
"Assalamu'alaikum bah"ucap Bahri memberi salam dan menyalami tangan kyai.
"Wa'alaikum salam"sahut kyai sambil tersenyum ramah.
"Kapan kamu datang nak Bahri?"tanya kyai.
"Tadi pagi bah"sahut Bahri.
"Bagai mana kerjaan mu di kapal?"tanya kyai lagi.
"Alhamdulillah lancar bah"
"Alhamdulillah, sesibuk apa pun kerjaan mu di kapal, ingat..! jangan sampai kamu tinggal kan sholat"ucap kyai menasehati.
"Inggih bah"
Bahri merasa bersyukur bertemu dengan kyai, begitu banyak ilmu dan pelajaran yang ia dapat, selama ini Bahri begitu awam dengan ilmu agama, semenjak berguru pada kyai, Bahri menjadi orang yang lebih baik lagi,ia pun lebih rajin sholat dan mengaji.
"Ini bah,ada oleh-oleh buat Abah"ucap Bahri sambil menyerahkan kantong plastik berisi buah kesukaan kyai.
"Alhamdulillah, Masya Allah tabakallah, terima kasih,kamu sangat tau apa yang Abah suka" ucap kyai, sambil tersenyum, Bahri pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum malu.
"Bahri,ada yang ingin Abah tanya kan pada mu,dan Abah harap, kamu menjawab nya dengan jujur"ucap kyai, Bahri pun merasa bingung dan penasaran,apa yang akan di tanya kan oleh kyai pada nya.
"Inggih bah,apa pun yang Abah tanya kan,akan saya jawab dengan jujur"sahut Bahri sambil menundukkan kepalanya.
"Selama beberapa bulan ini,kamu selalu membawakan Abah oleh-oleh,apa kamu ikhlas memberikan nya untuk Abah?"tanya kyai, Bahri pun mengangguk kan kepalanya,tak sedikit pun iya merasa curiga atau pun tersinggung dengan pertanyaan kyai.
"Inggih bah,saya sangat ikhlas membelikan nya untuk Abah, jujur bah, setiap saya berangkat dan mampir ke pasar,saya selalu ingat dengan Abah dan pesan-pesan Abah,dan entah mengapa hati ini pun ingin sekali menyenangkan Abah,lalu Bahri pun mendengar dari murid Abah yang lain,kalau Abah sangat suka buah mangga dan buah apel,maka dari itu lah saya membelikan nya untuk Abah,dan setiap kali saya memberikan nya ke pada Abah, Abah pun tersenyum bahagia, karena melihat senyuman Abah lah yang membuat hati saya tentram, dan sejak itu lah setiap kali saya pulang,saya membelikan oleh-oleh ini untuk Abah"jawab Bahri jujur.
"Jadi...hanya karena ingin melihat senyuman Abah,kamu memberikan Abah oleh-oleh?" tanya kyai lagi.
"Inggih bah,saya pernah mendengar ketika Abah bertausyiah,buat lah guru mu bahagia,maka kamu akan mendapatkan kebahagiaan dan keberkahan "sahut Bahri, sambil menunduk kan kepalanya.
"Subhanallah..! sekarang Abah semakin yakin untuk memilih mu nak"ucap kyai, Bahri pun kebingungan dengan ucapan kyai,namun ia tak berani bertanya.
"Sebenar nya, Abah hanya ingin menguji mu saja,apa kamu sama seperti murid-murid Abah yang lain,dan ternyata kamu memang berbeda dari yang lain"ucap kyai memberi tahu.
"Bahri,ada seorang perempuan yang begitu taat kepada Allah dan rasulnya,dia juga taat pada kedua orang tua nya,ia tidak mau bergaul dengan orang-orang yang tidak jelas,ia juga jarang keluar rumah, bicara dan aurat nya pun terjaga, dan Abah rasa, perempuan itu sangat cocok untuk mu"ucap kyai, Bahri pun hanya bisa terdiam mendengar nya,ia bingung mau bertanya atau tidak, kyai pun bisa membaca apa yang ada di benak Bahri.
"Apa kamu ingin tau siapa nama perempuan itu..?" tanya kyai, Bahri pun mengangguk kan kepalanya pelan.
"Nama nya, Humairah putri ke dua saya"jawab kyai.
Deg!
Bahri pun langsung mendongak kan kepalanya dan terkejut mendengar nya,ia merasa tak percaya dan tak menyangka apa yang di katakan oleh kyai, sungguh ini terasa mimpi bagi nya, sebenarnya sudah lama Bahri jatuh hati ke pada Humairah,namun ia tau diri karena Humairah adalah putri seorang kyai, rasanya tak mungkin dan tak pantas ia bisa mendapatkan cinta seorang anak kyai,ia pun memutuskan untuk menyimpan dan memendam perasaan nya, dan fokus untuk menuntut ilmu saja.
Melihat Bahri terkejut dan melongo,kyai pun terkekeh melihat nya.
"Abah tau, sebenarnya kamu sudah lama menyukai Humairah kan?"tanya kyai, Bahri pun menunduk kan kepalanya, sambil mengangguk kan kepalanya,ia tak bisa berbohong dan mengelak kepada kyai.
"Inggih bah, sebenarnya sudah lama saya jatuh hati pada Humairah, namun saya takut dan merasa tak pantas untuk nya"sahut Bahri jujur.
"Kalau begitu,besok datang lah sebagai seorang laki-laki yang pantas dan gentleman, yang akan meminang anak Abah" ucap kyai, Bahri pun semakin terkejut mendengar nya.
"Ya Allah,apa ini mimpi?"batin Bahri,rasa nya ingin sekali ia bersorak gembira,karena impiannya menjadi kenyataan.
"Inggih bah,besok saya akan membawa nenek, untuk melamar anak Abah "sahut Bahri, sambil tersenyum lebar.
__ADS_1
"Baiklah, Abah tunggu kedatangan mu"sahut kyai sambil tersenyum, Bahri pun mengangguk kan kepalanya dengan cepat.
"Ya Allah... ternyata, kalau jodoh tak akan kemana"batin Bahri, merasa bersyukur dan bahagia.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Setelah pamit dari rumah kyai, Bahri pun langsung pergi ke pasar dan berbelanja,ia membeli buah tangan yang di tata dan di bungkus rapi hingga terlihat sangat cantik dan indah.
"Assalamu'alaikum,nenek...nenek..!"panggil Bahri, antusias dan tak sabar ingin memberi tahu nenek nya.
"Wa'alaikum salam,iya ada apa Bahri..?"tanya nenek Idah yang buru-buru menghampiri cucu nya.
Bahri pun langsung memeluk nenek nya sambil tersenyum lebar,nenek Idah pun kebingungan melihat tingkah Bahri.
"Nenek... lihat ini,bagus tidak?"tanya Bahri, sambil menunjuk kan beberapa bingkisan yang terlihat cantik yang di letakkan di atas meja.
"Bagus...memang punya siapa ini Bahri?" tanya nenek Idah, semakin bingung.
"Seperti bingkisan untuk orang lamaran nek"sahut Diana, sambil menatap bingkisan itu.
"Iya,punya siapa ini?"tanya nenek Idah lagi.
"Ini punya Bahri nek,dan besok nenek siap-siap ya, karena... besok Bahri akan melamar seorang perempuan"sahut Bahri,nenek Idah dan Diana pun langsung melotot dan ternganga.
Mereka terkejut mendengar nya, karena tak ada angin dan hujan tiba-tiba Bahri akan melamar seseorang.
"Si.. siapa yang akan kamu lamar Bahri?"tanya nenek Idah penasaran.
"Bahri akan melamar Humairah anak kyai H.Darsi nek"sahut Bahri memberi tahu , sambil tersenyum lebar,nenek Idah dan Diana pun semakin terkejut mendengar nya.
"Bahri,apa kamu sedang bermimpi?atau lagi mengigau?"tanya nenek Idah, sambil memegang jidat Bahri,ia merasa tak percaya,pasal nya yang akan di lamar Bahri putri seorang kyai,ini rasanya tak mungkin menurut nenek Idah, Bahri pun menggeleng kan kepalanya.
"Besok nenek siap-siap ya, karena jam 10 pagi kita akan ke rumah kyai"ucap Bahri lalu segera pergi ke kamar nya,nenek Idah dan Diana pun langsung melongo mendengar nya.
"Diana,apa kaka mu sedang mabuk?"tanya nenek Idah.
"Seperti nya tidak nek..!"sahut Diana yang ikut menatap Bahri.
Malam hari,Bahri pun menemui nenek nya dan bicara berdua,ia pun menceritakan semua nya tentang percakapan nya dengan kyai tadi siang,nenek Idah pun sekarang mengerti kenapa cucu nya begitu yakin untuk melamar,ia pun merasa sangat bersyukur dan bahagia, karena akan ber besanan dengan seorang kyai dan akan mendapatkan cucu menantu yang Sholehah.
*
*
*
Di rumah kyai...
Humairah sedang duduk di samping kyai dan umi nya.
"Humairah,ada yang ingin Abah sampai kan pada mu"ucap Abah, sambil menatap lembut putri nya.
"Apa itu bah?"tanya Humairah penasaran.
"Besok pagi,akan ada seorang pemuda baik, jujur dan bertanggung jawab yang akan melamar mu"ucap kyai.
Deg.
Humairah pun langsung terkejut mendengar nya,ia tidak menyangka tiba-tiba ia akan di lamar.
__ADS_1
"Si.. siapa orang itu bah?"tanya Humairah penasaran.
"Dia murid Abah,kamu pun sudah mengenal nya,nama pemuda itu Bahri"sahut kyai.
"Ya Allah, ternyata dia..!"batin Humairah.
"Kamu tak perlu menjawab nya,karena Abah sudah tau jawaban nya"ucap kyai, Humairah pun mengerutkan alisnya bingung.
"Ma..maksud Abah?"tanya Humairah.
"Kamu juga menyukai Bahri kan?"tanya kyai, Humairah pun langsung menundukkan kepalanya,ia merasa sangat malu pada Abah nya.
"Bagai mana Abah bisa tau?"batin Humairah bergumam,kyai pun tersenyum melihat salah tingkah putri nya.
"Abah tau, setiap kamu mengantarkan minuman ke Abah dan Bahri,tatapan mata mu sangat berbeda pada nya,dari situ Abah tau kalau kamu juga menyukai pemuda itu"ucap Abah, Humairah pun semakin tertunduk malu dengan ucapan kyai.
"Besok bersiap lah, karena mereka akan datang untuk melamar mu"ucap kyai, Humairah pun hanya mengangguk kan kepalanya pelan,ia tak bisa berkata-kata, sesungguhnya hati nya pun sangat senang mendengar nya,namun ia malu untuk mengakui nya.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Keesokan paginya, Bahri dan nenek sudah siap dan rapi, sambil tersenyum bahagia Bahri menghampiri adik-adik nya.
"Lho.. nenek dan ka Bahri sudah siap?"tanya Diana bingung.
"Iya, sebentar lagi kita akan berangkat "sahut Bahri, sambil tersenyum lebar.
"Memang nya kemaren ka Bahri serius?"tanya Diana lagi, takut nya kemaren kaka nya hanya menghalu.
"Ya Allah Diana..! tentu saja ka Bahri serius, untuk apa ka Bahri bercanda"sahut Bahri, Diana,fahru dan Yanur pun melongo mendengar nya.
"Ayo nek, Bahri tunggu di luar ya"ucap Bahri,lalu segera keluar, nenek Idah pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.
"Nenek...apa ka Bahri benar-benar akan ke rumah pak kyai?"tanya Yanur,nenek Idah pun mengangguk kan kepalanya.
"Iya"sahut nenek Idah.
"Apa ka Bahri tidak takut, kalau di tolak nanti,kan kita tau... begitu banyak yang ingin melamar anak kyai, mulai dari pengusaha, pegawai sampai anak seorang ustadz saja di tolak, apa lagi ka Bahri yang hanya orang biasa"ucap Diana.
"Diana...tidak ada yang tak mungkin,jika Allah berkehendak,nenek yakin,Kaka mu pasti di terima"sahut nenek Idah sambil tersenyum.
"Tapi nek..!"
"Sudah,nenek mau berangkat dulu, kasian Kakak mu kelamaan nunggu "sahut nenek Idah lalu segera keluar.
"Assalamu'alaikum "ucap nenek Idah.
"Wa'alaikum salam "sahut Diana, Yanur dan Fahru.
"Kenapa nenek bisa seyakin itu bakal di terima"gumam Diana ke heranan.
Bahri dan nenek Idah pun sudah sampai di rumah kyai, mereka pun di sambut dengan baik dan hangat, nenek Idah pun begitu senang,ia semakin kagum dan segan dengan kyai dan keluarganya, karena kyai tak memandang siapa pun dan membeda-bedakan orang,setelah saling bicara lamaran Bahri pun resmi di terima,dan pernikahan nya akan di laksanakan 2 minggu lagi, Bahri dan nenek Idah pun sangat bahagia.
...****************...
Bersambung.....
jangan lupa kasih semangat nya ya buat author, like,komen dan vote nya ☺️
Dan baca episode-episode selanjutnya...
__ADS_1
Terima kasih ❤️