JERITAN HATI ANAK YATIM PIATU

JERITAN HATI ANAK YATIM PIATU
Perdebatan


__ADS_3

Hadi, Avita, Nur, Humairah dan Bahri pun ikut bersama dengan pak RT ke rumah nya ,dan tak ketinggalan, Ucup pun juga mengikuti mereka.


"Sekarang kalian jelas kan,titik permasalahan nya ke pada saya, kenapa sampai terjadi keributan di wilayah saya...?"ucap pak RT bertanya, sambil menatap mereka satu persatu.


"Biar saya yang bicara lebih dulu pak RT..!" sahut Avita.


"Baik silah kan Bu Avita.."sahut pak RT.


"Pak RT, sebenar nya kedua wanita ini lah yang lebih dulu mencari keributan,dan memaki-maki saya tidak jelas,dan mereka juga lah yang lebih dulu menyerang saya, sehingga memancing para warga untuk keluar"ucap Avita sambil menatap tajam Humairah dan Nur.


"Pak RT,kami datang ke rumah nya karena kami ingin menggerebek perselingkuhan mereka, wanita ini telah berzinah dengan suami dari kakak saya"sahut Humairah memberi tahu.


"Apa benar begitu Bu Avita..?"tanya pak RT.


"Itu semua fitnah pak RT..!kami berdua tidak berselingkuh dan tidak berzinah,kami mempunyai hubungan suami istri, karena kami sudah menikah 3 bulan yang lalu...iya kan mas"sahut Avita membela diri.


Deg!


Humairah dan Nur pun merasa sangat terkejut dan shock mendengar nya.


"A.. apa itu benar mas Hadi..?"tanya Nur sambil meneteskan air mata nya, hati nya begitu sakit dan terasa hancur berkeping-keping.


"Maaf kan mas dek,apa yang di katakan Avita memang benar,mas sudah menikah dengan nya 3 bulan yang lalu"sahut Hadi merasa bersalah, Nur pun langsung menangis tersedu-sedu,dada nya terasa sangat sesak mendengar pengakuan langsung dari mulut suaminya sendiri, Bahri pun merasa sangat sedih melihat kesedihan kakak ipar nya itu.


"Keterlaluan... kenapa kak Hadi sangat tega melakukan ini pada kak Nur..?apa kak Hadi lupa..!siapa yang selalu menemani dan mendukung kak Hadi mulai dari nol, sampai kak Hadi kehilangan pekerjaan,kak Nur dan Umi lah yang memohon agar kak Hadi mendapatkan pekerjaan"ucap Humairah sangat kesal pada Hadi, Hadi hanya bisa terdiam sambil menundukkan kepalanya.


"Sudah...sudah cukup..!saya sebagai RT,ingin bicara dan bertanya..!"sahut pak RT menyela.


"Bu Avita dan pak Hadi, apa kalian bisa membuktikan, kalau kalian memang benar sudah menikah, karena sebagai RT, saya belum mendapatkan laporan pernikahan kalian"ucap pak RT.


"Kami hanya menikah siri saja pak RT"sahut Hadi.


"Apa ada saksi dan wali yang bisa membuktikan nya..?"tanya pak RT lagi.

__ADS_1


"Ada pak RT, saksi pernikahan kami adalah teman saya sendiri,dan saya juga punya foto pernikahan kami"ucap Avita sambil menunjukkan foto yang ada di handphone nya, setelah melihat foto itu..pak RT pun akhirnya percaya pada mereka.


"Pak RT, sekarang saya mau melaporkan dan menuntut wanita ini, karena dia sudah berani memfitnah dan menyerang saya juga mempermalukan saya di depan orang-orang" ucap Avita sambil menunjuk Humairah dengan penuh amarah, semua orang pun terkejut mendengar nya.


"Tidak.. tolong jangan lakukan itu,pak RT..adik saya sedang hamil besar dan sebentar lagi dia akan melahirkan, tolong jangan lapor kan adik saya"pinta Nur sambil memohon dan memelas.


"Maka nya.. siapa suruh dia berani menyerang saya..!sudah tau lagi hamil besar... sok-soan ingin menjadi pahlawan, sekarang sudah tau akibat nya kan..!"sahut Avita sambil tersenyum sinis dan mengejek, Humairah pun menatap tajam Avita.


"Sudah..sudah...!tolong kalian jangan ribut di rumah saya, hargai saya sebagai RT di sini.." ucap pak RT menengahi.


"Maaf pak RT, boleh saya bicara..?"ucap Bahri bertanya.


"Silahkan pak"sahut pak RT.


"Begini pak RT, seingat saya... almarhum pak Wawan atau biasa di panggil Bos rotan suami dari Bu Avita, baru saja meninggal 5 bulan yang lalu,dan sedang kan mereka sudah menikah 3 bulan, berarti setelah dua bulan Bos rotan meninggal.. mereka berdua telah melangsung kan pernikahan,setahu saya... bukan kah dalam Islam mengatakan,jika seorang istri yang suaminya meninggal,maka ia harus menjalani masa Iddah nya selama 4 bulan,jika dia menikah sebelum masa Iddah nya habis..maka itu di sebut hukum nya zinah dan pernikahan mereka tidak sah"ucap Bahri menjelaskan.


"Iya pak,anda benar,kata ustadz saya juga begitu"sahut pak RT.


"Tentu bisa bu..!tapi apa kalian mempunyai bukti-bukti untuk melaporkan mereka..?"tanya pak RT, Humairah pun mengangguk kan kepalanya.


"Ada pak RT,kami mempunyai bukti pesan perselingkuhan mereka"sahut Humairah.


"Saya juga punya bukti rekaman video penggerebekan mereka pak RT..!"ucap Ucup ikut menyahut.


"Berarti bukti-bukti yang kalian miliki sudah cukup kuat.. sekarang saya serah kan semuanya pada kalian,dan apa kalian yakin untuk melapor kan mereka..?"ucap pak RT bertanya.


"Dek Nur,apa kamu tega melaporkan mas,dan melihat mas masuk penjara..?apa kamu tidak khawatir dengan anak-anak kita..jika mereka mengetahui nya.. mereka pasti akan sedih dan malu dek"ucap Hadi membujuk dan memelas pada istrinya, Nur hanya diam sambil menangis,Nur begitu bingung saat ini,di satu sisi dia sangat kecewa pada suaminya,dan di sisi lain.. ia masih begitu sangat mencintai suaminya dan tidak tega menyakiti suaminya sendiri.


"Dek,mas mohon.. tolong jangan lakukan ini"pinta Hadi mohon.


"Baik lah mas..saya tidak akan melaporkan mas.."sahut Nur, Hadi pun langsung tersenyum bahagia mendengar nya, sedangkan Humairah merasa terkejut dan kecewa dengan keputusan kakak nya itu.


"Terima kasih dek"ucap Hadi bahagia.

__ADS_1


"Tapi dengan satu syarat..!"ucap Nur.


"Apa syarat nya dek..?"tanya Hadi.


"Mas tinggal kan wanita itu,dan berhenti bekerja di gudangnya..!"sahut Nur, Hadi dan Avita pun terkejut mendengar nya.


"Tidak bisa begitu,kami sudah menikah dan saling mencintai"sahut Avita tak terima.


"Apa kamu lupa..!bukan kah pernikahan kalian itu tidak sah..?"sahut Nur, Avita pun langsung terdiam mendengar nya.


"Mas...mas tidak akan meninggal kan saya kan..?bukan kah mas sendiri yang bilang, kalau saya ini lebih bisa membuat mas bahagia dan lebih puas melayani mas di ranjang"ucap Avita memelas sambil merayu, Humairah dan Nur merasa mual dan hendak muntah mendengar perkataan yang terdengar menjijikan dari wanita itu.


"Sekarang mas Hadi tinggal pilih..!ingin saya laporkan kan atau tidak..?"ucap Nur dengan tegas.


"Maaf kan aku Avita aku...-"perkataan Hadi terhenti ia tak sanggup melanjutkan perkataan nya, Avita pun langsung menangis mendengar nya.


"Tega kamu mas, bukan kah mas sudah janji tidak akan meninggal saya apa pun yang terjadi..tapi kenapa mas justru mengingkari nya...!!!"ucap Avita sambil memukul-mukuli lengan Hadi, Hadi hanya bisa terdiam mendengar nya.


"Pak RT, sebaiknya kami permisi..maaf sudah menggangu dan membuat keributan di lingkungan pak RT"ucap Bahri dengan sopan dan merasa tidak enak.


"Iya pak tidak papa"sahut pak RT sambil mengangguk kepalanya, Bahri pun langsung pamit dan segera membawa istri nya pergi dari sana, Bahri khawatir dengan kondisi dan kesehatan istri nya yang saat ini sedang hamil,Nur dan Ucup pun juga mengikuti mereka pulang,dan tinggal lah Hadi dan Avita yang sedang mengamuk-ngamuk di rumah pak RT.


"Dasar laki-laki pengecut, brengsek,tidak bertanggung jawab,sialan sekarang juga saya pecat kamu dari gudang saya...!!!"teriak Avita mengamuk seperti orang gila,sambil memukuli Hadi.


"Pak Hadi, sebaiknya anda segera membawa Bu Avita pergi dari sini,saya tidak mau para warga justru kembali berdatangan ke rumah saya"ucap pak RT mengusir secara halus,pak RT pun juga ikut merasa pusing melihat nya.


...****************...


Bersambung...


Jangan lewatkan episode-episode selanjutnya yaa ☺️


Dan tinggal kan jejak kalian πŸ€— terima kasih πŸ™πŸ»

__ADS_1


__ADS_2