
"Mana Zio ?" Cindy menatap nanar ketika hanya Romi yang datang menemui dirinya dirumah sakit.
"Dia ada urusan penting, Nona" jawab Romi cepat ia jadi tak tega melihat kondisi mantan kekasih Bosnya itu.
"Sepenting itukah ? dia bahkan tak lagi mementingkan aku !" isak tangis Cindy mendengar kenyataan kalau Zio lebih mementingkan urusan lain ketimbang dirinya.
"Lebih baik aku mati saja !" Cindy mengamuk dan mencabut infus ditangannya hingga mengeluarkan darah. Bahkan ia mengambil pisau buah di atas nakas dan hendak mengiris tangannya kembali.
"Apa yang nona lakukan ! hentikan !" Romi berusaha menghentikan Cindy.
"Lepaskan aku, biarkan saja aku mati. Mungkin dengan aku tiada, Zio akan bahagia !" Cindy meraung di dalam ruang rawat inap tersebut.
"Nona harus berlapang dada,Tuan Zio memang sudah bahagia tanpa Nona. Karena Tuan Zio sudah menikah" jawab Romi cepat.
Jeder
Bagaikan disambar petir ucapan Romi mampu menghancurkan hati Cindy berkeping-keping. Menikah ? Bahkan ia tak tahu sama sekali jika Zio sudah menikah.
"Kau jangan berbohong !" Cindy menatap tajam Romi dengan mata yang memerah.
"Aku tidak berbohong Nona, jika Nona tidak percaya silahkan Nona tanyakan pada kedua orang tua Tuan Zio"
"Tidak ! aku tidak percaya !" Cindy memberontak.
Romi kemudian menyalakan televisi yang menampikan sebuah tayangan konferensi pers yang diadakan oleh Zio, Zio juga di dampingi kedua orang tuanya dalam menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh para reporter.
__ADS_1
... ....
Saat dikantor Zio sudah berada diruang pertemua Ia mengundang para awak media untuk mengadakan konferensi pers.
"Saya Fabrizio Argantara pewaris Diamon Group, memberikan keterangan bahwa saya membatalkan rencana pernikahan dengan Cindy Marcelia tunangan saya !" ucap Zio dengan suara lantang dan tegas.
Semua awak media merasa terkejut dengan keterangan Zio pasalnya kemarin saat diwawancarai baik Zio dan Cindy hubungan mereka baik-baik saja bahkan sangat harmonis.
"Apa alasan anda membatalkan pernikahan kalian, apakah Cindy tahu soal ini ?" tanya salah satu reporter.
"Iya bahkan saya pastikan dia menonton tayangan ini !"
"Tolong berikan alasannya ?"
"Apakah nona Cindy berselingkuh ?" tanya reporter lainnya dengan cepat.
"Siapa orang ketiga dalam hubungan kalian ?"
"Iya ! Untuk lebih jelasnya silahkan kalian tanyakan langsung pada orangnya !" jawab Zio tegas
"Tuan Zio, menurut info yang beredar bukankah Tuan sudah menikah secara siri dengan wanita lain. Apakah itu benar ?" pertanyaan itu tiba-tiba saja terlontar dari salah satu reporter, ternyata selama ini awak media selalu mencari tahu informasi tentang Zio.
Sonia, Anggara dan Zio terkejut kenapa berita pernikahan siri Zio tercium dengan awak media. Siapa yang sudah membocorkan rahasia tersebut.
Sonia menggenggam tangan anak semata wayangnya memberikan kekuatan untuk anaknya itu. Zio kembali teringat akan janjinya pada Jihan bahwa ia harus membuktikan kalau dirinya pria yang bertanggung jawab.
__ADS_1
"Iya saya mengakui jika saya sudah menikah dengan wanita lain !" jawab Zio tegas
"Benarkah ? siapa wanita yang beruntung itu ?".
"Iya bisa jelaskan pada kami siapa wanita itu, wanita yang mampu menggeserkan Cindy Marcelia ?"
Anggara memberikan kode pada Zio untuk tidak memberitahukan prihal Jihan kepada publik. Sebab jika publik tahu, Jihan nanti akan menjadi bulan-bulanan para media. Yang terburuk lagi bisa saja menjadi korban aksi bullying yang berdampak pada psikis Jihan nantinya.
"Soal itu kami menutup rapat, sebab itu adalah privasi keluarga kami. Tapi tenang saja, kami akan memberitahukan para media nanti pada saat hari resepsi pernikahan anak kami" ucap Anggara membantu menjawab pertanyaan para reporter.
... ....
Cindy yang menyaksikan tayangan itu, hatinya Cindy bagai disayat sebilah pisau, diremas-remas dan remuk redam tak berbentuk. Sakit rasanya menerima kenyataan pahit yang diucapkan oleh Zio.
Cindy mengamuk membanting apa saja yang ada diruang rawat inap tersebut. Romi yang melihat itu mendadak jadi kasihan pada Cindy. Namun ia bisa apa, mungkin itulah balasan untuk Cindy karena sudah berani menghianati seorang Fabrizio.
"Aaaa !"
"Aku tidak terima !"
"Akan ku balas kau Zio !"
"Aku yang harusnya menjadi istrimu bukan wanita lain !" Cindy meraung tak terima dengan apa yang Zio lakukan padanya.
Berbeda dengan ditempat lain Jihan menyaksikan tayangan itu lewat ponselnya, setelah diberi tahu oleh Mama Sonia jika ia harus melihat apa yang Zio lakukam hari ini. Senyum terus mengembang dibibirnya, akhirnya Zio memberikan bukti padanya jika ia tak bersama dengan Cindy lagi. Bahkan ia mengakui pernikahan mereka didepan publik.
__ADS_1