ISTRI SIRI CEO

ISTRI SIRI CEO
ROMI MAU NIKAH


__ADS_3

Bianca menyodorkan kotak cincin yang diberikan oleh Romi dua bulan lalu. Waktu itu Romi melamar dirinya untuk menjadi istrinya di hadapan orang tuanya. Bukan Bianca tak mau menerima lamaran Romi, tapi ia harus berpikir terlebih dahulu karena menikah merupakan keputusan yang tidak bisa dianggap sepele.


Ia masih kuliah belum lagi sampai detik ini ia selalu menghindari Papanya karena ulah Mama tirinya ia tak berani untuk pulang ke rumah.


Bianca meminta waktu pada Romi untuk memutuskan jawabannya. Dan setelah ia berpikir panjang bahkan menemui Papanya untuk meminta izin jika ia akan menikah tentu saja Papanya mengizinkannya asalkan Bianca menikah dengan lelaki baik-baik dan bertanggung jawab pada dirinya.


Saat Bianca menyodorkan kotak cincin itu mata Romi membulat ia menatap nanar Bianca, karena ia pikir Bianca pasti menolak lamarannya.


Namun saat Romi membuka kotak cincin itu dahinya mengernyit karena tidak ada cincin di dalamnya. Bianca tersenyum melihat Romi lalu di hadapan Romi ia memakaikan cincin itu di jari manisnya sendiri.


"Aku menerima lamaran mu, Tuan." ucap Bianca memecahkan keheningan di antara mereka.


"Benarkah ?" ulang Romi ia seakan tak percaya jika Bianca menerima lamarannya.


Romi bangkit dari duduknya kemudian ia langsung memeluk tubuh Bianca. Ia benar-benar bahagia karena Bianca mau menerima lamarannya. Ia bahkan tak sungkan untuk mencium kening Bianca.


"Jadi kapan kau siap menikah denganku ?" tanya Romi ia benar-benar tidak sabar untuk menikahi Bianca.

__ADS_1


"Papa bilang kapanpun aku akan menikah dia akan datang menjadi waliku, jadi terserah padamu kapan kita merencanakannya." jawab Bianca tersenyum bahagia.


"Baiklah kalau begitu dua minggu lagi kita menikah, kau ingin konsep pernikahan yang seperti apa ?" tanya Romi lagi.


"Sepertinya pernikahan yang sederhana saja namun berkesan untuk kita berdua, kita bisa mengadakannya di rumah ini." balas Bianca.


Semenjak ia di usir dari rumah orang tuanya ia sadar bahwa kemewahan membuatnya menjadi pribadi yang sombong dan arogan. Ia tak mau terus menjadi wanita yang seperti itu. Karena kesombongannya ia kehilangan cintanya bersama Devan. Itulah kenapa sekarang Bianca menjadi pribadi yang sederhana yang mampu membuat Romi jatuh hati padanya.


"Baiklah mulai besok kita akan menyiapkan segala sesuatunya. Aku akan mengabari kedua orang tuaku untuk datang kemari minggu depan." ucap Romi ia kemudian memeluk lagi tubuh Bianca.


"apa imi ama Ka (Papa Romi Mama Bianca)" ucap Valeria memeluk kaki Romi.


Bianca dan Romi tertawa lalu mereka mengajak Valeria bermain bersama layaknya keluarga bahagia yang lengkap.


... ....


"Bang kenapa isinya nasi ayam ?!" ucap Mayang karena saat ini ia sedang mengidam ingin makan nasi bungkus.

__ADS_1


"Bukannya kau menginginkan nasi ayam, Baby ?" jawab Rayyan cepat ia benar-benar harus bersabar menghadapi fase ngidam istrinya.


"Kan aku ingin nasi rendang." ucap Mayang lagi.


Rayyan mendengus kesal karena awalnya istrinya meminta dibelikan nasi ayam namun saat ia sudah membelikannya, istrinya itu malah berkata ingin nasi rendang.


"Aku tidak mau ini, Bang ! belikan aku nasi rendang !" ucap Mayang sesuka hatinya kemudian ia masuk ke dalam kamarnya.


"Baby, Abang lelah sekali. Bisakah makan nasi rendangnya nanti saja ?" bujuk Rayyan pada istrinya saat mereka sudah berada dikamar mereka.


Rayyan nampak berpikir kemudian ia melihat suaminya yang membuka pakaiannya dan bertelanjang dada. Mayang menelan silvanya saat melihat dada dan perut suaminya yang berbentuk kotak-kotak idaman pada kaum hawa.


"Jangan melihatku begitu, suamimu ini memang tampan dan berkharisma bukan serta hot pastinya." ucap Rayyan tersenyum simpul memuji dirinya sendiri.


Mayang menarik suaminya hingga tubuh mereka jatuh di atas ranjang empuk mereka. "Iya dan aku menginginkanmu !" jawab Mayang


Rayyan terkekeh ia tahu pasti hormon kehamilan membuat istrinya menginginkan dirinya. Dengan senang hati ia akan memberikan kepuasan pada istrinya. Tak memperdulikan waktu pukul berapa hari ini, jika sudah berkaitan dengan olahraga ranjang pasti Rayyan akan melakukannya bersama istrinya. Karena jiwa Cassanova nya tidak pernah hilang dari dari dirinya.

__ADS_1


__ADS_2