
Setelah Pamit dari rumah kyai,nenek Idah dan Bahri pun langsung pergi ke pasar, mereka berbelanja untuk hantaran pernikahan,mulai memilih cincin, pakaian muslim dan lain-lain nya, semua nenek Idah lah yang memilih, sebenarnya Bahri kurang paham dengan kebutuhan wanita jadi ia serah kan semua nya kepada nenek nya,karena waktu mereka hanya 2 minggu,nenek Idah dan Bahri pun akan langsung di sibukkan untuk persiapan mulai dari sekarang,nenek Idah pun segera mampir ke rumah keluarga nya, ia memesan bermacam-macam kue untuk hantaran nanti, mendengar Bahri akan menikah seluruh keluarga nya pun merasa ikut bahagia.
"Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikum salam"sahut Diana.
"Nenek..!bagai mana,apa lamaran ka Bahri diterima?"tanya Diana yang sudah tidak sabar ingin mengetahui nya sejak tadi.
"Alhamdulillah, lamaran kaka mu di terima"sahut nenek Idah, Diana pun terkejut mendengar nya.
"Alhamdulillah... selamat ya ka Bahri, Diana senang sekali mendengar nya"ucap Diana sambil tersenyum bahagia.
"Diana tak menyangka, ternyata lamaran ka Bahri benar-benar di terima,memang ya.. kalau sudah jodoh gak bakal ke mana he..he"ucap Diana sambil terkekeh.
"Selamat ya ka,saya ikut senang mendengar nya, semoga semua nya berjalan lancar sampai hari pernikahan, Aamiin "ucap Rahmat, Bahri pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum dan mengaminkan do'a Rahmat.
"Terima kasih Rahmat "ucap Bahri.
"Iya ka"
Fahru dan Yanur pun ikut bahagia mendengar nya, karena kakak sulung nya itu sebentar lagi akan melepas masa lajangnya, mereka pun ikut antusias membantu mempersiapkan keperluan yang akan di bawa untuk acara pernikahan Bahri nanti.
*
*
*
Di rumah kyai....
Hari yang di tunggu-tunggu sudah tiba, semua orang begitu sibuk mempersiapkan acara pernikahan seorang anak kyai, semua murid kyai pun ikut sibuk membantu,mulai dari dekorasi pelaminan,meja dan kursi, serta makanan yang akan di bidang kan.
"Masya Allah...cantik sekali kamu Humairah" ucap Nur kaka sulung Humairah, mendengar pujian dari kaka nya, Humairah pun tersipu malu, senyuman nya pun selalu tersungging di bibir tipis nya.
"Terima kasih ka"ucap Humairah.
__ADS_1
"Semoga pernikahan ke 2 mu ini,langgeng sampai maut memisahkan,dan rumah tangga mu menjadi rumah tangga yang sakinah, mawadah dan warohmah,di beri Allah keturunan yang Sholeh dan Sholehah Aamiin" ucap Nur Mendo'akan adiknya.
"Aamiin ya Allah, terima kasih ka Nur"sahut Humairah sambil tersenyum bahagia.
Tak lama sholawat nabi pun berkumandang,pertanda bahwa pihak mempelai pria pun sudah datang, semua orang pun menyambut dengan suka cita dan gembira,para keluarga kedua pihak pun sudah siap untuk menyaksikan ijab Kabul,serta saksi pun juga sudah siap,para tamu undangan berdatangan.
Terlihat Bahri berjalan dengan tegap dan gagah nya,memakai gamis putih, sorban dan peci, senyuman bahagia nya pun terpancar di wajah nya dan membuat ketampanan nya semakin bertambah.
Lantunan ayat suci Al-Quran di lantunkan dengan merdunya, semua orang pun dengan khusyuk mendengar kan nya.
Setelah membaca dua kalimat syahadat dan istighfar ijab qobul pun di mulai.
"BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM"
"WAHAI BAHRI BIN ARDIANSYAH,AKU NIKAH KAN DAN KAWIN ANAK KU HUMAIRAH BINTI DARSI, DENGAN MAS KAWIN SEPERANGKAT ALAT SHOLAT DAN CINCIN EMAS 5 GRAM DI BAYAR TUNAI"
"SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWIN NYA HUMAIRAH BINTI DARSI DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT DI BAYAR TUNAI"
"Bagai mana saksi..?"
"Barakallah..!"sahutan dari para tamu undangan pun terdengar.
Bahri pun merasa lega dan sangat bersyukur, akhirnya ia kini resmi memperistri Humairah.
Setelah pembacaan do'a, Humairah pun di bawa keluar dari kamar dan di pertemuan kepada Bahri suaminya, dengan berlahan Humairah berjalan menghampiri Bahri,mata Bahri pun terpana dan tak berkedip sekali pun melihat kecantikan Humairah,ia pun terpesona dengan senyuman dari istri cantik nya itu.
"Ehem.. Bahri, ingat berkedip dan bernafas, Kakek takut kalau kamu akan pingsan di sini nanti"bisik kakek Sukri, sambil terkekeh, Bahri pun langsung tersadar dan tersenyum sambil menunduk,wajah nya pun memerah menahan malu,karena di goda oleh kakek Sukri.
(Senyuman yang membuat meleleh ya😁)
Humairah duduk di samping Bahri yang sekarang resmi menjadi suami nya, Bahri pun memasang kan cincin di jari manis Humairah, dan setelah itu Humairah menyalami dan mencium dengan takzim tangan suaminya, Bahri pun mencium kening istrinya,dan bersamaan darah mereka pun berdesir dengan hebat, jantung mereka juga berdebar kencang,karena ini baru pertama kali mereka bertatapan dan berdekatan sedekat ini, mereka pun sama-sama terlihat canggung dan malu-malu,namun tak mengurangi rasa syukur dan bahagia mereka.
__ADS_1
(Masya Allah tabakallah, Author jadi baper nih😅)
(ini contoh foto hantaran nya ya☺️)
"Anak ku, sekarang kalian resmi menjadi suami istri,pesan Abah,jadi lah kalian pasangan yang selalu menjaga,saling mencintai, menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing,saling percaya, saling menghargai dan menghormati, saling mengingatkan ketika lalai,saling mendukung ketika senang mau pun susah, Abah tau, kalian pasti sudah mengerti dan dewasa, tetapi.. sebagai orang tua, Abah akan tetap menasehati kalian"ucap kyai sambil menatap menantu dan putri kesayangannya.
"Inggih bah, pesan-pesan Abah akan selalu saya ingat "sahut Bahri, sambil mengangguk kan kepalanya, kyai pun tersenyum lembut.
Humairah pun menetes kan air mata nya,ia sungguh bersyukur memiliki Abah seperti kyai, yang selalu menuntun, mendidik dan menyayangi anak nya, sungguh benar kata orang, kalau cinta pertama seorang anak perempuan itu ada Ayah kandungan nya.
"Nak Bahri,aku titip kan putri kesayanganku pada mu, tolong jaga dia dengan baik"ucap kyai, dengan sepenuh nya menaruh harapan kepada menantunya.
"Inggih bah"sahut Bahri,
"Putri ku Humairah..sekarang kamu sudah menjadi seorang istri,jadi lah istri yang Sholehah dan taat pada suami,jaga lah kehormatan nya"ucap kyai menasehati putri nya, sambil menatap dengan penuh kasih sayang.
"Inggih bah"sahut Humairah, dengan penuh haru.
setelah mendapat kan nasehat dari kyai, kedua pasangan pengantin pun segera duduk di pelaminan, semua keluarga dan para tamu pun memberikan selamat juga do'a nya untuk pasangan pengantin,semua orang ikut berbahagia melihat pasangan pengantin yang tersenyum bahagia.
"Alhamdulillah..ya Allah, sekarang cucu ku Bahri, sudah menemukan kebahagiaan nya, semoga mereka selalu bahagia ya Allah"batin nenek Idah, sambil tersenyum bahagia menatap cucu kesayangan nya.
Acara resepsi pun akhirnya selesai dan berjalan dengan lancar,semua keluarga dan para tamu undangan pun mulai pulang,rasa lelah dan capek pun terbayar kan dengan kebahagiaan.
...****************...
Author juga mau ngucapin, selamat ya buat Bahri dan Humairah ☺️ semoga menjadi keluarga sakinah mawadah dan warohmah Aamiin 🤲🏻
Dan buat pembaca setia novel ini,jangan lupa kasih like, komen dan vote nya ya ❤️
semoga kalian selalu sehat dan di beri rejeki yang lancar dan berkah Aamiin 🤲🏻
ikutin terus episode-episode selanjutnya, terima kasih ☺️
__ADS_1