ISTRI KEDUA (Jangan Sakiti Aku Lagi)

ISTRI KEDUA (Jangan Sakiti Aku Lagi)
Hasutan


__ADS_3

Satu hal yang harus Kamu tahu, kebanggaan tertinggi seorang istri adalah saat ia mendapatkan cinta yang tulus dan lebih dari suaminya dan aku tidak mendapatkan hal itu dari kamu, keinginan setiap wanita itu sederhana ingin dicintai, dihargai, dijaga dan disayangi serta di percaya itu aja udah cukup! ini juga alasannya kenapa aku mau sama sahabat kamu karena dia memiliki itu sedangkan kamu tidak! sebelum hubungan ini semakin menyakiti kita berdua, sebaiknya kita akhiri dengan baik baik agar tidak ada penyesalan serta rasa yang lebih menyakitkan dari ini.Tolong hargai keputusan aku, Tut." Luna langsung mengakhiri panggilan itu secara sepihak, tanpa mau mendengar ucapan Reval.


Disisi lain, Reval yang mendengar keinginan sederhana sang istri, begitu menyesali perbuatannya selama ini, dia yang seharusnya menjadi sandaran, justru melukai, wajar saja jika Luna begitu kecewa kepadanya.


Reval meletakkan ponselnya di atas meja, setelah itu menopang kepala menggunakan kedua tangannya dengan meja kerja sebagai alas kedua sikunya.


Andai sejak awal ia menyadari kesalahannya, semua tidak akan sesulit ini, ia tidak akan sulit mendapatkan kepercayaan sang istri, walaupun terkadang, ingin rasanya ia menggunakan cara kasar tetapi ia takut hal itu justru semakin memupuk kebencian Luna pada dirinya.


Tok... tok... tok...


Pintu ruang kerjanya di ketuk. " Masuk." pintah Reval, tak lama pintu ruang itupun terbuka, tampaklah sang sekertaris.


" Maaf pak! istri anda ingin bertemu." Ucap sang sekretaris.


" Istri?" Tanya Reval. Pikirannya terlalu di kuras untuk pekerjaan dan Luna membuat ia lupa jika ia mempunyai istri lain.


" Jangan bilang kamu lupa kalau aku juga masih istri kamu." Sahut Anita yang kini, sudah berada dihadapan Reval.


" Maaf pak." Ucap Sekertaris Reval.


" Kembali ke meja kerja kamu." Sang sekertaris pun langsung keluar dari ruang Reval tanpa di minta dua kali.


" Untuk apa kamu datang menemuiku." Tanya Reval ketika ruangan itu tinggal ia dan Anita.

__ADS_1


" Aku kangen kamu! Aku rasa Anak kita juga merindukan ayahnya." Jawab Anita sambil mengusap perutnya yang kini telah memasuki bulan keenam. " Apa kamu tidak merindukan kita." Dengan tidak tahu malunya, Anita masih sempat menanyakan perasaan Reval saat ini. harusnya ia sadar dengan Reval mengabaikannya beberapa hari ini.


" Jangan bertanya jika kamu sendiri sudah mengetahui jawabannya! Lagian pada Saat kamu melakukannya bersama sahabatku, apa kamu juga merindukan aku." Reval mulai muak dengan sikap Anita.


" Apa maksud kamu berbicara seperti itu kepadaku! Aku istri kamu, tidak sepatutnya kamu bersikap seperti ini kepadaku." Anita sadar, Di hati Reval sudah tidak ada dirinya lagi, tetapi iya tidak ingin kehilangan Reval, apa pun akan dia lakukan, walaupun hanya hina dan cacian yang akan ia dapat dari Reval. Anita tidak masalah dengan hal itu.


Anggaplah, apa yang ia dapat saat ini, karma atas penghianatan yang dia lakukan kepada Reval.


" Lalu aku harus bersikap seperti apa? Setelah aku mengetahui penghianatan mu dan sahabatku? sudah aku katakan, kebaikan ku padamu hanyalah bentuk ucapan terima kasih karena kamu telah menyarankan serta merestui aku untuk menikahi Luna. tidak ada sedikitpun rasa cinta di hatiku untukmu lagi, jadi jangan berharap lebih." Tegas Reval.


" Oh jadi benar, Luna penyebab kamu berubah seperti ini."


" Kalau iya kenapa! nggak suka."


" Kamu pikir aku percaya! Sebaiknya kamu pergi dan jangan pernah datang menemuiku lagi." Usir Reval.


" Kamu pikir dengan mengusir aku! dapat menutup kenyataan yang sebenarnya! tidak, tidak sayang. Kamu pintarkan, pikir pakai otak kamu. bukankah dulu 2 Minggu sebelum Luna dan Zen menikah, Mereka menjalankan medical check up, dan dokter mengatakan ia sehat lalu kenapa ia tidak hamil juga sampai sekarang? Cuma ada dua kemungkinan! dugaan aku yang benar atau selama enam bulan ini kamu tidak pernah menyentuhnya." Anita terus berbicara walaupun dalam keadaan Reval yang menyeretnya keluar, tatapan beberapa karyawan, yang berada di lantai yang sama dengan ruangnya tidak Reval hiraukan.


" Pergi dan jangan menemuiku lagi, begitu anak kamu lahir aku, akan menalak kamu saat itu juga.


Bruuk. Reval menutup pintu ruangannya dengan begitu kasar.


Tubuh Anita langsung melorot kelantai, begitu mengetahui kenyataan Reval akan menceraikannya begitu anaknya lagi.

__ADS_1


.


.


.


.


Bersambung.


Readers,


Vivia, kenapa nggak buat Reval ceraikan Anita?


Vi_via.


Alasan kenapa Reval tidak menceraikan Anita! ya karena dia sedang hamil, terlepas dari itu anak Reval atau tidak. menjatuhkan talak kepada istri yang lagi datang bulan saja tidak di bolehkan apalagi yang lagi hamil. sekali pun ini hanya cerita fiksi, tetapi kita harus mengikuti aturan yang ada di negara kita ini, Oke.


Maaf aku nggak bisa balas komentar kalian satu satu! soalnya aku sibuk, bukan sok sibuk loh, karena pada kenyataannya, pekerjaan yang paling sibuk di dunia adalah emak emak alias ibu rumah tangga. 🤣🤣🤣 Salam sayang buat kalian semuanya, semoga lancar puasa kalian serta sehat selalu.


Jangan lupa like.


dan vote seikhlas kalian. 🙏🙏😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2