ISTRI KEDUA (Jangan Sakiti Aku Lagi)

ISTRI KEDUA (Jangan Sakiti Aku Lagi)
Melly tak berkutik


__ADS_3

Beberapa jam kemudian, pintu ruangan itu kembali terbuka, terlihat seorang pria bertubuh kekar masuk sambil membawa Nampan berisi Makan siang Melly. " Apa Nyonya ingin ke toilet?" Tanya pria itu kepada Melly dengan begitu sopan nya. Setelah meletakkan Nampan yang ia bawah di atas Nakas samping tempat tidur.


" Hmm, kamu memanggilku nyonya! Tetapi tuan mu memperlakukan aku layaknya budak." Ucap Melly dengan judesnya. Tetap lelaki itu tidak mengeluarkan sepatah kata pun.


" Makanlah, jika nyonya tidak ingin ke toilet." Ucap Lelaki itu, setelah menunggu Respon, Melly untuk pertanyaan. Ia membuka pergelangan tangan Melly yang terikat.


Begitu ikatan itu terlepas, Melly mencoba menyerang lelaki bertubuh kekar itu, dengan melemparinya gelas berisi air putih. Membuat gelas mendarat dengan mulus di pelipis lelaki itu. Sayangnya sekali , gelas itu tidak cukup untuk membuat lelaki itu pingsan, hanya saja darah segar mengalir dari sana. Membuat usaha Melly terasa sia sia. Lelaki itu segera keluar dan mengunci pintu dari luar, ia memberi waktu satu jam untuk Melly menikmati kebebasannya di dalam kamar seperti yang di perintahkan Dion padanya.


Di dalam sana, Melly mencoba mencari celah untuk keluar, Mulai dari kamar mandi sampai jendela kamar. Sayangnya Dion telah menyiapkan semuanya dengan begitu baik, jendela kamar itu mungkin bisa di buka, tetapi tralis nya begitu rapat apalagi di luar sana hanya terlihat hutan belantara. Dalam hati Melly mengutuk pemilik rumah ini, yang begitu bodoh karena mau mau saja membuat rumah di tengah hutan seperti ini, sungguh orang yang benar benar kurang kerjaan. Melly menghembuskan nafas karena terlalu kesal. Ia menyerah dan memilih melakukan ritualnya di toilet, setelah itu menikmati makanan nya dengan ogah ogahan. Mungkin saat ini, Melly tengah kesal dengan Dion, bukan berarti dia harus menyiksa dirinya dengan tidak makan. Ingat berpikir dan berharap juga butuh tenaga kali.


Tepat satu jam, Lelaki itu kembali masuk dengan membawa segelas berisi air putih di tangan kanannya, sementara sapu dan sorokan di tangan kirinya, Pelipisnya yang terluka, terlihat sudah di obati. Dari sini Melly yakin yang ada di rumah itu bukan hanya mereka bertiga, pasti ada banyak anak buah Dion di luar sana yang menjaganya, agar tidak bisa kabur.


Lelaki itu memberi gelas berisi air putih itu kepada Melly dan membersihkan pecahan gelas ulah sang nyonya.


Begitu Melly selesai makan dan minum, leleki itu kembali mengikat kedua tangan Melly. Setelah itu ia keluar membawa Nampan berisi, piring bekas makan Melly dan kembali mengunci pintu dari luar.


...💋💋💋💋💋...


Malam harinya, begitu pulang kerja, Dion segera menyegarkan tubuhnya dan berganti pakaian, setelah itu ia menyiapkan makanan dan pakaian untuk di antara ke kamar Melly.

__ADS_1


Tanpa banyak bicara, Dion Melepaskan ikatan tangan Melly dan membiarkan wanita itu melakukan apa yang dia inginkan.


" Sebenarnya apa mau kamu? Kenapa kamu memperlakukan aku seperti ini." Tanya Melly begitu dia selesai mandi dan berpakaian. Ia kini tengah duduk sambil menikmati makanannya.


" Aku hanya ingin menghukum mu, karena sudah berani membohongi aku." Ucap Dion.


Melly meneguk air putih, sebelum ia berbicara." Kamu terus saja mengatakan, aku membohongi mu. Kebohongan apa yang aku lakukan, sehingga kamu semarah ini." Melly lelah terus di tuduh mantan suaminya.


" Kamu Yakin tidak pernah membohongi aku." Tanya Dion.


" Iya." Jawab Melly begitu lantang.


" Iya." Melly masih tetap pada pendiriannya.


" Selama kita menikah, kamu terus menggunakan alat kontrasepsi kan?" Tanya Dion, Seketika itu tubuh Melly langsung menegang. Dari mana Dion tahu akan hal ini, sementara dia sudah begitu berhati hati. Yang tahu dia menggunakan alat kontrasepsi itu, cuma dokter dan Luna.


" Apa Luna yang memberitahu Dion? " Melly menggeleng kepalanya mencoba, menepiskan dugaan itu. Karena dia tahu, Luna tak sedekat itu dengan Dion.


" Kamu Jangan sembarangan menuduhku Dion! Dan jangan memutar balikkan keadaan. Kamu yang bersalah kenapa aku yang di hukum." Ucap Melly penuh percaya diri.

__ADS_1


" Masih mau menyangkal, Baiklah." Dion Langsung mengeluarkan ponsel dari saku celana dan menunjukkan rekaman CCTV. Dimana Dion tengah berbicara dengan seorang wanita yang wajahnya terlihat begitu familiar di mata Melly. Dia adalah dokter yang memasang implan untuk Melly.


Di video itu terlihat, wanita itu memanggil manggil nama Melly, tetapi Melly tidak mendengar, Sehingga Dion yang berada tidak jauh dari mereka, menghampiri dokter itu. Ia berpikir mungkin ada sesuatu yang begitu penting yang ingin di sampaikan wanita itu kepada Melly, Sehingga Dion berinisiatif untuk menyampaikan dengan mengaku sebagai teman Melly.


Dokter, itu pun percaya dan mengatakan kepada Dion, untuk mengingatkan Melly melepas Implan yang ia gunakan, karena batas waktunya sudah lebih dari setahun. Di situ lah dia marah dan merasa di tipu mantan istrinya.


.......


.......


.......


.......


...Bersambung....


...Happy Reading.. 💋💋...


...Follow IG Vivia129 ya 🙏...

__ADS_1


__ADS_2