ISTRI KEDUA (Jangan Sakiti Aku Lagi)

ISTRI KEDUA (Jangan Sakiti Aku Lagi)
Menemui Luna


__ADS_3

Tetap jam 8 Lewat 15 menit Luna sampai di rumah Sakit, " Ah sial terlambatkan." Umpat Luna sambil memasukkan Jempolnya pada mesin absensi sidik jari itu.


selesai mengisi Absensi nya Luna dengan tergesa gesa, berlari kecil menuju ruangan dimana dia bertugas.


" Seminggu kurang ya Lun." Goda salah satu teman perawat Luna.


" Apa sih Ta."


" Namanya juga pengantin baru, jangankan Seminggu sebulan juga nggak cukup." Gurauan gurauan yang keluar dari mulut rekanya, tidak di hiraukan Luna! Lagian bukan dia saja yang julitin kaya gini, teman temannya yang lain juga.


" Baru datang Lun." Tanya mama Ema, kepala ruangan Ginek.


" Maaf ya Mam, Luna Telat." Ucap Luna. mama Ema Tersenyum hambar, iya tahu apa yang di alami Luna! pelukan hangat cukup untuk mengisyaratkan bahwa dia peduli terhadap Luna.


" Ikhlaskan dia Lun, mama tidak tahu seperti apa pengganti dia, tetapi ini semua sudah takdir hidup kamu." Usapan lembut mama Ema berikan sebelum mengurai pelukannya. " Observasi dulu sama Tika." Luna mengangguk, kemudian ia dan Tika menuju ruang pasien untuk melakukan apa yang di perintahkan mama Ema.


...💋💋💋💋💋💋...


Di kantor Reval terlihat gelisa pikirannya tidak Fokus pada berkas berkas yang ada di hadapannya, selalu bayangan Luna dan pertanyaan pertanyaan akan di mana keberadaan Luna 3 hari kemarin, mengusik pikirannya.


Reval menghubungi putra melalui ponselnya.


" Put, tolong hendel semua pekerjaan aku, aku mau keluar sebentar." Ucap Reval pada putra, Setelah itu iya langsung mematikan sambungan teleponnya, Tanpa mendengar jawaban Putra.

__ADS_1


Reval mengambil Jas yang iya sematkan pada sandaran Kursinya, Setelah mengunakan Jas itu Reval bergegas meninggalkan ruangan kerjanya.


Jalan yang begitu macet membuat Reval semakin Frustasi, iya terus melirik jam yang ada pada pergelangan tangannya, sudah hampir satu jam Reval terjebak dalam situasi ini.


Begitu jalanan mulai lancar Reval langsung menancap gas mobilnya menuju rumah sakit tempat Luna berkerja.


Sampainya di rumah Sakit Reval langsung bergegas ke ruangan di mana dia bertugas, bersyukurnya Reval kemarin sudah kesini untuk mencari Luna sehingga dia tidak perlu bertanya keruang informasi lagi.


" Permisi." Ucap Reval kepada beberapa perawat yang ada di ruangan Ginek itu.


" Iya Ada apa mas." Tanya salah satu perawat sambil melihat jam di pergelangan tangannya." Maaf jam besuk masih setengah jam lagi."


" Saya tidak ingin membesuk pasien, tetapi saya ingin bertemu dengan Luna."


" oh,! tunggu sebentar." Ucap perawatan yang bernama Tika itu. Iya berdiri dari duduknya dan langsung memanggil Luna.


" Ada apa! kenapa mencariku?" Tanya Luna begitu dingin. ketika mereka sampai di hadapan Reval.


" Ada yang mau aku bicarakan sama kamu."


" Kita bicara diluar saja." sahut Luna, iya berjalan keruangan mama Ema.


Tok tok tok.

__ADS_1


" Masuk."


Luna memasukkan kepalanya keruangan itu " Mam, Luna keluar sebentar ya." Izinnya.


" Mau kemana, ini belum jam Istirahat."


" Cuma di depan aja mam, nggak lama." Mama Ema pun mengangguk. Luna kembali menutup pintu ruang itu setelah itu, ia menemui Reval.


" Ada apa?" Tanya Luna lagi.


" Kemana kamu 3 hari ini." Tanya Reval.


" Ceeh, kamu menganggu waktu kerja aku cuma untuk menanyakan sesuatu yang tidak penting seperti ini."


" Apa kamu bilang, tidak penting?"


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.


💋 Tinggalkan jejak ya kalau kalian suka 👍


__ADS_2