JERITAN HATI ANAK YATIM PIATU

JERITAN HATI ANAK YATIM PIATU
Silaturahmi ke rumah koh Ali


__ADS_3

Mendengar kabar kehamilan Humairah, banyak sekali yang ikut senang dan mendo'a kan Humairah,Umi pun selalu menelpon dan mengingat kan Humairah agar selalu menjaga kesehatan nya, Mei pun begitu gembira mendengar bahwa ia akan mendapatkan seorang adik lagi.


📞"Ibu,apa ibu dan dedek bayi nya sehat..?"tanya Mei, melewati sambungan telepon


📞"Alhamdulillah,ibu dan dedek bayi dalam perut sehat sayang"jawab Humairah.


📞"Apa Mei sudah selesai ulangan nya..?"tanya Humaira.


📞"Belum bu, mungkin beberapa hari lagi baru selesai"sahut Mei memberi tahu.


📞"Nanti kalau ulangan nya udah selesai dan liburan, Mei sama Nenek akan langsung ke sana bu"ucap Mei.


📞"Iya nak,ibu tunggu ya,ibu udah kangen banget sama Mei"sahut Humairah sambil tersenyum.


📞"Mei juga bu, oiya...mana Caca bu..?"tanya Mei mencari.


📞"Caca lagi jalan sama Om Ucup sayang,tadi ibu suruh minta beli kan rujak"sahut Humaira.


📞"Apa Caca di sana baik-baik saja bu..?"tanya Mei,ia ingat dengan adik nya yang selalu akrab dan bermain bersama nya,namun ketika ia sudah sekolah pasti adik nya itu sangat kesepian karena tidak ada teman bermain lagi.


📞"Caca baik-baik saja nak, memang Caca sering sekali mengeluh kesepian karena tidak ada kamu,makanya setiap hari yang di ganggu oleh Caca sekarang Om Ucup"sahut Humairah, sambil terkekeh sendiri mengingat kelakuan Caca yang selalu bisa membuat Ucup kerepotan dan mati kutu jika bicara sama Caca.


📞"Ha..ha.. Caca..Caca, pasti Om Ucup selalu di buat kesal oleh Caca"sahut Mei sambil tertawa, Humairah pun ikut tertawa mendengar nya.


📞"Kalau Ayah mana bu..?"tanya Mei mencari.


📞"Ayah seperti nya masih di atas pelabuhan,mencek barang"sahut Humairah memberi tahu.


📞"Bu,ini nenek mau bicara sama ibu"ucap Mei, sambil menyerahkan telpon nya ke pada nenek nya.


📞"Humairah, apa kakak mu Nur sering menjenguk mu di sana..?"tanya Umi ingin tahu, semenjak Hadi mendapatkan pekerjaan di tempat Bos rotan,Hadi dan Nur tinggal di kota Banjarmasin.


📞"Sering Umi,jika kapal kami kebetulan ada di Banjarmasin,kak Nur dan ka Hadi pasti jalan -jalan ke kapal"sahut Humairah memberi tahu.


📞"Syukur lah, Umi jadi senang mendengar nya,Oya,dari beberapa hari ini, Umi mencoba menghubungi Nur tapi tidak bisa-bisa,Nur juga sudah beberapa hari ini tidak menelpon Umi"keluh Umi merasa sedih.


📞"Mungkin mereka sedang sibuk Umi, nanti jika kak Nur datang ke sini, akan Humairah suruh kak Nur untuk segera menghubungi Umi"sahut Humairah, mencoba menghibur Umi nya.


📞"Iya nak,kamu jaga kesehatan di sana ya nak"ucap Umi.

__ADS_1


📞"Inggih Umi, Umi juga jaga kesehatan di sana ya"sahut Humairah.


📞"Ya sudah Umi tutup dulu telpon nya ya, assalamualaikum"ucap Umi.


📞"Inggih Umi, wa'alaikum salam "sahut Humairah, lalu segera menutup sambungan telepon nya.


"Siapa yang telpon dek..?"tanya Bahri yang baru masuk ke kamar nya.


"Umi dan Mei mas"sahut Humairah memberi tahu.


"Yah..sudah selesai ya, padahal mas juga kangen... ingin bicara sama Mei"keluh Bahri.


"Yah..maaf mas,tadi saya pikir mas masih di atas pelabuhan"sahut Humairah merasa bersalah.


"Iya tidak papa dek, nanti kita telpon lagi Mei nya"sahut Bahri sambil tersenyum.


"Oiya dek,tadi pas mas di atas pelabuhan,mas di telpon sama koh Ali"ucap Bahri.


"Koh Ali..?apa kata beliau mas?"tanya Humairah penasaran.


"Koh Ali menyuruh kita untuk datang ke rumah nya nanti sore"sahut Bahri memberi tahu.


"Kita..? maksudnya saya sama Caca juga mas..?"tanya Humairah terkejut, Bahri mengangguk kan kepalanya.


"Mas juga tidak tau, mungkin beliau cuma ingin bersilaturahmi saja dengan kita"sahut Bahri.


"Iya mas benar, kalau begitu saya mau bikin kan kue buat koh Ali ya mas"ucap Humairah sambil tersenyum.


"Sekarang..?"tanya Bahri.


"Iya sekarang lah mas,masa besok..!kan nanti sore kita mau ke sana"sahut Humairah sambil terkekeh.


"Yah...pada hal mas baru saja mau bermanja-manja dulu sama istri"ucap Bahri menggoda istri nya, Humairah pun langsung tertawa mendengar nya.


"Udah banyak anak nya,masih aja mau bermanja-manja,malu sama anak mas"sahut Humairah sambil tertawa, Bahri pun ikut tertawa mendengar nya.


*


*

__ADS_1


*


Sore hari Bahri dan istri beserta anak nya datang ke rumah koh Ali.


"Assalamualaikum"


"Wa'alaikum salam,mari..masuk nak"sahut koh Ali sambil tersenyum ramah, mereka pun segera masuk dan di persilahkan duduk oleh koh Ali.


"Bagai mana kabar kalian..?"tanya koh Ali.


"Alhamdulillah sehat koh,koh Ali juga bagai mana kabar nya...?"sahut Bahri lalu bertanya balik.


"Alhamdulillah sehat walafiat..ya begini lah hidup sendiri,di bilang baik tapi kesepian ha..ha.."sahut koh Ali sambil tertawa menghibur diri,semenjak kecelakaan yang menimpa keluarga nya beberapa tahun silam, dan mengakibatkan istri dan anak-anak nya tewas dalam kecelakaan itu,koh Ali pun memutuskan untuk hidup sendiri dan tak ingin lagi menikah,ia hanya menyibukkan diri nya dengan bekerja dan bepergian,rasa trauma koh Ali yang mendalam membuat nya selalu menyendiri, dengan kehadiran Bahri bersama istri dan anaknya membuat koh Ali merasa memiliki keluarga lagi dan semangat hidup,ia pun menganggap Bahri seperti anak kandung nya sendiri.


"Kakek,kenapa kakek hidup sendiri dan kesepian..?apa kakek tidak punya teman di sini..?"tanya Caca sambil menatap koh Ali,koh Ali pun langsung tertawa mendengar nya.


"Iya nak, kakek sangat kesepian dan tidak punya teman,apa kamu mau jadi teman kakek..?"tanya koh Ali sambil tersenyum menatap Caca.


"Mau kek,tapi kakek harus tinggal di kapal Caca,nanti di sana kakek juga akan mendapat kan banyak teman,Caca akan mengenal kan teman-teman Caca sama kakek,ada Om Agung,Om Ucup dan masih banyak lagi om-om yang lain kek"sahut Caca dengan polos nya sambil tersenyum lebar,koh Ali pun tergelak mendengar nya, Bahri dan Humairah pun langsung menepuk jidatnya sendiri, merasa tidak enak dengan koh Ali.


"Ha..ha..ha..iya nak, nanti kapan-kapan kakek akan jalan-jalan ke kapal mu"sahut koh Ali, Bahri dan Humairah pun hanya bisa tersenyum dan geleng-geleng kepala saja melihat tingkah putri mereka.


"Ah...saya merasa memiliki umur sepuluh tahun lagi lebih lama, ketika bertemu dengan putri kalian"ucap koh Ali merasa bahagia dan terhibur,ia juga bisa tertawa lepas ketika melihat Caca, Bahri dan Humairah pun merasa senang mendengar nya.


"Oiya,saya dengar kalian akan mendapatkan anak lagi ya..?"tanya koh Ali, Bahri pun mengangguk kan kepalanya.


"Benar koh, Alhamdulillah istri saya sedang hamil 4 bulan saat ini"sahut Bahri membenarkan,koh Ali pun merasa sangat senang mendengar nya.


"Alhamdulillah... semoga saja anak yang di dalam kandungan istri mu,sama seperti Caca yang sangat pintar dan lucu"ucap koh Ali.


"Tapi kek,kata Om Ucup, kalau dedek bayi nya sama seperti Caca, Om Ucup bisa mati"sahut Caca memberi tahu.


"Kok bisa begitu..?"tanya koh Ali bingung sambil mengerutkan alisnya.


"Kata Om Ucup, satu Caca saja sudah bikin Om Ucup pusing, apa lagi ada dua Caca"sahut Caca memberi tahu,koh Ali pun langsung tertawa terbahak-bahak mendengar nya.


"Ha..ha.. Bahri putri mu sangat lucu dan menggemaskan"ucap koh Ali sambil tertawa bahagia.


...****************...

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian 🤗 terima kasih 🙏🏻


__ADS_2