Istri Pelampiasan Hasrat Tuan Muda

Istri Pelampiasan Hasrat Tuan Muda
Episode 106 : Berani sekali mengatakan rindu?


__ADS_3

Episode 106 : Berani sekali mengatakan rindu?


.


.


.


Rindu, sebuah perkataan yang memiliki makna yang sangat dalam, tetapi ketika kata itu diucapkan oleh seseorang yang pernah berkhianat, perkataan rindu menjadi menjijikkan dan memuakkan.


Aluna sudah bosan dengan situasi ini, dimana Deffan masih sangat berani muncul di hadapannya dan bahkan mengatakan rindu kepadanya.


"Rindu? kau bilang rindu kepada ku? apakah kau bercanda Deffan?!"


"Berani sekali kau mengatakan rindu kepadaku saat kau dengan sadar tidur dengan wanita lain saat masih berhubungan dengan ku?"


"Kau merasa bersalah tetapi masih berusaha menemui ku, apakah kau sudah gila?"


"Ibumu mengatakan perselingkuhan mu hanyalah perselingkuhan kecil, dan kau diam saja tidak melakukan apapun saat Ibumu menindas ku, kau malah bersenang-senang dengan wanita itu dan sekarang kau dengan berani mengatakan rindu?"


"Deffan! kau adalah lelaki yang paling buruk yang pernah aku temui, jika aku memiliki pilihan aku bahkan tidak ingin mengenal mu!"


"Tolong pergilah lah dari hadapan ku, suamiku ini memiliki tempramen yang sangat mengerikan, jika kau masih berada di sini mungkin tangan mu akan patah!"


Aluna berbicara dengan nada yang sinis dan tegas, dia menatap Deffan dengan matanya yang bulat namun ekspresi wajahnya benar-benar marah.


"Aluna? apa maksudmu? menikah? Suami? jadi maksud mu kau sudah menikah? hanya dalam satu bulan pertunangan kita, kau sudah menikah? Aluna? apakah kau bisa melakukan itu padaku? apakah kau tidak mempertahankan hubungan kita? sudah lama kita berpacaran dan kau menikah begitu saja?"


Deffan membalas Aluna, dan hanya memusatkan kesalahan pada Aluna.


"Heh!"


"Aku akhirnya sadar betapa bodohnya aku, kau memanipulasi ku selama ini, apakah kau tidak sadar apa yang sedang kau bicarakan Deffan?"


"Aku menikah setelah mengakhiri hubungan dengan mu, sedangkan kau tidur dengan wanita lain saat masih berhubungan dengan ku! lelaki murahan seperti mu mengapa masih memiliki kepercayaan diri memanipulasi ku?"


"Apakah kau sudah gila?!"


Aluna marah besar sekarang, dia merasa Deffan benar-benar lelaki brengsek dan dia telah menghabiskan waktu dengan lelaki brengsek seperti Deffan.


Deffan bukannya meminta maaf dengan tulus saat mereka bertemu tetapi malah memusatkan kesalahan pada Aluna.


"Aluna!? kenapa kau berubah dengan sabar cepat ..."


Deffan hendak mendekat lebih lagi walau tangannya sudah di cengkeraman oleh Edgar.


"HAH! INI MEMBUAT GILA! LELAKI CECUNGUK INI BENAR-BENAR MAU MATI RUPANYA!"


Edgar sudah kehabisan kesabarannya, dia segera menghempaskan tangan Deffan dan membuka masker nya.


Saat itu Edgar sudah berdiri dan akan menghajar Deffan sampai tubuhnya remuk dan wajahnya bonyok.


🦋

__ADS_1


🦋


"Srak!"


Saat masker itu di buka, Mata Deffan melebar, bagaimana tidak, lelaki yang mengaku jadi suami Aluna ternyata adalah mantan atasannya.


Ialah CEO perusahaan Brown, Edgar Brown.


"Pa ... Pak Edgar?"


Seru Deffan dengan mata melebar dan tangan yang langsung gemetaran.


Deffan melihat ke arah Aluna, dan saat mata mereka berteriak, Aluna langsung membuang muka dan ekspresi marahnya masih terlihat dengan sangat jelas.


"Heh, pantas saja aku di pecat, ternyata kau menggoda pemilik perusahaan Aluna, kau benar-benar hebat ya, pantas saja aku tidak bisa menemukan mu dimanapun,"


Deffan menunduk, dia menangis dan mencengkeram tangannya, sekarang dia tidak berfokus kepada kesalahan nya tetapi tetap kepada Aluna yang menikah dalam waktu singkat.


Seolah berencana menghancurkan nya sampai ke dasar.


"Kau memang menyedihkan! aku bahkan tidak mengenal mu walau kau dulunya karyawan ku, pastinya assiten ku lah yang memecat mu, dan dia melakukan pekerjaan yang sangat bagus!"


"Sekarang kau sudah tahu siapa aku, apa yang bisa ku lakukan kepadamu, kepada keluarga mu dan kepada ibumu yang jahat itu, jika kau tidak pergi dari sini dalam waktu tiga detik, seluruh keluarga mu akan menderita sampai mati oleh ku!"


"Dan ucapan ku tidak akan pernah aku tarik, kau datang ke sini dan hendak menghancurkan nafsu makan istriku yang ingin makan makanan kesukaan nya! tidak akan aku biarkan!"


"Alasan kenapa aku tidak menghabisi mu sekarang hanya karena istriku belum makan apapun, dia bahkan sampai bermimpi memakan ayam goreng nya, jika kau sudah mengerti cepat pergi!"


Edgar memberikan ancaman paling mengerikan dan mematikan.


Deffan terdiam, dia benar-benar tidak berdaya, matanya masih mencoba menatap ke arah Aluna, tetapi saat itu terjadi Edgar melangkah dan memasang badan agar dia tidak bisa melihat Aluna lagi.


"Aku bersumpah jika kau berani menatap istriku lagi, aku akan mencongkel mata mu dan membunuh mu di sini sekarang juga! aku bukan orang yang sabar sialan!" geram Edgar membuat Deffan terdiam.


Dia menjadi marah dan kecewa kepada Aluna, bagaimana Aluna berubah dengan sangat cepat.


Padahal Deffan masih memiliki harapan besar dia bisa kembali bersama Aluna, tetapi siapa yang menduga Aluna sudah menikah hanya dalam waktu singkat.


🦋


🦋


🦋


Saat itu Deffan memutuskan untuk pergi begitu saja, dia tidak bisa mengambil resiko berhadapan dengan seorang Edgar Brown yang sangat berkuasa.


Bisa-bisa kelurga nya akan dalam bahaya.


Saat Deffan pergi ...


"Makanan sudah ready, silahkan dinikmati," Pelayan restoran sudah membawa makanan ke atas meja.


Porsinya sangat besar, Aluna yang tadi melihat ke arah berlawanan mengusap air matanya.

__ADS_1


Mau bagaimana pun dia baru saja bertemu dengan mantan kekasih yang pernah mengisi hatinya, tentu saja Aluna bersedih karena Deffan sama sekali tidak menunjukkan rasa bersalah sama sekali.


"Sayang, cepatlah makan! aku bersabar hanya karena ingin kau makan makanan kesukaan mu, jika bukan karena mu, aku mungkin akan menghabisinya disini sekarang juga!" geram Edgar dimana tangannya yang di perban itu sebenarnya sudah terasa perih karena mencengkeram pergelangan tangan Deffan tadi dengan sangat kencang.


Mood Edgar menjadi tidak bagus karena keberadaan Deffan tadi, dia melipat tangannya dan dia menatap lurus tanpa melihat ke arah Aluna.


"Hmmm, aku memang sudah sangat lapar, apakah kau tidak makan?" Aluna menghela nafasnya dalam mencoba melupakan kejadian barusan.


Jika berada di sisi Edgar entah mengapa Aluna merasa aman, mungkin karena di tempat ini tidak ada yang lebih hebat dari suaminya.


"Tidak ingin! aku mau makan di rumah saja, tangan ku juga mungkin sudah tidak bisa mengangkat sendok!" gerutu Edgar benar-benar ngambek.


Dia tidak suka tadi melihat Aluna membalas Deffan, Walau Aluna memang kasar tetapi percakapan tadi menunjukkan seberapa dekat Aluna dan Deffan dulunya.


'Aku akan menghabisi lelaki tadi setelah pulang dari sini? berani sekali dia sok dekat dengan istriku?!'


'Awas saja! awas saja! akan ku habisi!'


Saat Aluna makan, hawa kemarahan mengepul dari dalam diri Edgar, dia menjadi sangat marah semakin dia mengingat Deffan yang tadi.


Aluna sampai merasa gugup duduk di sisinya sambil makan.


.


.


.


Di saat yang bersamaan,


"Freya, bagaimana dengan orang-orang itu? apakah sudah kau dapat orang yang bisa melakukan rencana ku?"


Marin menagih persetujuan Freya beberapa saat lalu, dimana Marin yang ingin mencarikan orang yang bisa membuat Aluna celaka dan malu seumur hidup.


Rencananya adalah Aluna diculik, lalu di bawah ke tempat rahasia dan disana Aluna akan di gagahi beberapa lelaki dan video, agar Aluna malu seumur hidup dan menderita.


Marin akan membuat Aluna membayar apa yang sudah dilakukan oleh Aluna padanya.


"Su ... sudah Bu Marin, kapan Rencana nya dilakukan? mereka hanya tinggal menunggu aba-aba," balas Freya sebenarnya masih takut.


Tetapi apa boleh buat, demi menikah dengan Deffan dia akan melakukan apa saja.


"HA HA! BAGUS, AKU AKAN MEMBUAT GADIS MISKIN ITU MALU DAN MENDERITA!" geram Marin tersenyum lepas lalu sudah bisa membayangkan bagaimana Aluna akan menangis dan menderita.


.


.


.


Author : Si Marin pendendam ya, wkwkwk nanti saat dia tahu Aluna sudah jadi istri Edgar Brown pasti menyesal seumur hidup.


Ditunggu ya selanjutnya.

__ADS_1


Jangan lupa follow ig author : @Anak_Kost_Joy


Jangan lupa di like dan komen juga yaa, thankyou ❤️


__ADS_2