Istri Pelampiasan Hasrat Tuan Muda

Istri Pelampiasan Hasrat Tuan Muda
Episode 88 : Kau ingin dicium?


__ADS_3

Episode 88 : Kau ingin dicium?


.


.


Di mansion Edgar Brown,


Setelah semua orang itu pergi dari mansion Edgar Brown, dia menatap istrinya sudah terlihat pucat dan terdiam menunduk.


Tangannya mengepal satu sama lain menunjukkan jika dia sangatlah gugup.


"Sayang ..." Edgar memanggil istrinya itu yang sepertinya sedang membayangkan sesuatu.


"Aluna!" seru Edgar lagi kali ini dengan nada suara yang sedikit meninggi, hal itu membuat Aluna terperanjat dan segera menatap ke arah suaminya.


"Y .. Ya? apa yang bisa saya bantu Tuan? mmm ... maksud saya Edgar," seru Aluna terlihat sangat waspada dan dia kelihatan menjaga sikap ketika berada di dekat suaminya.


Aluna sudah cukup tahu seberapa kejam dan mengerikan Edgar ini, akan sangat berbahaya jika Aluna mencari masalah dengannya.


'Mungkin aku juga akan dimasukkan ke penjara atau di bunuh di pulau terpencil jika mencari masalah dengannya, huhu ... aku harus menjaga sikap, aku tidak boleh mati karena aku masih harus menjaga Ayah!'


Aluna sudah di tahap khawatir dengan keselamatan hidupnya ketika bersama dengan Edgar Brown.


"Apakah kau takut padaku?" Edgar masih memeluk Aluna di dalam dekapannya, dia memastikan Aluna tidak akan bisa kabur darinya.

__ADS_1


"Ta ... takut?" Aluna menjawab dengan mata melebar dan berkedip-kedip, dia tegang sekali sekarang.


Melihat ekspresi itu Edgar malah tersenyum, dia menatap Aluna dengan lekat lalu membisik.


"Tidak apa jika kau takut, kau memang harus takut padaku agar sekali lagi jika ada orang yang mengganggu mu dan kau mengalah kau akan mengingat aku, kau harus mengalahkan semua yang ingin menindas mu, jika tidak aku akan menghabisi mereka dan juga dirimu ..."


"Tetapi kalau kau tentu saja di atas ranjang, jika kau memang sangat suka berkeringat bersama dengan ku sepanjang malam maka kau boleh mencari masalah dan ditindas oleh orang lain, mengerti sayang?" bisik Edgar sudah terlihat seperti singa yang akan memakan kelinci lemah.


"Glek!"


Aluna menelan salivanya gugup, lalu ia menganggukkan kepalanya tanda ia setuju dengan ucapan suaminya.


"Aku akan mengalahkan semua orang yang ingin menindas aku," balas Aluna terlihat sangat imut di mata Edgar.


"Bagus ... kalau begitu ayo ikut aku, kita berbelanja ke mall." seru Edgar sudah bangkit dan mengulurkan tangannya agar di raih oleh Aluna.


"Srek!"


Aluna menggenggam tangan itu, dimana tangan Edgar sangat besar jika di bandingkan tangannya, ketika mereka saling berpegangan tangan, tangan Aluna akan tenggelam di dalam tangan suaminya.


"Di mall mau beli apa? kenapa aku harus beli baju lagi? kan di ruangan pakaian banyak baju yang bisa aku kenakan? kenapa tidak bisa pakai itu lagi?"


Aluna bertanya sekaligus banyak pertanyaan saat mereka berjalan menuju lobby mansion.


"Buk!"

__ADS_1


Aluna sampai tidak sengaja menabrak Edgar karena Edgar tiba-tiba saja berhenti.


"Srak!"


Edgar membalikkan badannya dan melihat ke arah Aluna yang terlihat sangat menggemaskan, Aluna terlihat sangat kecil dan ketika Aluna mendongakkan wajahnya untuk bisa melihat Edgar, mata bulatnya seperti kucing yang sedang meminta makan, matanya bulat dan sangat jernih.


"Kau cerewet sekali? apakah kau meminta ciuman dariku? jangan banyak tanya lagi, jika kau bertanya lagi maka aku akan mencium mu, satu pertanyaan sama dengan ciuman dengan durasi satu jam!" seru Edgar mengalihkan pandangannya lagi.


Sungguh kali ini Pipi Edgar sudah memerah dan jantungnya berdegup kencang sekali.


"Ehem!"


Edgar membalikkan badannya lagi namun tetap menggenggam tangan istrinya menuju lobby dan memasuki mobil.


'Kenapa istriku ini semakin hari semakin imut, semakin dia cerewet semakin imut! aaaaaa, aku bisa gila, aku ingin mencium nya sepanjang waktu!'


Edgar sedang menahan dirinya sendiri, dia mengepal tangannya karena tidak ingin melakukan sesuatu yang berlebihan untuk saat ini.


Karena jika dia mencium Aluna sekarang, maka dia tidak akan bisa berhenti dan rencana nya hari ini akan berantakan semuanya.


🦋


🦋


🦋

__ADS_1




__ADS_2