perduli karena yang kakak kejar adalah karir dan kebebasan, kamu juga tahu kan kalau kakak sangat membenci anak-anak, tapi sekarang kakak menyesali semua nya." Brenda menghela nafas nya.


"Kenapa kak, kenapa kakak ngga bicara sama aku? Aku kan bisa menggantikan posisi kakak." Bianca kecewa dengan Brenda.


"Tadi nya kakak ngga mau kalau kamu menderita, kamu pasti akan ngurus Grace yang tidak bisa bicara, dan kakak tidak mau kamu berurusan lagi dengan keluarga nya, karena bagai mana pun mereka sudah membenci kakak karena perbuatan kakak."


"Terus kenapa sekarang kakak bisa berada di sini? Kalau aku tidak menyuruh Boy untuk mencari informasi tentang kakak, aku tidak akan tahu kalau kakak sedang terbaring di sini."


Bianca memang menyuruh Boy untuk mencari tahu kabar Brenda dengan harapan Brenda mau bertukar tempat kembali seperti mereka pacaran waktu dulu, tapi kabar yang di bawa Boy membuat dirinya kaget dan tidak percaya, kakak nya Brenda sedang terbaring lemah di rumah sakit.

__ADS_1


Setelah mendengar kabar Brenda dan mengetahui rumah sakit nya, Bianca langsung terbang menuju rumah sakit yang menangani kakak nya.


"Setelah pergi dari mas Steven, kakak sering gonta ganti pria, kakak berhubungan dengan beberapa pilot dan pengusaha, dan akhir nya kakak terjangkit penyakit yang mematikan ini, sekarang kakak menyesal, kakak mohon kamu datang ke indonesia, jadilah kakak kembali agar kamu bisa hidup bersama mas Steven, seandainya kakak sudah tidak ada, setidak nya kamu masih punya mas Steven dan tidak hidup sendirian di dunia ini, kakak yakin mas Steven bakal menerima kamu, karena mas Steven sangat mencintai kakak, wajah kita mirip jadi mas Steven tidak akan menyadari nya kalau kamu bukan kakak, semoga kamu bahagia dengan mas Steven, maafkan semua kesalahan kakak, kakak menyayangimu." Setelah mengucapkan semua itu Brenda menghembuskan nafas terakhir nya.


"Kakak, bangun kak, aku mohon, aku rela memberikan semua yang kakak mau asal kakak bangun kembali." Teriak Bianca sambil menggoyangkan tubuh Brenda yang sudah kaku.


Dari situ lah Bianca berjanji akan menemui Steven dan akan menjadi milik nya untuk selama nya.


******


"Jadi kamu kesini untuk menggantikan Bianca?" Steven sangat emosi karena hidup nya di permainkan oleh dua saudara kembar.


"Ya, tadinya aku mau menggantikan posisi kakak berada di samping kamu, tapi apa yang aku lihat waktu itu, kamu terlihat bahagia dengan wanita itu, maka aku putuskan akan membuat keluarga kalian berantakan dan akan merebut kamu menjadi milik aku kembali." Jawab Bianca dengan air mata yang masih menetes.


Ingin sekali Bianca mengusap air mata nya, tapi tangan nya masih ikat.


"Ya, aku sengaja memasuk kan obat tidur ke dalam minuman yang aku berikan pada kamu, biar aku bisa merasakan tidur sama kamu, karena selama ini aku hanya jadi pacar kamu sedangkan yang mendapatkan tubuh mu adalah kak Brenda saudara kembarku."


"Dan kita hanya tidur kan? kita tidak melakukan apa-apa kan?" Tanya Steven ingin memastikan.


"Kamu pikir saja sendiri, kenapa tanya sama aku?" Jawaban Bianca membuat Steven kembali naik darah.


"Baik, kalau kamu tidak mau bicara dengan jujur, aku pastikan kamu akan menyesal." Ucap Steven dengan bibir tersenyum sinis.


"Malam kemarin kita sudah tidur bersama, jadi kamu harus bertanggung jawab dan menikahi ku." Ucap Bianca berbohong.


"Kita memang tidur bersama, tapi aku tidak melakukan apapun sama kamu." Teriak Steven.

__ADS_1


"Kita sudah melakukan nya, segampang itu kah kamu melupakan nya?" Bianca terus membuat Steven naik darah.


"Plak." Steven menampar pipi Bianca, hingga pipi Bianca yang putih mulus kini berubah warna menjadi merah.


"Ternyata kamu tega menampar aku mas, apa di hati kamu sudah tidak ada aku lagi?" Ucap Bianca sambil menahan panas nya bekas tamparan Steven.


"Kalian berdua sudah mempermainkan hati aku, kamu dan kakak kamu sama saja." Teriak Steven sambil menatap nya dnegan tatapan yang sangat tajam.


Steven memang tidak pernah memukul wanita, tapi dirinya emosi dan kecewa karena dirinya sudah di permainkan mereka berdua.


Brandon yang melihat kilatan emosi di mata Steven langsung mendekat dan menahan tangan Steven.


"Biar saya yang akan membuat nya bicara dengan jujur." Ucap Brandon.


Steven terdiam dan mengangguk, dirinya sudah sangat lelah, lelah memikirkan semua nya hingga dirinya sampai tidak sadar kalau Raya sudah pergi meninggalkan rumah nya.


Brandon menghampiri Bianca, tangan nya menyentuh pipi yang merah lalu mencium nya.


"Sakit ya sayang, tapi tenang saja, aku akan membuat kamu melayang kalau kamu tetap tidak mau jujur sama bos." Ucap Brandon sambil tangan nya mengabsen setiap inch tubuh Bianca.


Bianca berontak, "Mas Steven tolong aku." Teriak Bianca.


"Yang bisa menolong kamu adalah diri kamu sendiri." Ucap Steven dan tidak memperdulikan nya.


Brandon yang memang sudah on langsung menyobek baju Bianca hingga terlihat dua bukit kembar yang masih sintal dengan jelas.


Steven terdiam, sebenar nya dirinya tidak tega melihat Bianca seperti itu, tapi dirinya hanya ingin Bianca jujur, karena dengan kejujuran Bianca, dirinya akan mendapatkan kata maaf dari kedua orang tua nya terutama maaf dari Raya istri nya.

__ADS_1


__ADS_2