Istri Pelampiasan Hasrat Tuan Muda

Istri Pelampiasan Hasrat Tuan Muda
Episode 159 : Sudah terlambat sayang!


__ADS_3

Episode 159 : Sudah terlambat sayang!


.


.


"Kau tidak tahu betapa aku sangat gila karena merindukan mu ..." suaranya rendah dan sangat dalam.


Menggetarkan hati dan membuat Aluna merona.


Edgar mengecup bibir istrinya lembut sekali, dia melakukan nya terlalu lembut seolah-olah ingin menikmati ini selamanya.


Setelah beberapa saat, Edgar melonggarkan ciumannya sebentar dan kembali menatap istrinya.


Saat itulah Aluna membalas ucapan suaminya, sejak tadi dia tidak bisa membalas karena bibirnya tengah dihabisi oleh suaminya sendiri.


"Tapi, kau tidak pernah menelepon ku, sampai sampai harus aku yang datang ke sini? apakah kau benar-benar masih menyukai aku?"


Aluna bertanya dengan ekspresi wajah yang nampak sangat menggemaskan.


Kehamilan pertama nya ini membuat nya sangat manja dan ingin selalu berada di sisi suaminya.


Jika Aluna tidak berada di sisi suaminya, maka dia akan merasa ditinggalkan dan kesepian.


"DEG ... DEG ... DEG!"


Edgar sampai harus memejamkan matanya sejenak.


"Sayang, kau benar-benar sangat nakal, aku akan mengubah makan siang ku, aku akan memakan mu sebagai gantinya!"

__ADS_1


"Mengenai pertanyaan mu mengapa aku tidak menghubungi mu, itu karena aku sangat menginginkan mu, aku tahu jika mendengar suara mu sudah mampu membuat ku meninggalkan pekerjaan ku ini,"


"Jangan pertanyakan sebesar apa perasaan ku pada mu! karena kau pasti akan bisa menghancurkan ku jika kau mau, seperti itulah aku membutuhkan dan mencintai mu!"


Bisik Edgar lagi menarik pinggang istrinya, dan salah tangannya segera ke mendarat di buah dada istrinya.


"Ah ... aku merindukan mereka, aku selalu ingin bermain dengan mereka tapi aku benar-benar memiliki gairah yang sangat besar! jika aku memulai maka aku tidak akan bisa berhenti!" bisik Edgar dengan salah satu tangannya yang ada di pinggang mulai menyibak rambut istrinya ke samping dan kemudian dia bisa mengecup tengkuk istrinya dengan sangat lembut.


"Ah!"


Aluna yang mendengar semua jawaban suaminya tanpa sadar tersenyum sangat lembut.


Yang ia butuhkan memang hanya keberadaan suaminya saja, Aluna ingin selalu mendengar jika Edgar akan tetap mencintai nya, agar Aluna tidak akan merasakan kesepian atau ditinggalkan lagi.


"Sayang! kau semakin nakal, kau bahkan berani menikmati ini, apakah kau sudah jatuh cinta setengah mati padaku?"


"Benarkah begitu?"


Bisik Edgar sekarang wajahnya sudah dia benamkan di dada istrinya itu, dia tersenyum sangat nakal dan mode buas nya sudah kembali aktif.


*Blush*


Mendengar itu Aluna baru saja sadar apa yang baru saja ia lakukan, apalagi saat melihat tangannya berada di rambut suaminya mengusap-usap rambut itu seolah mendukung apa yang sedang dilakukan oleh Edgar sekarang ini.


"A ... apa yang sudah ku lakukan?"


"Aku tidak nakal, sungguh! aku hanya senang dengan jawaban mu barusan!"


Aluna tetap akan malu melakukan hal seperti ini, dia hendak turun dari pengakuan suaminya dan menjauh.

__ADS_1


Jantung nya berdegup begitu kencang.


Namun saat ia mencoba mendorong suaminya, saat itulah Aluna bisa melihat dengan benar senyuman super nakal itu.


Senyuman nakal yang selalu ia lihat ketika ia berada di atas ranjang bersama suaminya, senyuman nakal dan tatapan tajam yang membuat Aluna mematung.


Saat itulah ia sadar jika sudah terlambat untuk melarikan diri.


"Suami, ini di kantor mu, tidak baik melakukan nya disini!"


Aluna belum menyerah, walau tadi dia telah kehilangan kendali dirinya, tetapi dia akan menyadarkan suaminya jika sekarang ini di perusahaan, jadi tidak baik melakukan nya disini.


"Grep!"


Dengan tangan kokoh Edgar mengangkat tubuh istrinya dan mendudukkannya di atas meja.


"Kau tahu ini sudah terlambat kan sayang? kau menggoda ku, membangunkan sesuatu dalam diriku, dan kau berharap aku melepaskan mu?"


"Tidak sayang, kau harus bertanggung jawab!"


Bisik Edgar melonggarkan dasinya sembari menyeringai tajam.


Dia kemudian mengambil remot di laci meja nya dan memencet tombol, dimana pintu langsung tertutup, dan kaca perusahaan nya menggelap dan tidak akan ada yang bisa melihat mereka dari luar.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2