ISTRI SIRI CEO

ISTRI SIRI CEO
ALEXANDER BERKUNJUNG


__ADS_3

Malam harinya sekitar pukul tujuh Jihan masih asyik bermain dengan Keenan. Zio menghampiri istrinya itu dan memintanya turun ke lantai bawah karena mereka harus menyambut tamu Zio malam ini yaitu Tuan Alexander.


"Siapa yang akan datang ?" tanya Jihan pada suaminya yang menggendong Keenan.


"Rekan bisnis, dia memutuskan tinggal di Indonesia sementara waktu karena harus mengurus perusahaan cabangnya di negara ini." balas Zio pada istrinya yang sudah berpenampilan rapi dan juga cantik pastinya.


"Hem baiklah, ayo kita turun ke bawah." ajak Jihan pada suaminya.


Tak berselang lama mereka turun dari kamar mereka mendengar suara mobil masuk ke dalam halaman rumah, dan ternyata itu adalah Alexander ia datang tidak sendirian melainkan bersama dengan seorang wanita.


Zio berfikir mungkin Alex datang bersama kekasihnya karena Zio tahu Alex masih lajang alias belum menikah. Zio dan Jihan menyambut ke datangan Alex dan teman wanitanya dan mereka mempersilahkan Alex dan temannya masuk ke dalam rumah mereka.


"Selamat datang di istana kami, Tuan Alex. Silahkan masuk." sapa Zio menyambut kedatangan Alex dengan sekilas berpelukan.


Alex menerima pelukan dari Zio namun tatapan matanya selalu mencuri ke arah Jihan yang nampak cantik malam ini menurutnya.


"Ayo, kami sudah menyiapkan makan malam yang sepesial." ajak Zio pada Alex


Jihan yang awalnya tak memperhatikan Alex karena menggendong Keenan. Setelah Keenan direbahkan di stroller barulah ia sadari tamu yang datang ke rumahnya saat ini adalah Alexander lelaki yang ia temui di kampus tadi siang.


"Tuan Alex ?" ucap Jihan

__ADS_1


Zio dan Alex saling menoleh ke arah Jihan pasalnya Zio tahu jika Jihan pasti tidak mengenal Alex, lantas sejak kapan Jihan mengenalnya.


"Sayang, apa kalian saling mengenal ?" tanya Zio pada istrinya


"Tentu saja, kami baru bertemu tadi siang secara tidak langsung saat di kampus." jawab Jihan apa adanya


Zio menganggukkan kepalanya tanda ia mengerti. "Oh begitukah."


"Iya Tuan Zio, kami tidak sengaja bertemu di kampus. Kampus tempat istrimu kuliah adalah milik keluargaku." ucap Alex ikut memberikan penjelasan.


"Begitu ya. Ya sudah ayo kita makan malam saja." ajak Zio


Mereka pun kemudian makan malam bersama. Zio banyak bercerita tentang kehidupannya dan bisnis dengan Alex. Alex menanggapinya namun sorot matanya selalu mencuri pandang ke arah Jihan. Sedangkan asyik mengobrol dengan teman wanita yang dibawa oleh Alex sambil mengunyah makanannya.


Alex hanya diam sedangkan teman wanita Alex yang bernama Cristy itu langsung menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Zio. Wanita yang dibawa oleh Alex adalah seorang wanita bayaran. Alex membayarnya untuk berpura-pura menjadi kekasihnya malam ini. Agar Zio tidak curiga padanya saat ia berkunjung ke rumah Zio.


"Kurang lebih dua bulan" jawab Cristy berbohong


"Semoga hubungan kalian langgeng sampai ke pelaminan." ucap Jihan menatap pada Cristy dan Alex secara bergantian


Alex dan Cristy hanya bisa tersenyum kikuk sedangkan Zio mengaminkannya.

__ADS_1


"Apa Tuan Alex mau bermain billiard aku ada ruangan khusus untuk permainan itu dan juga karaoke mungkin." tawar Zio setelah ia selesai dengan makannya.


"Dengan senang hati." balas Alex pada Zio


Setelah makan malam itu usai Zio membawa baby Keenan yang sudah tertidur dengan sendirinya setelah meminum susu di dalam botol masuk ke dalam kamarnya. Ia menyuruh Jihan mengajak Alex ke ruangan billiard dan karoke terlebih dahulu, karena ia nanti akan menyusul.


Jihan mengajak Alex dan Cristy ke ruangan tersebut. Alex menatap biasa saja karena ia sudah terbiasa dengan kemewahan sedari kecil. Namun berbeda dengan Cristy ia menatap kagum ruangan itu benar-benar berkelas dan mewah di dalamnya.


Beberapa orang pelayan datang untuk melayani Alex dan Cristy mereka memberikan jamuan semacam sampanye di atas meja dengan lengkap.


"Tunggu sebentar Tuan Alex, suamiku sebentar lagi akan kemari." ucap Jihan


"Apa kau mau bermain billiard bersamaku ?" tawar Alex pada Jihan. Jihan yang tak enak hati jika menolak ajakan Alex iya pun mengiyakannya dan mengajak Alex bermain billiard.


Jihan memainkan billiard itu dengan lincah sampai Alex merasa kagum ternyata Jihan bisa memainkannya. Alex mendekatkan diri pada Jihan yang akan menyodokkan tongkat billiard itu ke bola yang akan ia tuju.


Jihan menatap Alex disampingnya ia mencoba menghindari alex namun tubuhnya tiba-tiba kurang keseimbangan, hingga Jihan akan jatuh tetapi dengan cepat Alex menahan tubuh Jihan dengan menarik pinggangnya.


"Tu..tuan" Jihan membulatkan kedua matanya saat tubuhnya tiba-tiba dipeluk oleh Alex.


Tiba-tiba....

__ADS_1


... ....


Gaes aku dah up 3 bab hari ini, pada kemana like dan komen kalian 😭😭 Nanti malem aku up lagi kalo banyak yang komen 🤣


__ADS_2