ISTRI SIRI CEO

ISTRI SIRI CEO
40 HARI DITAMBAH 6 BULAN


__ADS_3

"Jadi siapa nama anak kalian ?" tanya Sonia pada putra dan menantunya.


"Keenan Argantara" ucap Zio pada kedua orang tuanya.


"Nama yang bagus, semoga cucuku kelak tumbuh menjadi anak yang soleh dan berbakti pada orang tuanya, Aamiin." jawab Anggara


"Aamiin." semua orang mengaminkannya.


"Zio, aku pamit pulang bersama istriku karena hari sudah mulai malam. Aku sudah mengabari orang tuaku, mereka akan ke Indonesia besok pagi." ucap Ray pamit pada Zio


"Baiklah, terimakasih." balas Zio kemudian Ray memeluk sepupunya itu sekilas dan mengucapkan selamat padanya karena sudah menjadi seorang Ayah.


.......


Keesokan harinya Baby Keenan menangis dengan cepat Zio menggendongnya namun bayinya masih tetap menangis. Ia melihat istrinya masih tertidur, ia jadi tak tega untuk membangunkannya. Tapi jika ia tak membangunkan istrinya, Keenan pasti akan terus menangis.


Zio pun terpaksa membangunkan istrinya dan Jihan pun terbangun dari tidurnya. Jihan langsung mengubah posisinya menjadi duduk dan mengambil Keenan dari tangan Zio.

__ADS_1


"Anak Mommy haus ya ?" ucap Jihan mengajak Keenan berinteraksi. Jihan kemudian membuka dua kancing kemejanya dan mengeluarkan satu payu.daranya untuk memberikan Keenan Asi.


Zio yang baru saja mengisi air minum di dalam gelas untuk diberikan pada istrinya hanya bisa menelan kasar silvanya melihat mainan favoritnya sedang dihisap oleh Keenan.


"Bagaimana rasanya Asi, apa enak sekali ?" tanya Zio dengan nada santainya matanya tak lepas dari Keenan yang sedang menyusu sambil memejamkan matanya.


"Tentu saja, karena mengandung banyak nutrisi yang baik untuk pertumbuhan." jawab Jihan apa adanya dia belum mengerti kemana arah pemikiran suaminya tersebut.


"Kalau begitu aku mau mencobanya." ucap Zio dengan tersenyum smirk.


Jihan melototkan matanya saat mendengar ucapan suaminya, bisa-bisanya suaminya itu ingin mencoba Asi milik Keenan.


"Kenapa ?" tanya Zio dengan wajah yang melongo


"Ini untuk Keenan ia harus diberi Asi Ekslusif selama 6 bulan !" jawab Jihan dengan tegas.


"Apa ? enam bulan !" ucap Zio terpekik kaget bagaimana ia tak terkejut pasalnya waku enam bulan sangatlah lama belum lagi ia harus menunggu 40 hari hingga masa nifas istrinya berhenti.

__ADS_1


"40 hari di tambah 6 bulan, oh Tuhan cobaan apa lagi ini." ucap Zio dengan wajah pasrahnya. Sedangkan Jihan hanya bisa mengulum senyuman.


Tak lama Keenan selesai menyusu Jihan memberikan lagi Keenan pada Zio untuk ditaruh di dalam box bayi.


"Mas, aku ingin mandi." ucap Jihan pada suaminya, karena jahitan di intinya belum mengering ia tak berani banyak bergerak karena takut nanti jahitannya terlepas.


Dengan sigap Zio menggendong istrinya masuk ke dalam kamar mandi dan memandikan istrinya itu tanpa ada rasa jijik sedikitpun karena istrinya masih dalam masa nifas.


Selesai mandi Zio memakaikan istrinya baju dan menggendong kembali istrinya menuju ranjang. Saat itu pula Sonia dan Bunda Diana sudah ada di dekat box bayi Keenan.


"Kalian sedang apa ?" tanya Sonia cepat


"Tentu saja memandikan istriku, Ma." jawab Zio cepat sambil meletakkan tubuh istrinya di atas ranjang.


"Kalian jangan aneh-aneh, istrimu baru satu hari melahirkan, Zio." ucap Sonia menasehati putranya.


"Iya Zio, istrimu sedang masa nifas..." ucap Diana pada Zio

__ADS_1


"Iya, aku tahu Mama, Bunda. Aku hanya membantu istriku mandi, karena intinya masih sakit dan sulit untuk bergerak." jawab Zio sambil menyisir rambut istrinya, sedangkan Jihan hanya bisa menahan rasa malunya dengan pipi yang memerah.


... ...


__ADS_2