JERITAN HATI ANAK YATIM PIATU

JERITAN HATI ANAK YATIM PIATU
Kecerdasan Muhammad Ali


__ADS_3

4 tahun kemudian...


"Ali...!"panggil Humairah mencari-cari putra nya yang sudah sangat aktif sekali.


"Ali di sini bu..!"sahut Ali sambil melambaikan tangan nya dari bawah kapal mesin, Humairah pun terkejut melihat nya.


"Astaghfirullahal'azim Ali... kenapa kamu berada di sana hah..!"ucap Humairah sambil menggeleng-geleng kan kepalanya, melihat putra satu-satunya itu sedang asik bergelut di samping mesin kapal dan pakaian nya pun di penuhi dengan oli mesin kapal.


"Ali lagi membantu Ayah, Om Agung dan Om Ucup,untuk memperbaiki mesin kapal bu" sahut Ali sambil tersenyum.


"Memangnya kamu bisa membantu Ayah..? jangan-jangan...kamu hanya bisa mengganggu Ayah mu saja di sana"ucap Humaira meremehkan putra nya, karena menurut nya seorang anak kecil yang baru berusia 4 tahun tak akan mengerti dengan mesin.


"Ali bisa kok bu"sahut Ali.


"Masa..?"ucap Huma tak percaya.


"Benar dek, Ali dari tadi sedang membantu kami di sini,dia juga sangat hapal dengan peralatan dan perkakas mesin, seperti berbagai macam ukuran obeng,ukuran kunci dan kunci inggris,bahkan dia juga bisa membedakan mana tang biasa dan tang pemotong kabel" sahut Bahri membenarkan dan memberi tahu istri nya,Bahri sangat kagum dengan kecerdasan dan ingatan Ali dalam mengerti segala hal dan sangat ingat dengan apa yang di beri tahu, bahkan Ucup yang bekerja bertahun-tahun dengan Bahri saja kadang sering salah jika di suruh mengambilnya.


"Benar kah..?"tanya Humairah, sambil mengerutkan alisnya heran,ia tak menyangka putra nya itu ternyata memang benar-benar ikut bekerja di sana.


"Ali... tolong ambil kan Ayah kunci 14 "pinta Bahri, Ali pun dengan cepat mengambil kunci itu dengan tepat dan benar, Humairah pun ternganga melihat nya.


"Sekarang ambil kan Ayah obeng kembang" pinta Bahri lagi pada anak nya, lagi-lagi Ali mengambil kan benda itu dengan benar dan tepat.


"Masya Allah..Alhamdulillah ya Allah.. terima kasih karena engkau telah mengaruniai kami seorang putra seperti Muhammad Ali yang ternyata memang benar-benar sangat pintar dan cerdas"batin Humairah merasa sangat bersyukur dan senang.


Bahri dan Humairah memberikan nama untuk putra nya, terinspirasi dari koh Ali yang baik hati, dermawan dan memiliki kecerdasan yang luar biasa, setelah Humairah melahirkan dua minggu,koh Ali meninggal dunia, Bahri pun merasa sedih dan terpukul atas meninggal nya koh Ali, yang sudah ia anggap seperti orang tua kandung nya sendiri,dan untuk selalu mengenang koh Ali, Bahri dan Humairah pun memutuskan untuk memberi kan nama putra mereka dengan sebutan Muhammad Ali.


"Assalamu'alaikum"ucap Nur dan Hadi yang mampir ke kapal.


"Wa'alaikum salam,kak Nur, Ali..! ada julak Nur (Bibi Nur) nih.. yang datang"ucap Humairah sambil memanggil putranya.


panggilan Julak dalam bahasa Banjarmasin bisa di sebut kan kepada laki-laki atau pun perempuan, yang di arti kan dengan sebutan Bibi atau pun paman.


"Julak Nur (Bibi Nur)...!"sapa Ali, sambil naik ke atas dan menghampiri Nur dan Hadi.


"Ya Allah... Ali...!kamu habis ngapain sayang..?kok cemong kena oli begini"ucap Nur terkejut dan membelalak kan matanya.


"Ali habis bekerja bantuin Ayah julak (Bibi)" sahut Ali sambil tersenyum.


"Masya Allah... Ali rajin sekali"ucap Nur sambil mencubit gemas pipi Ali, Nur sangat sayang pada Ali dan sudah menganggap Ali seperti anak kandung nya sendiri, Nur hanya memiliki 2 orang putri saja.

__ADS_1


"Oya Ali, apa Ali puasa hari ini..?"tanya Nur sambil tersenyum, karena saat itu adalah bulan ramadhan, Ali pun mengangguk kan kepalanya.


"Ali puasa nya sampai tengah hari julak (Bibi)"


sahut Ali.


"Wah...Ali hebat sekali..!"ucap Nur memuji Ali.


"Karena Ali hebat,Julak Hadi (paman Hadi) akan mengajak Ali jalan-jalan hari ini.."ucap Hadi sambil tersenyum.


"Yang benar julak Hadi..?"tanya Ali, Hadi pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.


"Apa boleh bu..?"tanya Ali sambil meminta ijin pada ibu nya, Humairah pun tersenyum menatap putra kesayangannya itu.


"Tentu boleh sayang"sahut Humairah.


"Yeay...hore..!"ucap Ali kegirangan sambil melompat-lompat., Ali pun segera mandi dan bersiap-siap.


"Ayo julak Hadi(paman Hadi) kita jalan-jalan,Ali sudah siap"ucap Ali sangat bersemangat,ia pun sudah terlihat rapi dan ganteng.


"Ayo kita berangkat.."sahut Hadi sambil tersenyum dan menggandeng tangan Ali, mereka berdua pun pergi ke mall, tempat di mana permainan khusus anak-anak itu berada, Ali pun sangat senang bermain di sana, sedang kan di kapal... Nur dan Humairah sedang asik mengobrol sambil membuat kue untuk pembukaan nanti.


Setelah puas bermain di sana.. Ali dan Hadi pun memutuskan untuk pulang.


" Kenapa semua nya di tutup tirai julak Hadi..?"tanya Ali.


"Ini nama nya warung kaki Ali."sahut Hadi.


"Warung kaki..? apa itu julak Hadi..?"tanya Ali masih tidak paham.


"Warung kaki itu,karena yang ada di warung ini cuma kelihatan kaki nya saja, sedangkan badan nya tidak terlihat"sahut Hadi memberi tahu.


"Oh... jadi yang kelihatan cuma kaki saja yang ya julak Hadi..?"tanya Ali sambil menatap Hadi, Hadi pun langsung mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.


"Apa Ali mau makan..?"tanya Hadi menawari.


"Tapi Ali lagi puasa julak Hadi "sahut Ali memberi tahu.


"Tapi kan sebentar lagi akan azan jujur, berarti Ali sebentar lagi buka puasa"ucap Hadi mengingat kan.


"Julak pesanin ya,bu...pesan gado-gado nya 2 porsi ya"pinta Hadi pada tukang warung, tukang warung itu pun mengangguk kan kepalanya sambil langsung membuatkan nya.

__ADS_1


Setelah gado-gado itu sudah siap, Hadi pun langsung memakan Gado-gado itu, sedangkan Ali terkejut melihat Hadi yang tiba-tiba langsung memakan makanan itu.


"Apa julak Hadi tidak puasa...?"tanya Ali sambil menatap Hadi heran.


"Shuuuttth..! setelah pulang ini, Ali janji ya... untuk tidak memberi tahu kan nya pada julak Nur"pinta Hadi sambil memelas.


"Julak Hadi janji, sehabis makan ini.. kita cari mainan ya"ucap Hadi berusaha membujuk dan menyogok Ali.


"Bagai mana..?Ali suka sekali kan mobil-mobilan sama juga robot-robotan..?nah julak Hadi akan membelikan nya untuk Ali, dan Ali bisa memilih saja salah satu dari itu" ucap Hadi sambil tersenyum, mendengar itu, Ali pun langsung mengangguk kan kepalanya setuju,benar saja sehabis makan mereka langsung membeli mainan kesukaan Ali,tak tanggung-tanggung Ali membeli kedua nya mainan itu, Hadi pun hanya bisa menghela nafas dengan panjang, setelah itu mereka pun segera pulang ke kapal.


"Assalamualaikum"ucap Ali sambil berlari menghampiri ibu nya sambil membawa mainan yang baru saja ia beli.


"Wa'alaikum salam,ya Allah.. banyak sekali mainan yang di beli kan untuk Ali"ucap Humairah terkejut.


"Tidak papa Humairah, sekali-kali saya menyenangkan Ali "sahut Hadi sambil tersenyum.


"Tadi jalan-jalan ke mana saja Ali..?"tanya Nur ingin tahu.


"Ke mitra,seru sekali Ali bermain di sana"sahut Ali memberi tahu.


"Apa setelah bermain di mitra, Ali meminta mainan ini..?"tanya Humairah,ia merasa tidak enak pada kakak nya.


"Tidak bu,selesai bermain kita mampir makan dulu ke warung yang hanya kelihatan kaki, setelah itu baru julak Hadi mengajak Ali membeli mainan ini"sahut Ali jujur sambil memberi tahu, Humairah dan Nur pun langsung ternganga mendengar nya, sedang kan Hadi hanya bisa menepuk jidatnya sendiri.


"Mas Hadi tidak puasa..?"tanya Nur sambil menatap suaminya terlihat sangat marah.


"Maaf dek,mas tidak tahan"sahut Hadi sambil tersenyum kecut dan mengusap tengkuk leher nya.


"Ali.. kenapa Ali cerita..!kan Ali tadi sudah janji sama julak, kalau Ali tidak akan cerita sama julak Nur"protes Hadi pada Ali.


"Ali tidak menceritakan nya pada julak Nur, Ali hanya cerita pada ibu saja"sahut Ali polos.


"Ali benar mas,dia menepati janji nya untuk tidak bercerita pada saya,tapi dia bercerita pada ibunya dan saya pun ikut mendengar nya"sahut Nur, Hadi pun sekali lagi menepuk jidatnya sendiri.


"Iya juga, kenapa aku tidak menyuruh Ali agar tidak menceritakan nya kepada semua orang tadi"ucap Hadi menyalahkan kebodohan nya sendiri, Bahri dan Humairah pun hanya tertawa melihat nya.


...****************...


Bersambung.


Jangan lupa kasih dukungan nya dan hadiah nya ya ❤️

__ADS_1


Terima kasih 🙏🏻


__ADS_2