ISTRI SIRI CEO

ISTRI SIRI CEO
INGIN ANAK


__ADS_3

Aaaaaaahhhh


Zio mengerang panjang saat ia menyemburkan seluruh benihnya ke dalam milik Jihan. Zio mencium kening istrinya yang nampak kelelahan karena sudah melayaninya.


"Semoga ia cepat tumbuh di dalam sini" Zio mengelus perut rata Jihan dengan lembut.


"Mas ingin punya anak ?" Jihan menoleh ke arah suaminya yang sedang berbaring menyamping menghadap padanya.


Zio menganggukkan kepalanya ia benar-benar ingin memiliki seorang anak dari Jihan wanita yang ia cintai. "Iya, jika Tuhan mempercayai kita."


Jihan tersenyum manis ia mengenggam tangan suaminya dibalik selimut tebal yang menutupi tubuh polos mereka berdua.


"Semoga ia cepat hadir di dalam rahimku, Mas."


Zio sangat senang mendengar jawaban Jihan. Ia sangat beruntung memiliki istri seperti Jihan, bahkan dengan terbuka Jihan mau mengandung anaknya kelak.


"Tapi bagaimana dengan kuliahmu, sayang ?" Zio mengkhawatirkan istrinya jika suatu saat Jihan hamil ditengah kesibukan kuliahnya.

__ADS_1


"Aku akan menjaga diriku dengan baik Mas, lagi pula banyak mahasiswa yang sudah menikah bahkan sedang hamil saat kuliah. Mas tenang saja, kita akan sama-sama saling menjaganya." Jihan memberikan pengertian pada suaminya agar tidak terlalu khawatir padanya kelak jika suatu saat ia hamil.


"Maafkan aku yang sudah merampas masa mudamu dengan menikah denganku. Seharusnya seusia dirimu menikmati masa muda, dengan menuntut ilmu, begaul dengan teman sebayamu atau berpacaran."


"Tak apa Mas, aku malah bersyukur menjadi istrimu. Setidaknya aku banyak belajar menjadi orang dewasa dalam berfikir dan bertindak mulai sekarang. Dibandingkan dengan menikmati masa muda dengan berpacaran. Aku lebih tenang dan bahagia jika aku berpacaran dengan suamiku sendiri, dan itu adalah kau Mas, suamiku. Dengan begitu menjauhkanku dari pergaulan bebas dan juga fitnah masyarakat."


"Oh Jihan, kau sangat dewasa. Aku begitu beruntung memiliki istri sepertimu, Sayang" Zio mengecup kening istrinya dengan cinta.


"Aku pun beruntung dicintai olehmu, Mas" Jihan memeluk erat tubuh suaminya. Namun pelukan itu malah membuat senjata milik Zio kembali mengeras.


"Sayang.." lirih Zio membelai wajah istrinya


Zio dibuat mabuk kepayang dengan kenikmatan milik istrinya, bahkan ia merasa puas untuk menyentuh istrinya hingga ia ingin melakukannya lagi dan lagi


"Aku ingin anak 10 darimu, bolehkah ?" ucap Zio ditengah nafas yang tersengal-sengal saat pertempuran mereka.


"Mas aku ini manusia bukan kucing" Jihan terkekeh mendengar permintaan suaminya begitupun Zio ia tertawa mendengar jawaban istrinya.

__ADS_1


"Hahaha...aku hanya bercanda Sayang, beri aku anak satu dulu. Nanti setelah kau lulus menjadi seorang sarjana kita rencanakan anak selanjutnya, bagaimana ?" Zio memberikan usul pada istrinya karena ia juga tak ingin menganggu konsentrasi kuliah istrinya.


"Baiklah aku setuju Mas" Jihan mengecup bibir suaminya itu dan dibalas sebuah lum.atan oleh suaminya. Ciuman itu semakin menuntut hingga permainan mereka terus berlanjut.


Aaaahh...aahhh...aaahhh


I love you sayang, Jihanku


Zio mencium seluruh wajah istrinya.


love you to Mas


Aaaaaaaahhhhhhhhh


Saat keduanya telah mencapai puncaknya secara bersamaan keduanya kemudian saling memeluk dan larut dalam tidur. Hingga waktu subuh membangunkan mereka untuk menunaikan kewajiban mereka sebagai seorang muslim.


... ....

__ADS_1


Gaes makasih banyak like & comen kalian sorry banget kalau ada typo disana sini dalam pengetikan ceritanya. Hari ini cukup 6 bab aku update ya yang awalnya janji cuma 3 bab 😅 Selamat malam gaes, moga mimpi indah 😘💕


__ADS_2