
Episode 91 : Tanggung jawab padaku!
.
.
.
Ciuman ini benar-benar sangat kuat dan hebat, Edgar semakin menemukan istrinya benar-benar membuatnya bergairah.
Dan hanya istrinya yang mampu membuat nya seperti ini.
"Uhmmm ..."
"Tu ... tunggu, ini di mall, jangan dilanjutkan lagi," Aluna mengeluh sembari memejamkan matanya dengan kuat, dia tidak menyangka jika suaminya memiliki gairah yang terlalu besar seperti ini.
"Hah!" Edgar memeluk istrinya lagi dan dia memejamkan matanya sejenak.
Dia menghimpit tubuh Aluna dengan tubuhnya karena gairahnya yang memuncak itu.
"Apa yang kau lakukan padaku Aluna? kenapa kau membuat ku seperti ini? kau harus bertanggung jawab padaku, jika tidak aku tidak akan bisa pergi kemana-mana," bisik Edgar dengan suara yang menekan dan nafas yang panas.
Karena perasaan yang memuncak itu, Edgar bahkan menggigit tengkuk Aluna dan lehernya dengan pelan sampai Aluna merasa sangat syok sekali.
__ADS_1
"Kenapa jadi aku yang bertanggung jawab? memangnya apa salah ku? lalu kenapa kau tidak bisa pergi kemana-mana?" tanya Aluna kebingungan sekali.
Dia memberanikan diri bertanya karena ini demi keselamatan nya sendiri, Aluna tidak akan mau melakukan nya di sini..
"Hah!" Nafas Edgar menjadi sangat panas.
Sebenarnya hal ini sangat memalukan bagi Edgar, tetapi dia memang tidak akan bisa kemanapun jika miliknya masih mengembang dibawah sana. ðŸ¤
Tangan Edgar segera meraih kedua bahu istrinya, dia melonggarkan sedikit pelukannya dan salah satu tangannya meraih tangan istrinya yang sedang kebingungan ke arah bawah sana.
"Ini, kau melakukan ini kepadaku! ini semua karena mu! kau harus bertanggung jawab!" seru Edgar terlihat sangat malu namun masih sok arogan dan menuntut.
Aluna yang mendengar itu tentu saja syok, dia belum pernah mengalami hal ini selama hidupnya, dia merasa waktu telah berhenti dan dia terlempar ke jurang yang begitu dalam.
"Jika ada goa disini aku sudah akan lari kesana dan bersembunyi." seru Aluna menekan, wajahnya merah sekali dan dia tidak berani melihat ke arah bawah yang ditunjuk oleh suaminya.
Dalam tahap ini, Aluna sudah tidak bisa menahan dirinya lagi untuk membentak Edgar Brown, karena menurut Aluna suaminya ini terlalu mesum.
Edgar yang tadi malu malah semakin senang jika melihat istrinya panik dan malu seperti ini, Edgar lalu menundukkan tubuhnya agar bisa membisik ke telinga istrinya.
"Siapa bilang akan melakukan nya disini, aku hanya ingin meminta mu bertanggung jawab, sayang ... kau memang masih sangat polos dalam hal ini,"
"Untuk memuaskan pria bisa dengan berbagai cara, salah satu adalah dengan tangan mu ..." bisik Edgar sembari mengecup tangan istrinya sembari menatap nya dengan tajam.
__ADS_1
Aluna yang mendengar itu terdiam dan dia tidak menyangka jika barusan dia mendengar ucapan itu.
Beberapa bagian otak Aluna seperti tidak bisa menerima ucapan super super nakal suaminya ini.
"Mesum! mesum! mesum!"
"Kalau aku tidak mau bagaimana?" seru Aluna sudah melihat pakaiannya dan ingin dengan cepat memakaikan nya saat Edgar sibuk berbincang dengannya.
"Aku mesum hanya padamu saja, tidak salah mesum pada istri sendiri, lagian jika kau tidak melakukan ini maka gantian, aku yang akan melakukan itu padamu ..."
"Kau yang pilih, kau menenangkan aku sampai kita pulang ke rumah, atau aku yang akan menghabisi mu, jika aku yang menghabisi mu maka akan aku lakukan sepanjang hari disini, aku sama sekali tidak peduli!" seru Edgar benar-benar arogan dan membuat Aluna tidak memiliki pilihan lain.
Hal itu membuat Aluna hampir saja berteriak tetapi masih ia tahan.
.
.
.
Author : Hayo, mereka mau ngapain? wkwkwk maaf ya jika adegan di novel ku tidak pernah jelas wkwkwk hanya bisa ditulis seperti ini saja. 🥺
Terus dukung aku ya guys.
__ADS_1
Lope you sekebon jeruk.