JERITAN HATI ANAK YATIM PIATU

JERITAN HATI ANAK YATIM PIATU
Egois


__ADS_3

Triingg..!


Bunyi suara pesan masuk dari handphone Hadi.


"Bahri..? tumben dia kirim pesan mau ketemu...!biasa kalau penting dia langsung telpon saja"gumam Hadi heran, sambil membaca pesan dari Bahri.


"Ada apa Ayaang"terdengar suara manja Avita sedang bertanya, sambil berbaring di samping dan memeluk Hadi.


"Pesan dari Bahri,adik ipar ku...kata nya dia mau ketemu"sahut Hadi memberi tahu.


"Untuk apa..?"tanya Avita


"Aku juga tidak tau Avita sayang..! mungkin ada yang ingin dia bicara kan pada ku"sahut Hadi sambil mengusap kepala Avita dan mencium nya berkali-kali.


"Oh..ya sudah.. pergi sana temui dia.."suruh Avita, yang hendak bangun, namun dengan cepat Hadi menarik Avita dan kembali masuk kedalam pelukannya.


"Tapi aku,masih ingin bersama mu sayang.., mas mau nambah he..he"sahut Hadi sambil tersenyum nakal menggoda Avita, Avita pun langsung tersenyum mendengar nya.


"Iihh...dasar genit,bukan kah tadi udah dapat jatah 3 kali,masa mau nambah sih.."sahut manja Avita sambil memukul pelan dada bidang Hadi, Hadi pun langsung terkekeh mendengar nya.


"Soal nya kamu bikin nagih sayang.."ucap Hadi sambil mencubit gemes hidung Avita, Avita pun langsung tersenyum malu.


"Gombal...! sudah ah mas Hadi,aku mau mandi dan ke gudang dulu,kalau mas mau nambah lagi.. nanti malam aja mas nginap lagi di sini, pokok nya..aku bakal servis mas lebih hebat lagi"sahut Avita sambil mengedipkan sebelah mata nya menggoda Hadi, Hadi pun langsung tersenyum lebar mendengar nya.


"Kamu memang lebih tau apa yang aku suka sayang "ucap Hadi yang langsung menyambar dan melahap bibir Avita dengan rakus.


*


*


*

__ADS_1


Hadi pun sudah siap dan langsung menemui Bahri di sebuah rumah makan ikan bakar,di mana tempat Bahri melihat Hadi dan Avita makan bersama.


"Bahri..!"sapa Hadi.


"Kak Hadi, silahkan duduk kak.."ucap Bahri mempersilahkan.


"Ada apa Bahri, tiba-tiba kamu ingin bertemu dengan ku..?" tanya Hadi penasaran.


"Silahkan pesan makan dulu kak"ucap Bahri yang mengajak Hadi makan terlebih dahulu, Hadi pun mengangguk dan memesan ikan bakar dan teh es, mereka pun makan bersama.


"Kak Hadi, Saya mau bertanya dan saya harap,kak Hadi menjawab nya dengan jujur" ucap Bahri,Hadi pun menyeritkan alisnya bingung.


"Apa yang ingin kamu tanyakan padaku Bahri..?" sahut Hadi penasaran.


"Apa kak Hadi mempunyai hubungan gelap dengan bu Avita..?"tanya Bahri sambil menatap Hadi,Hadi pun langsung tersedak mendengar pertanyaan Bahri.


"Omong kosong Apa yang kamu bicarakan Bahri..?" sahut Hadi terlihat marah,dan pura-pura tidak mengerti,padahal dia sangat panik,Bahri menatap dingin Hadi.


"Sial..!Kenapa si Bahri bisa mengetahui dan melihat nya"batin Hadi sambil berdiam.


"Emm.. Bahri,apa yang kamu lihat itu, tidak seperti yang kamu kira,kami hanya makan siang biasa saja,wajar kan Bos mengajak anak buah nya makan"sahut Hadi mencoba menutup-nutupi dan berbohong lagi.


"Saya ini juga laki-laki kak Hadi, saya sangat tahu apa yang saya lihat, sudah lah..kak Hadi tidak usah berbohong lagi" sahut Bahri dengan tegas.


Glukkk...!


Hadi menelan ludah nya dengan kasar.


"Sialan,aku tidak bisa membohongi dan mengecoh kan nya"batin Hadi kesal.


"Oke.. aku akui..Apa yang kamu katakan itu memang benar Bahri, aku dan Avita memang mempunyai hubungan, sekarang kamu puas..?" sahut Hadi, yang sudah terpojok tak bisa lagi menghindar.

__ADS_1


"Astaghfirullahal'adzim... apa kak Hadi tidak takut dosa..?Kenapa Kak Hadi tega menghianati kak Nur..? kak Nur itu istri yang baik dan sangat berbakti pada mu kak"ucap Bahri menasehati.


"Aku tahu Nur adalah istriku yang baik, maka nya aku tidak meninggalkan nya"Sahut Hadi membela diri


"Tapi kak Hadi sudah berkhianat dan kalau kak Nur tau, pasti dia akan sakit hati"ucap Bahri,ia tak habis pikir dengan jalan pikiran Hadi.


"Bahri... aku mohon kamu tidak memberi tahu kan hal ini pada siapa pun, apa lagi pada istri ku Nur"pinta Hadi sambil memelas.


"Maaf kak Hadi,saya tidak bisa berjanji,saya tidak mau menutupi sebuah kejahatan "sahut Bahri menolak, Hadi pun sangat marah mendengar nya.


"Bahri,aku tidak melakukan sebuah kejahatan..!ini hanya sebuah cinta dan perasaan,dan kamu tidak akan mengerti dengan hal itu, Bahri aku harap kamu tidak ikut campur dengan urusan rumah tangga ku, kamu itu hanya seorang suami dari ipar ku saja" ucap Hadi merasa marah.


"Tapi saya menganggap kak Nur itu, sudah seperti kakak kandung saya sendiri, saya tidak bisa tinggal diam jika kakak saya di sakiti, dan apa yang kak Hadi lakukan sudah sangat keterlaluan.. apa kak Hadi tidak takut dosa..?"sahut Bahri sedikit emosi,Hadi pun semakin marah mendengarnya.


"Bahri,dosa atau tidak..itu urusan ku,bukan urusan mu,kamu urus saja diri mu sendiri"sahut Hadi sangat marah,dan tak terima di nasehati.


"Kakak Hadi,saya mohon Kakak di tinggalkan perempuan itu, dan tolong jangan sakiti kak Nur"minta Bahri dengan secara baik-baik.


"Maaf Bahri, aku tidak bisa meninggalkan Avita,aku sangat mencintai nya dan kami juga sudah menikah siri 3 bulan yang lalu"ucap Hadi memberi tahu, Bahri pun terkejut mendengarnya.


"Sekarang Bahri,Kamu sudah tahu segalanya tentang diri ku, jadi aku minta dan mohon jangan pernah menyuruh ku untuk meninggal kan Avita, apa lagi menceraikan Nur,aku sangat mencintai mereka berdua dan tidak akan meninggal kan salah satu dari mereka" ucap Hadi terlihat sangat egois.


"Dan satu lagi Bahri..jangan pernah kamu ikut campur urusan rumah tangga ku,lebih baik kamu urus rumah tangga mu sendiri" ucap Hadi lagi, sambil mengacung kan jari telunjuk nya ke wajah Bahri, lalu segera pergi meninggal kan Bahri dengan sangat kesal dan marah.


Bahri pun menghela nafas nya dengan panjang,ia merasa sangat kecewa dengan sikap egois Hadi.


"Ya Allah...semoga saja kak Hadi sadar dengan apa yang di perbuat nya"batin Bahri merasa sedih, ia pun segera membayar makanan yang mereka makan dan langsung segera kembali pulang ke kapal.


...****************...


Bersambung dulu ya....

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian 🤗 terima kasih 🙏🏻


__ADS_2