
Karena sangat marah dan kesal pada Bahri, Hadi pun langsung pulang kerumahnya,dan tidak pergi ke gudang, sesampai nya di rumah,ia semakin kesal karena tidak mendapati istri nya di rumah.
"Kemana Nur..?kenapa dia tidak ada di rumah..?"gumam Hadi semakin marah,ia pun langsung memutuskan mandi untuk menyegarkan tubuh dan pikiran nya yang sejak tadi terasa panas.
"Lho... siapa yang mandi..? apa mas Hadi sudah pulang...?"gumam Nur yang baru datang dan masuk ke kamar nya, Hadi pun keluar dari kamar mandi dan langsung menatap kesal istri nya.
"Dari mana saja kamu..? kenapa kamu malah keluyuran pas aku tidak ada di rumah.."ucap Hadi memarahi istri nya, Nur pun langsung merasa bingung melihat suami nya yang tiba-tiba marah-marah.
"Mas, saya gak keluyuran kok..!saya hanya pergi ke kapal Humairah sebentar untuk memberikan makanan untuk nya,lagi pula kan saya sudah minta ijin sama mas kemarin,apa mas lupa..?mas sendiri yang bilang,kalau mas akan bermalam di gudang selama 2 hari,jadi tidak bisa mengantar kan saya"sahut Nur mengingat kan sambil menatap aneh suaminya, Hadi pun langsung terdiam mendengar nya.
"Sial..! kenapa aku bisa lupa.."batin Hadi menyalahkan diri nya sendiri.
"Mas Hadi kenapa..?kok tiba-tiba marah-marah begitu...apa mas Hadi ada masalah di gudang..?"tanya Nur menyelidik, Nur sangat bingung dan merasa aneh melihat suami yang tak biasa nya seperti itu, suaminya adalah sosok orang yang sangat lemah lembut dan tidak pernah sekali pun membentak dan memarahinya.
"Ah..i..iya dek sedikit"sahut Hadi serba salah dan kebingungan.
"Mas.. sebenarnya ada masalah apa di gudang..?mas bisa cerita kok sama saya,ya.. walau pun saya tidak bisa membantu mas,setidak nya saya bisa menjadi pendengar untuk mas,dan beban pikiran mas juga akan menjadi lebih plong setelah bercerita "tanya Nur dengan lemah lembut, sambil meraih tangan suaminya dan mengajak nya duduk di atas kasur.
"Tidak papa dek, hanya masalah sedikit dengan anak buah, mereka tidak becus bekerja di gudang,dan mas minta maaf ya, karena sudah membentak dan memarahi mu tadi, mungkin karena pengaruh kurang istirahat jadi nya mas terbawa emosi "ucap Hadi dengan lembut sambil tersenyum dan mengusap kepala istri nya, Nur pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.
"Iya mas tidak papa,saya mengerti, sekarang mas istirahat ya.. oiya apa mas sudah makan..? kalau belum, biar saya masakin sekarang...mas mau makan apa..?"ucap Nur sambil bertanya.
"Mas sudah makan tadi di gudang"sahut Hadi berbohong sambil tersenyum lembut..
"Ya sudah... mas istirahat ya"suruh Nur sambil merapikan selimut untuk suami nya, Hadi pun mengangguk dan langsung berbaring lalu memejamkan mata nya.
__ADS_1
"Kasian mas Hadi,dia pasti sangat lelah bekerja siang malam di gudang"batin Nur sambil menatap iba suaminya.
Hadi pun terlelap dan tertidur dengan nyenyak, hingga keesokan paginya, handphone nya pun berbunyi berkali-kali.
"Siapa yang sejak tadi menelpon mas Hadi..? apa itu orang gudang..?duh.. kalau saya yang ngangkut,saya harus ngomong apa ke orang itu..?"gumam Nur kebingungan,ia ingin sekali membangun kan suaminya, namun melihat suami nya yang sedang asik tertidur pulas,ia pun tidak tega membangun kan nya, setelah lama berpikir akhirnya Nur pun memutuskan untuk mengangkat panggilan itu, namun sebelum Nur ingin mengangkat nya tiba-tiba handphone itu pun berhenti berdering.
"Ah.. syukur lah, akhirnya berhenti juga" gumam Nur sambil tersenyum lega,ia pun ingin menaruh kembali handphone milik suaminya itu,tapi di urung kan nya, karena ia melihat sebuah pesan masuk yang membuat mata nya terbelalak.
π©"Ayang...kok gak datang ke rumah sih..! katanya mau minta jatah ranjang lagi,ini udah siap lhoo..."πisi pesan yang Nur baca.
Nur pun merasa penasaran dan langsung menghubungi si pemilik pesan itu.
"Jika wanita yang mengangkat nya, berarti benar,mas Hadi sudah selingkuh di belakang ku"batin Nur merasa sangat marah.
"Jadi mas Hadi dan Bu Avita sudah membohongi ku, mereka berani selingkuh di belakang ku..!!!"batin Nur sangat marah,ia pun terasa mau muntah jika mengingat rayuan wanita itu tadi.
π"Mas Hadi nya sedang tidur, karena kelelahan aku servis,jadi...kalau kamu ke gatelan,kamu garuk aja pakai parut kelapa, biar puas..!!!" sahut Nur sangat marah dan langsung mematikan handphone itu dengan kasar.
"Jahat kamu mas..!kamu udah tega menghianati ku,dan selingkuh dengan Bu Avita"batin Nur sangat kesal, Nur pun langsung membanting handphone milik suaminya hingga terdengar suara bunyi yang sangat keras, Hadi pun langsung terkejut dan terbangun dari tidur nyenyak nya.
"Suara apa itu..?"tanya Hadi sambil mengucek-ngucek mata nya, Nur hanya diam mematung sambil menatap tajam suaminya.
"Handphone ku...!"ucap Hadi terkejut sambil membelalakkan matanya,ia pun langsung memungut benda pipih itu yang terlihat sudah hancur dan layar nya pecah.
"Dek,kamu apa kan handphone mas..? lihat... jadi rusak dan hancur seperti ini "tanya Hadi terlihat sangat marah dan kesal pada istrinya.
__ADS_1
"Ya ampun...ck,seperti nya handphone ini sudah tidak bisa di perbaiki lagi"gumam Hadi sambil berdecak kesal.
"Mas mau tau...! seperti itu lah hati saya saat ini, hati saya langsung hancur setelah tau, kalau mas selingkuh dengan bu Avita...!!!"teriak Nur sambil menangis.
Deg.
Hadi langsung terkejut mendengar nya.
"Dari mana Nur tau..? apa jangan-jangan Bahri sudah memberi tahu nya.."batin Hadi sangat marah.
"Dek, omong kosong Apa yang kamu bicarakan, siapa yang selingkuh...?mas tidak pernah melakukan nya,itu semua fitnah dan bohong.."ucap Hadi berusaha mengelak dan membujuk istri nya,ia pun berusaha meraih tangan istrinya.
"Fitnah..?bohong...? kalau itu semua bohong, kenapa wanita ****** itu menghubungi mas,dan bilang kalau dia sudah siap dan menunggu mas sejak kemarin di rumah nya..!"sahut Nur sambil menepis tangan suaminya.
"Sial... kenapa Avita menghubungi ku..!sudah ku bilang jika aku di rumah jangan pernah menghubungi ku,ah... wanita itu.."batin Hadi menjerit kesal.
"Mas keterlaluan,mas jahat...tega sekali menyakiti saya, apa salah saya mas..? kenapa mas melakukan ini.. hiks.. hiks.. hiks"ucap Nur sambil terduduk dan menangis tersedu-sedu, Hadi pun hanya diam seribu bahasa,ia tak berani lagi untuk bicara.
...****************...
Bersambung...
Jangan lupa baca episode-episode selanjutnya yaa βΊοΈ
Dan silahkan tinggalkan jejak kalian π€ terima kasih ππ»
__ADS_1