Istri Pelampiasan Hasrat Tuan Muda

Istri Pelampiasan Hasrat Tuan Muda
Episode 149 : Yang sebenarnya terjadi di masa lalu bagian 3.


__ADS_3

Episode 149 : Yang sebenarnya terjadi di masa lalu bagian 3.


.


.


"Kasihan sekali lelaki tua itu, di malam natal tetap bekerja ..." benak Aluna merasa lelaki tua seperti tadi harusnya beristirahat saja di rumah.


Apalagi ini adalah hari natal.


"Hmmm ..."


Setelah beberapa saat, Aluna sudah lelah berdiri, dia melihat di dekat sana ada kursi panjang seperti yang sering ada di taman-taman.


Dia duduk sebentar disana, setelah itu akan kembali ke rumah sakit lagi, dia merasa sudah cukup puas melihat pemandangan kota ini.


"Ah ... ternyata lelah juga berjalan sejak tadi ..." seru Aluna kemudian meminum jus yang ia beli dari lelaki tua itu.


"Glup ... Glup ... Glup!"


Minuman itu langsung masuk ke dalam tubuh Aluna.


Dan hanya dalam waktu beberapa menit, dia merasakan tubuhnya panas sekali dan kepalanya pusing bukan main.


"Ahk ..."


Dadanya menjadi sedikit sesak lalu ia melihat jus yang ia minum sampai akhirnya semuanya menjadi gelap.


Aluna pingsan di tempat itu, dan karena memang sudah direncanakan sejak awal, dua orang lelaki langsung datang ke tempat Aluna dan mengangkut nya begitu saja.


"Hurry ... hurry ... hurry!"


Seru mereka membawa Aluna dengan cepat ke dalam mobil dan langsung menyetir menuju pusat kota, dimana disana banyak sekali klub terkenal di dunia yang sering dikunjungi artis-artis Hollywood.


"We bring you the cutest chick, you better pay this one for thousand of bucks,"

__ADS_1


"Kami membawa mangsa yang sangat cantik, kau sebaiknya membayar dengan jumlah ribuan dollar ..." seru kedua penjahat itu langsung meninggalkan Aluna bersama seorang wanita seksi disana.


Kelihatan sekali mereka sudah sering bertransaksi, jadi kedua lelaki itu langsung pergi saja menunggu bayaran dari orang tadi.


"Oh yeah, she really is pretty! this one will bring me a lot of money, just need a little red lipstick tho, than booom! she Will get the attention quickly!"


"Oh yeah, dia memang sangat cantik, yang satu ini akan memberikan aku banyak uang, hanya butuh sedikit lipstik merah, lalu dia akan mendapatkan perhatian dengan cepat ..."


Wanita itu membawa Aluna ke dalam bar Nomor satu di kota ini, dia mendandani Aluna yang sejak tadi sudah sadar tadi terlihat seperti bukan dirinya sendiri.


"Ah ... panas ..." keluhan nya dengan gerakan yang sensual.


Wajahnya benar-benar merah dan cantik sekali.


Apalagi ketika wanita tadi membuat Aluna mengenakan pakaian yang sangat seksi, untung saja Aluna tidak membawa barang apapun ketika keluar dari rumah sakit.


.


.


"Edgar, ayo lah ke sana, sekali-kali saja, di sana akan sangat menyenangkan kau tahu ..."


"Bermainlah dengan gadis-gadis sekali-kali ..."


Seru Elga kepada Edgar yang kelihatan masih sibuk saja padahal selayang sedang malam natal.


"Hmmm ..."


"Benar juga, aku sudah cukup bosan dengan rutinitas di tempat ini, apakah disana ada gadis yang cantik?" tanya Edgar lagi berdiri dari kursi kebesarannya.


Saat itu Elga yang memang memiliki rencana licik dan buruk menyeringai, dan langsung merangkul kakak angkat nya ini..


"Tentu saja ... dia sangat cantik, aku sudah siapkan untuk mu," seru Elga yang dimana mereka langsung meluncur ke bar yang sangat terkenal.


Saat itu Elga memang sudah mempersiapkan Fiona sebagai alat untuk menghancurkan Edgar dan keluarga nya.

__ADS_1


"Tring ... Tring!"


Fiona sudah menghubungi Elga sejak tadi, jika dia tidak bisa datang ke bar malam ini karena dia ada urusan yang sangat penting.


Saat itu, Nenek Fiona dilarikan ke rumah sakit, jadi dia harus berada di rumah sakit sekarang.


Namun Elga sama sekali belum membaca pesan itu karena ponselnya dalam mode silent dan ada di tas kerja nya di belakang jok mobil.


.


.


Di bar,


"Ah ... kenapa kepala ku pusing sekali, ada di mana aku ..." keluh Aluna sudah berada di sebuah tempat yang remang-remang.


Namun terdengar musik yang menggelegar, tetapi bukannya membuatnya pusing tetapi dia malah menyukai nya.


Mungkin karena dalam pengaruh obat yang tadi ada di dalam tubuhnya.


Saat itu Aluna menari-nari dengan sangat santai, perhatian tertuju kepadanya, gadis-gadis yang ada di sana menjadi iri pada Aluna.


"Who's that wh0re, so sensual that i wanna grab her hair so bad!"


"Siapa jalan9 itu, sangat sensual sampai membuat ku ingin menjambak rambut nya!"


Mereka semua membisik-bisik, bagaimana Aluna menari disana dan membuat hampir seluruh laki-laki disana tertarik padanya.


Sampai ketika ..."


Edgar sudah sampai di dalam bar, saat ia masuk ada satu orang gadis yang langsung menarik perhatian nya.


"Ah itu Fiona, pintar juga dia langsung menari disana ..."


"Tapi, kenapa aku merasa wajah nya jadi sedikit berbeda ya?"

__ADS_1


Benak Elga tak menyadari jika gadis yang menari-nari itu bukanlah Fiona melainkan Aluna.


__ADS_2