
"Jihan kami sangat kecewa padamu, dengan terpaksa kami harus mencabut beasiswa yang kau terima dari kampus ini !" ucap Rektor kampus pada Jihan.
Tangis Jihan semakin luruh saat mendengar ucapan Rektor kampus padanya. Sedangkan Bianca bersorak gembira dalam hatinya. Devan menatap sendu Jihan yang terlihat sedih karena menerima keputusan yang diberikan Rektor kampus padanya.
Mobil yang ditumpangi Zio memasuki perkarangan kampus dengan gagah, tampan dan berwibawa Fabrizio berjalan masuk menuju ruangan rektor bersama Romi disampingnya.
Pemandangan itu menarik perhatian para mahasiswa terlebih kaum hawa. Mereka bersorak melihat dua lelaki yang sangat tampan melewatinya.
"Oh My God ! tampan sekali !"
"Ternyata pangeran itu benar-benar nyata dan ada !"
"Air..air gaes !"
Para mahasiwa perempuan yang melihat Zio dan Romi yang melewati mereka mendadak menjadi kepanasan. Mayang yang baru saja sampai di kampus dan hendak menuju kelasnya berlari menghampiri Suami sahabatnya itu karena merasa heran kenapa Tuan Zio sampai datang ke kampus.
"Tuan Zio ?" sapa Mayang pada suami sahabatnya itu.
"Kau Mayang bukan ?" Zio menoleh ke arah Mayang berserta Romi.
__ADS_1
"Ada apa ?" tanya Mayang.
"Apa kau tidak tahu kalau sahabatmu sedang berada dimasa sulit sekarang ?" tanya Zio cepat menatap tajam Mayang.
"Memangnya ada apa dengan Jihan ?" Mayang benar-benar tidak mengetahui prihal Jihan hari ini karena ia baru saja tiba dikampus dan belum bertemu dengan Jihan sama sekali.
Zio yang malas menjelaskan prihal Jihan pada Mayang ia pergi begitu saja bersama Romi. Mayanh menjadi penasaran ia pun mengikuti Zio dari dari belakang.
... ....
"Saya mohon Pak, jangan dicabut beasiswa saya dan mengeluarkan saya dari kampus ini ." Ucap Jihan seraya memohon pada Rektor kampus agar tidak mencabut beasiswanya, jika beasiswanya dicabut bukankah sia-sia saja perjuangannya selama ini sangat giat belajar untuk mendapatkan beasiswa kuliah kedokteran yang merupakan impiannya.
Tiba-tiba Fabrizio dan Romi membuka pintu ruangan tanpa mengetuk terlebih dahulu. Semua yang melihat kedatangan Fabrizio menjadi terkejut kenapa ia sampai datang ke kampus dan memeluk Jihan.
"Reputasi kampus ini tidak akan tercoreng karena sebuah masalah yang ditimbulkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab !" ucap Zio sembari memeluk istrinya untuk ia tenangkan.
"Apa maksud anda, Tuan Fabrizio." Rektor kampus tersebut tentu tahu siapa orang dihadapannya kini. Ia anak pemilik rumah sakit Diamon dan juga pembisnis besar Diamon Group dan juga donatur yang selalu menyumbangkan dana secara sukarela setiap tahunnya dikampus yang ia pimpin.
Romi menyerahkan bukti pada Rektor tersebut jika foto yang beredar adalah hoax yang merupakan hasil editan.
__ADS_1
Rektor dan para Dosen tersebut merasa malu karena tidak percaya dengan penjelasan Jihan dan juga sudah salah dalam memberikan keputusan pada Jihan untuk mencabut beasiswa kuliahnya.
"Dan perlu anda ketahui seharusnya, anda tidak mengeluarkan seorang mahasiswa sepintar Jihan tapi wanita ini..dia harus dikeluarkan dari kampus ini !" ucap Zio menunjukkan jarinya ke arah Bianca.
Bianca membulatkan matanya saat Zio menunjuk dirinya. Ia merasa tak terima saat Zio meminta Rektor kampus mengeluarkan dirinya dari kampus.
"Memangnya apa salahku, sampai harus dikeluarkan dari kampus ini ! Lagi pula yang harus dikeluarkan itu Jihan, lihatlah Pak dengan terang-terangan Jihan dipeluk oleh seorang laki-laki !" ucap Bianca tak mau kalah dan tetap membenci Jihan.
"Sudah Bianca, tenangkan dirimu !" ucap Devan mencoba menghentikan ucapan Bianca agar tidak terlalu banyak bicara.
"Kenapa Devan, aku benar kan dia itu wanita murahan yang suka tidur dengan lelaki kaya raya !" ucap Bianca dengan suara meninggi.
Zio yang mendengar ucapan Bianca menjadi tak terima ketika Bianca menghina istri tercintanya. Andai saja Bianca bukan seorang wanita ia pasti sudah menghajar Bianca dan bila perlu memotong lidahnya.
"Iya kau benar ! dia sudah tidur dengan seorang lelaki, dan lelaki itu adalah aku ! Aku Fabrizio Argantara suami Jihana !" ucap Fabrizio dengan lantang, membuat semua orang yang mendengar penjelasan dari Fabrizio menjadi terkejut.
Tiba-tiba....
... ....
__ADS_1
Tiba-tiba kalian harus like dan komen 🤣 Ayolah gaes komenlah yang banyak 😠lumayan buat aku beli bakso semangkok 😂🤣