ISTRI SIRI CEO

ISTRI SIRI CEO
HANCUR


__ADS_3

Devan menatap tajam Bianca ia benar-benar membenci wanita yang pernah menjadi kekasihnya itu karena sudah memfitnah Jihan dan hampir nyari dikeluarkan dari kampus.


Bianca diberi sanksi skorsing selama satu minggu dari kampus dan diwajibkan memberikan pernyataan maaf baik lisan yang disampaikan lewat video dan juga tulisan.


Semua mahasiswa menjadi tidak suka pada Bianca, bukan hanya Bianca tapi juga kedua temannya juga ikut mendapatkan sanksi dan hukuman. Bahkan saat ini kedua teman Bianca tak mau lagi dekat dan berteman dengannya.


"Kau benar-benar keterlaluan Bianca !" ucap Devan dengan suara beratnya. Saat ini Devan dan Bianca sedang berada di taman kampus.


"Kau tega sekali membuat fitnah yang begitu kejam pada Jihan, jika kau marah padaku harusnya kau lampiaskan padaku !" bentak Devan pada Bianca yang sedang duduk dan menundukkan wajahnya.


"Aku akui aku salah dengan memutuskan hubungan kita karena aku tertarik pada Jihan. Tapi apa kau tahu, bahkan Jihan menolakku karena ia sudah menikah dengan lelaki lain. Bukan seperti tuduhan yang kau layangkan !"

__ADS_1


"Maafkan aku Devan, aku tidak tahu jika Jihan sudah menikah. Aku begitu marah padanya saat kau lebih memilih dia daripada aku ! apa kurangnya aku selama ini ? aku mencintaimu Devan !" ucap Bianca dengan nada meninggi.


"Aku membencimu Bianca, mulai sekarang jangan lagi kau mendekatiku dan juga menyakiti Jihan. Jika kau berani melakukan hal ini sekali lagi, jangan harap kau akan hidup dengan tenang !" ucap Devan dengan tegas kemudian meninggalkan Bianca dengan perasaan yang hancur.


Air mata Bianca menetes saat Devan mengatakan ia membenci dirinya dan tak mau lagi melihat dirinya. Bianca begitu menyesal karena telah bertindak jauh pada Jihan. Karena perbuatannya juga ia mendapatkan skorsing dan dijauhi kedua teman-temannya bahkan seluruh mahasiswa kampus membenci dirinya.


Penderitaan Bianca tidak sampai disitu, saat ia pulang kerumah ia menjadi amukkan Papanya dan Mama tirinya. Pasalnya perusahaan Papanya mendadak mengalami kerugian besar karena Fabrizio menarik seluruh saham yang ada diperusahaan Papa Bianca.


plak


"Anak tidak tahu diri ! lihat apa yang kau perbuat hah ! saham perusahaan menjadi turun dan mengalami kerugian besar ! Apa kau ingin kita menjadi gembel dijalanan, hah !" bentak Papa Bianca.

__ADS_1


"Maafkan aku Pa" ucap Bianca disela isak tangisnya.


"Maaf saja tidak cukup untuk mengembalikan keadaan seperti semua Bianca, kau memang anak yang tidak tahu diri ! seharusnya Mas tidak mengajak dia tinggal bersama kita !" protes Mama tiri Bianca yang memang tidak menyukai Bianca sedari kecil.


"Mama.." lirih Bianca


"Jangan panggil aku Mama ! karena aku bukan Mamamu ! mulai saat ini kau harus bekerja, karena kami tidak mampu lagi membayar uang kuliahmu !" sarkas Mama Bianca sedangkan Papanya hanya diam saja karena ia juga sudah bingung harus dengan apa membayar kerugian yang ditimbulkan oleh Fabrizio.


"Kau dengar tidak !" bentak Mama Bianca ia menarik rambut Bianca saking kesalnya.


"I..iya Mama" balas Bianca terbata-bata karena merasakan sakit saat rambutnya ditarik oleh Mama tirinya.

__ADS_1


Setelah mendapatkan amukan dari kedua orang tuanya, Bianca berlari masuk ke dalam kamarnya ia benar-benar hancur saat ini. Dikampus ia dibenci Devan dan teman-temannya saat dirumah pun ia menjadi bahan amukan dan kebencian kedua orang tuanya.


"Puncak dari sebuah kesalahan yang disengaja dibuat oleh manusia adalah pembalasan yang amat pedih diberikan oleh yang Maha Kuasa, kadang kita berfikir Tuhan tidak adil sebagai pelaku. Tapi itulah ganjaran yang harus diterima oleh umat manusia yang melakukan sebuah kesalahan/dosa."


__ADS_2