ISTRI KEDUA (Jangan Sakiti Aku Lagi)

ISTRI KEDUA (Jangan Sakiti Aku Lagi)
sahabat lama


__ADS_3

Luna menggenggam erat selimut yang menutupi tubuh polosnya, seolah ia sedang menyalurkan rasa sakitnya.


genggamannya tidak cukup untuk menghilangkan rasa sakit yang ia rasakan. Luna mulai menangis dan berteriak sejadi


jadinya. Mungkin dengan begitu rasa sakitnya dapat berkurang.


Setelah puas, Luna meraih Bathrobe menutupi Tubuhnya. berjalan dengan tertatih tati ke kamar mandi, Ia harus Kembali membersihkan dirinya.


Setelah kekejaman yang dia dapat dari suaminya beberapa jam yang lalu kini Luna sudah sampai di rumah sakit sambil menenteng dua paper bag yang berisi seragam kerja dan tiga lembar daster rumahan.


Sebelum ke rumah sakit Luna mampir ke rumah kakaknya Zen mengambil mobil yang ia titipkan.


" Luna." Luna berhenti ketika mendengar seseorang memanggilnya. Ia berbalik menatap kearah orang itu.


" Dina." Ucap Luna ." Kamu Dina kan." Tanya Luna sedikit tak percaya dengan wanita yang menghampirinya.


" Iya! ini aku Nadina Amelia sahabat kamu." Jawabnya sedikit bangga, ia menaik turunkan kedua alis dengan senyum yang mengembang sempurna.


" Kamu kerja disini juga." Tanya Luna lagi, raut wajahnya terlihat tidak percaya dengan kehadiran Sahabatnya itu. Ya Luna , Nurul dan Dina adalah sahabat dari kecil SD, SMP sampai SMA mereka selalu bersama, Mereka mulai berpisah saat Kuliah, itupun Karena Nurul Kuliah di Universitas yang berbeda dengan mereka! Sedangkan Dina dan Luna kuliah di kampus yang sama dengan fakultas dan jurusan yang sama pula. Kebidanan adalah jurusan yang di ambil kedua sahabat itu, begitu selesai Kuliah, Dina berkerja sebagai Asisten dokter kandungan yang membuka Klinik persalinan di kampung mereka sedangkan Luna langsung ikut tes pegawai dan berakhir di rumah sakit ini.


" Iya dong! aku coba coba nasib aja dengan ikut tes seperti kamu! Eh ternyata aku lulus dan di tempat di rumah sakit ini, aku nggak nyangka kamu juga kerja disini."


" Aku juga senang bisa ketemu kamu lagi." Luna memeluk erat tubuh Sahabatnya.

__ADS_1


" Aku juga." Ucap Dina Setelah mengurai pelukannya dengan Luna. " Kamu di ruangan apa Luna."


" Ginek! Kamu."


" Kebidanan! Sip malam juga?" Luna mengangguk.


" Tapi Din, kamu tinggal dimana?"


" Di mes rumah Sakit lah! biar hemat."


" Sama siapa? bukannya satu mes untuk dua orang ya." Kedua berjalan beriringan menuju ruang Masing masing kebetulan ruang Kebidanan dan Ginek berdampingan.


" Sendiri."


" Boleh dong."


" Ya udah nanti pulang aku ke mes kamu ya."


" Oke." Keduanya pun berpisah dan masuk keruangan masing masing.


...πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹...


Reval memutuskan untuk kembali ke perusahaan Setelah meninggalkan Luna. banyak pekerjaan yang menumpuk, yang ia tinggalkan untuk bertemu dengan Luna Tetapi apa yang di dapat Luna mengatainya dan membuat Ia merah.

__ADS_1


" Tumben balik lagi bro." Tanya Indra yang baru saja masuk ke dalam ruangannya.


" Pusing gue." Jawab Reva.


" Pusing kenapa? orang punya istri aja lebih dari satu, kalau istri tua merajuk yah kemar istri mudalah! kenapa harus pusing sih bro tinggal nikmati aja."


" Kalau ngomong sih enak! coba loh di posisi gue." Usul Reval tetapi segera di tolak putra.


" Sorry bro, Terima kasih! buat kamu aja. Nurul udah lebih dari cukup buat aku." Indra mengangkat kedua tangannya menggantung di udara! seolah sedang menolak. " Aku permisi, kerjaan ku lagi banyak. Indra Pergi meninggalkan Reval yang mengerang Frustasi di ruangannya


.......


.......


.......


.......


...Bersambung....


...Happy reading.. πŸ’‹πŸ’‹...


...πŸ’‹Tinggalkan jejak ya kalau kalian suka πŸ‘...

__ADS_1


__ADS_2