ISTRI KEDUA (Jangan Sakiti Aku Lagi)

ISTRI KEDUA (Jangan Sakiti Aku Lagi)
Keputusan Luna.


__ADS_3

Setelah pembicaraan mereka beberapa hari yang lalu, Luna terus menghindari Reval, ia selalu bersama kedua buah hatinya ketika di tanya keputusannya apa, Luna selalu mengalihkan pembicara agar Reval tidak mendesak nya.


Seperti halnya saat ini, ketika Reval melihatnya, ia selalu berusaha untuk menyibukkan diri dengan sesuatu yang tidak penting. Berpura-pura merapikan lemari, masuk ke walk in closed Untuk mencari sesuatu yang entah itu apa, Masuk kamar mandi bahkan Naela dan Narendra pun tak luput dari alasan Luna untuk menghindari Reval.


" Berhenti lah menghindari ku, kalau kamu tidak ingin kembali bersamaku cukup katakan saja, tidak perlu mempersulit dirimu sendiri." Ucap Reval. Ia kini tengah menikmati makan malamnya bersama Luna, Melly, Jayden dan Mbak Tya yang sedang mengawasi kedua buah hatinya, tak jauh dari ruang makan.


Untuk Melly sendiri, ia sudah di izinkan untuk pulang kemarin dan kondisinya pun sudah seratus persen membaik. Sementara Dion lelaki itu memilih mengatakan tujuan sebenarnya datang ke Riau, sehingga Reval tidak mempermasalahkan lagi. Toh Dion hanya ingin menemui mantan istrinya bukan untuk mempersulit hubungan nya dengan Luna, Jadi untuk apa ia mengurusi mereka jika masalahnya jauh lebih penting.


" Bukan begitu!" Sahut Luna. Ia tidak menghiraukan tatapan penuh tanya dari Melly, sementara Dion hanya bersikap acuh.


" Lalu seperti apa! Kau terus menghindari ku selama beberapa hari ini, dan aku anggap kamu tidak ingin kembali bersamaku dan jangan marah jika aku meragukan perasaanmu untuk ku! Besok pagi aku dan Dion akan kembali ke jakarta." Reval meneguk air putih yang ada dihadapan nya sampai tandas tak bersisa.

__ADS_1


Setelah itu ia lebih dulu meninggalkan ruang makan untuk bergabung bersama mbak Tya yang sedang bermain bersama Ella dan Rendra.


Melihat sikap Reval, Luna pun ikut menyudahi makannya , walaupun makanan luna masih tersisa. Wanita cantik dan sedikit keras kepala itu, bergabung bersama sama Reval dan duduk tetap di sisi kanannya. Sementara Reval yang menyadari kehadiran Luna hanya bersikap biasa saja. Membuat luna sedikit kesal tetapi sebisa mungkin ia menyimpan kekesalannya untuk saat ini.


Tepat jam sepuluh barulah kedua buah hatinya terlelap. Luna duduk di bibir ranjang sambil berhadapan langsung dengan Reval yang tengah serius dengan laptop yang ada di pangkuannya. " Jangan mengacuhkan aku." Baru beberapa jam yang lalu Reval mengeluh akan hal itu, kini giliran luna yang melakukannya. " Kenapa? nggak enak kan di cuekin, ini belum sehari loh sayang." Ucap Reval seraya meletakkan laptop yang sejak tadi di pangkuannya dan langsung menarik lengan luna sehingga ia tengkurap tepat di atas dada bidang Reval.


" Setiap ada masalah, mau itu kecil atau besar sekali pun. Menghindar bukan solusi yang baik, sebab itu hanya akan memperburuk hubungan kita." Ucap Reval sambil merapikan anak rambut luna yang sedih berantakan. " Kalau kamu tidak ingin ikut, tak masalah dan keputusan kamu tidak akan merubah hubungan ini. Hanya saja, kita akan jarang bertemu karena jarak, waktu dan kesibukan masing masing. Lain cerita nya Jika kita serumah. Siang nya kita mungkin berpisah tetapi malamnya kita bisa bersama dengan anak anak kita. Walaupun itu hanya 1 satu atau dua jam dari pada tidak sama sekali." Ucap Reval membuat luna menyesali kebiasaan buruk dan nya yang suka menghindar ketika ada masalah itu.


.... ...


.... ...

__ADS_1


.... ...


.... ...


...Bersambung. ...


Jangan lupa jaga kesehatan, dan atuhi protokol kesehatan demi kebaikan bersama.


Maaf hari ini aku update sedikit 🙏🙏 Soalnya lagi ngurusin orang sakit. 🙏🙏🙏


...HAPPY READING..,💋💋...

__ADS_1


__ADS_2