ISTRI KEDUA (Jangan Sakiti Aku Lagi)

ISTRI KEDUA (Jangan Sakiti Aku Lagi)
Tanpa judul


__ADS_3

Reval masuk ke dalam kamarnya meninggalkan Dion yang masih terpaku pada tempatnya. Seketika perasaannya menghangat ketika kedua manik nya menangkap ketiga sosok yang begitu ia rindukan sebulan terakhir ini. Ketiganya tidur dalam ranjang yang sama, entah sudah berapa lama Luna membiasakan ella dan rendra untuk tidur dengannya. " Aku sangat merindukan kalian." Gumam nya masih dengan posisi yang sama dan pandangan yang tidak ingin terlepas dari mereka.


Padahal baru sebulan Reval meninggalkan mereka dan dalam sebulan itu, sudah banyak perubahan yang Reval lewatkan, baik tentang Ella dan Rendra ataupun Luna istrinya.


Hal itu membuat Reval merasa enggan untuk meninggalkan mereka lagi. Untuk itu, kali ini dia harus menyakinkan Luna, agar istrinya mau pulang bersamanya tanpa harus di paksa.


Setelah puas memandang ketiga orang terpenting dalam hidupnya. Reval memutuskan untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket di karenakan perjalanannya yang lumayan jauh.


Tak butuh waktu lama Reval kini sudah selesai dengan ritual bersih bersih nya. Begitu Reval selesai memakai pakaian, ia langsung menghampiri ranjang dimana istri dan anak anaknya tertidur pulas.


Reval menyingkirkan bantal yang Luna letakkan sebagai pembatas, sehingga baik Naela maupun Narendra tidak akan terjatuh saat tidur.


Reval memutuskan untuk berbaring di samping Narendra, ia dengan hati hati naik ke atas ranjang agar tidak membangunkan luna dan anak anaknya.


Tidak butuh waktu lama untuk Reval merajut mimpinya sebab rasa lelah, nyaman dan kehangatan membuat matanya pelan lahan terpejam menyusul luna dan kedua buah hati mereka.


...... 💋💋💋💋💋......

__ADS_1


Begitu Reval masuk kedalam kamarnya, Dion pun mulai melangkah ke arah kamar yang di tunjuk Reval. Terlihat jelas raut kecewa di wajahnya, sebab ia tidak bisa langsung bertemu dengan Melly.


Sama seperti Reval, begitu Dion masuk kedalam kamar ia segera menyegarkan dirinya. selesai dengan aktivitas mandi dan berpakaian Dion merebahkan tubuhnya di atas kasur Queen size yang selalu di tidur Melly sang mantan istri dengan kedua tangan ia letakkan dibawah kepala. " Semoga besok, Reval tidak mengajakku untuk pergi sebelum melly datang." Ucap Dion sambil menatap langit langit kamar.


" Walaupun hanya lima menit, aku ingin melihatmu! Sesungguhnya aku tidak ingin melepaskan mu. Aku pun tidak ingin membuatmu semakin tersakiti dengan kebiasaan ku yang buruk. Aku sangat mencintaimu, itu Sebabnya aku menikahi mu agar tidak ada orang yang mendekati mu atau pun mendahului aku, tetapi kebiasaan ku membuat aku terus saja menyakiti kamu." Dion terus berucap sendiri, seakan akan melly tengah mendengarnya." Apa kamu akan semakin jijik, jika mengetahui semuanya Mel, Andai saja aku punya sedikit keberanian untuk mengatakan kepada kamu, bahwa aku tidak baik baik saja. Aku yang terlihat sempurna tetapi memiliki sifat yang buruk sehingga kamu semakin menjauh dan tidak bisa aku genggam lagi. " Ucap Dion bersamaan dengan Kedua matanya yang terpejam, saking terlalu lelahnya.


......💋💋💋💋💋......


Sementara itu. Melly yang harusnya bertugas, justru terganggu dengan rasa mual serta meriang yang ia rasakan saat ini ." Dokter melly sakit ya." Tanya salah satu perawat yang mendapatkan tugas jaga sama seperti melly.


"Iya, nggak nyaman banget, kerja kalau kondisi kaya gini." Sahut Melly.


" Benar Mel, apa yang di katakan tiwi, sebaiknya kamu pulang, disini biar aku sama indah yang urus ya." Sahut dokter Hasim." Kesehatan kamu lebih penting. " Sambungan nya.


" Iya Mel pulang aja jangan di paksa." Dokter Indah pun turut mengiyakan ucapan dokter Hasim.


" Iya deh! Tapi makasih ya! Aku jadi nggak enak sama kalian berdua."

__ADS_1


" Santai aja Mel, kaya sama siapa gitu! Lagian kalau aku atau dokter Hasim ada di posisi kamu, kamu pasti akan melakukan hal yang sama. Benar kan?" Mel tersenyum sambil mengangguk kepalanya.


" Ya udah aku balik duluan." Pamit Melly setelah mengambil tas dan melepas snelli yang ia gunakan.


" Tunggu Mel, biar aku yang antar kamu. " Ucap dokter Hasim.


" Nggak usah! Lagian rumah yang aku tinggalin nggak jauh dari sini." Tolak melly.


" Nggak papa, aku antar! Ini sudah tengah malam nggak baik kalau kamu pulang sendiri. Aku maksa loh mel? Bukan tanya kamu mau atau tidak pulang aku antar." Mau tak mau melly pulang di antar dokter Hasim.


.... ...


.... ...


.... ...


.... ...

__ADS_1


...Bersambung. ...


...segini dulu ya! 🙏🙏🙏...


__ADS_2