
Episode 84 : Harus di dp dengan ciuman!
.
.
.
"Mungkin, hukuman mu akan dilanjutkan! HA HA HA!" Tiba-tiba saja Edgar menarik tangan Aluna lagi dan membuat Aluna syok sekali lagi.
"Tuan, ma ... maksud ku Edgar, tolong jangan ..."
Aluna hendak melarikan diri, sekarang ini kakinya saja sudah terasa sangat sakit dan dia pasti akan sulit berjalan.
Jika Edgar menghabisinya lagi maka dia akan benar-benar pasti tidak akan bisa berjalan.
Mata Edgar menjadi tajam saat itu, namun kemudian ia tersenyum sangat nakal.
"Sayang, semakin kau menolak aku akan semakin menginginkan mu, tolak saja aku terus maka aku akan menghabisi mu lebih lama!" bisik Edgar sudah mencengkeram kedua tangan istrinya dan menariknya ke atas kepala Aluna.
Agar ia bisa dengan bebas meninggalkan banyak bekas di tubuh Aluna.
Sebenarnya sudah banyak sekali bekas kepemilikan disana, akan tetapi nampaknya Edgar sama sekali tidak puas jika melakukan itu dengan Aluna... Edgar selalu ingin lagi dan lagi.
Matahari pagi yang menyelinap dari jendela kaca membuat tubuh Aluna terlihat dengan sangat jelas dari balik kemeja putih itu.
"Aku sudah memikirkan ini sejak pertama kali menyentuh mu, aku rasa kau benar-benar sesuai dengan seleraku, dan kau selalu saja memberikan aku kepuasan yang belum pernah aku rasakan ..."
__ADS_1
"Sayang, kau membuat ku gila dengan semua yang ada pada dirimu ..." bisik Edgar menyeringai tajam.
Wajahnya yang sangat tampan itu terpampang dengan nyata, mata biru yang tajam, dan tubuh atletis yang indah.
Benar-benar enak di pandang mata.
Aluna mengedipkan matanya berkali-kali, karena sebagai manusia biasa tentulah ia juga akan terkena akan sebuah keindahan.
Apalagi di atas tubuhnya sekarang ada seorang lelaki paling tampan di negeri ini, ialah Edgar Brown.
'Tampan sekali lelaki ini, astaga ... apa yang aku pikirkan, apakah aku sudah gila?'
'Aluna! jika tidak ingin encok dan tak bisa berjalan cepat lah hentikan dia!'
Aluna berteriak di dalam dirinya sendiri, dia merasa jika ketampanan lelaki yang ada di hadapan nya ini menghipnotis nya untuk sementara waktu.
"Edgar ... kakiku sakit, sungguh ... jika kau melakukan itu lagi maka mungkin aku tidak akan bisa berdiri lagi,"
"Deg ... Deg ... Deg!"
Jantung Edgar berdegup semakin kencang karena baru saja Aluna bersikap sangat menggemaskan.
"Kau ingin aku menghentikan ini tapi kau menggodaku, kau memang wanita paling aneh di dunia!"
"Aku ingin lagi tapi hari ini ada banyak hal yang harus kita lakukan, jadi kita lanjutkan nanti malam saja, tapi sebagai DP nya kau harus mencium ku dulu!"
Seru Edgar tersenyum puas dan ekspresi nya sungguh terlihat sangat jahil.
__ADS_1
"DP? kenapa pakai DP segala?" tanya Aluna sangat bingung dengan sikap Edgar Brown ini.
"Kau mau aku melanjutkan ini atau mencium ku?! pilih salah satu!" ketus Edgar benar-benar serius, dia masih berada di atas tubuh Aluna dan sekarang memang sedang mengerjai istrinya yang sedang panik itu.
"Cium! aku akan mencium mu." Aluna benar-benar tidak memiliki pilihan lain, dia harus mencium Edgar jika tidak dia akan sakit encok.
"Hehe, kalau begitu lakukan lah ..." balas Edgar menyeringai nakal dan menunggu ciuman dari istrinya.
'Lelaki ini benar-benar aneh dan menyebalkan, meminta ciuman dengan dalih dp, memangnya ini mau kredit barang apa? tapi ya sudah lah dari pada aku dihabisi!'
Gerutu Aluna langsung mencium Edgar dengan sangat cepat.
"Cup!"
Aluna mencium Edgar di pipinya lalu segera memejamkan matanya karena malu.
"Sudah," seru Aluna dengan rasa malu yang teramat sangat, entah mengapa mencium suaminya lebih dulu memberikan sensasi aneh, seperti ciuman pertama yang mendebarkan.
.
.
.
.
Author : Yuk guys jangan lupa dukung author dengan cara like dan komen ya.
__ADS_1
Jangan lupa follow Instagram author juga di :
@Anak_Kost_Joy