
Bahri berlari dengan tergesa-gesa memasuki rumah sakit dan mencari keberadaan istrinya.
"Kak Bahri...!" panggil Ucup dan Agung yang sedang menunggu di luar ruangan.
"Ucup..! Agung..! bagai mana keadaan istriku..?" tanya Bahri panik.
"Kak Humairah sedang ditangani dokter di dalam kak"sahut Agung memberitahu, Bahri
pun merasa tidak sabar ingin bertemu dan mengetahui keadaan istrinya, ia pun langsung menerobos masuk ke dalam ruangan.
"Maaf anda siapa...?tolong anda tunggu di luar"suruh perawat menegur Bahri.
"Dia suami saya sus, tolong biarkan saja dia masuk" pintu Humairah,dokter pun mengangguk kan kepalanya setuju.
"Dek,bagai mana keadaanmu..?yang mana yang sakit..? apa kamu terluka..? apa anak kita baik-baik saja..? bagai mana dengan kandunganmu...?"tanya Bahri terlihat sangat panik, dokter pun tersenyum melihat perhatian Bahri pada istrinya.
"Mas, saya tidak apa-apa,cuma keseleo dan luka sedikit di tangan saja.." sahut Humairah sambil tersenyum,ia mencoba menenangkan suaminya,Bahri pun langsung memeluk istrinya dan memeriksa luka yang ada di tangan istrinya.
"Dek,Mas sangat khawatir ketika mendengar kalau kamu terjatuh dari kapal"ucap Bahri.
"Dok, bagai mana kandungan istri saya, apa baik-baik saja?"tanya Bahri.
"Alhamdulillah,kandungan istri bapak baik-baik saja, tapi.. seperti nya untuk beberapa hari kaki nya tidak bisa di jalan kan dulu, karena bengkak akibat keseleo"sahut dokter memberi tahu.
"Baik dokter,apa istri saya sudah bisa di bawa pulang ..?"tanya Bahri.
"Boleh bapak,saya akan memberi kan resep obat untuk ibu Humairah"sahut dokter sambil menulis resep obat itu.
"Baik, terima kasih dokter "ucap Bahri.
"Sama-sama bapak, kalau begitu saya permisi dulu, semoga ibu Humairah cepat sembuh,mari.. bapak..ibu"sahut dokter sambil tersenyum ramah, Bahri pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.
"Aamiin, iya dokter silahkan"sahut Bahri.
"Dek, bagai mana kamu bisa terjatuh dari kapal...?"tanya Bahri sambil mengusap kepala istri nya.
"Saya terpeleset Mas,pas mau naik ke pelabuhan, karena jembatan nya agak licin" jawab merah.
"Nanti akan mas suruh yang lain, untuk membersihkan jembatan nya biar tidak licin lagi, sahut Bahri.
Mereka pun kembali pulang ke kapal, dan Humairah pun langsung di suruh Bahri untuk istirahat.
"Dek, kerena kamu masih sakit, jadi besok kita batal kan saja untuk pulang ke kampung ya"ucap Bahri.
"Tapi mas, tidak enak jika kita tidak pulang, nanti apa kata orang-orang di sana,di hari pernikahan adik nya sendiri mas justru tidak datang"sahut Humairah.
"Tapi dek, keadaan mu sekarang tidak memungkinkan untuk kita pulang"ucap Bahri.
"Mas, saya tidak papa...!ini cuma keseleo saja, nanti di urut juga sebentar lagi akan sembuh"sahut Humairah sambil tersenyum, Bahri menatap dengan dalam wajah istri nya.
"Benar kamu tidak papa..?"tanya Bahri memastikan, Humairah mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.
__ADS_1
"Beneran mas,tapi bisa kah saya minta tolong..?"sahut Humairah sambil bertanya.
"Tolong apa..?"tanya Bahri penasaran.
"Tolong panggil kan tukang urut.."sahut Humairah meminta, Bahri pun tersenyum mendengar nya.
"Baik lah,mas akan suruh Ucup untuk menjemput tukang urut langganan mu"sahut Bahri, sambil mengusap kepala istri nya dengan penuh kasih sayang.
"Terima kasih ya mas"ucap Humairah sambil tersenyum manis.
"Iya,tapi cium dulu dong suami nya "pinta Bahri sambil menyodorkan sebelah pipi nya menggoda istri nya, Humairah pun langsung tergelak mendengar nya.
cup!
Humairah memberi sebuah ciuman pada suaminya, Bahri tersenyum puas setelah mendapat kan nya.
"Tunggu di sini ya,mas panggil Ucup dulu"ucap Bahri,lalu segera keluar dari kamar nya dan mencari Ucup.
"Ucup,bisa kah kamu memanggil kan tukang urut langganan istri ku..?"tanya Bahri.
"Bisa ka Bahri,apa sekarang..?"sahut Ucup bertanya, Bahri mengangguk kan kepalanya.
"Iya sekarang"sahut Bahri, Ucup pun langsung segera pergi ke rumah tukang urut.
Humairah sedang berbaring di kasur nya sambil menunggu tukang urut langganan nya datang, tiba-tiba ponsel nya pun berdering.
π"Assalamualaikum Humairah"
π"Humairah,bagai mana keadaan mu..? kakak dengar dari mas Hadi kata nya kamu terjatuh dari kapal,apa itu benar..?"tanya Nur mengkhawatirkan adiknya.
π"Iya benar kak,dan Alhamdulillah tidak apa-apa,cuma keseleo saja kak, gara-gara terpeleset tadi jembatan"sahut Humairah.
π"Alhamdulillah, syukur lah kalau begitu...kakak sangat terkejut mendengar kabar kamu tadi,lebih baik kaki kamu segera di urut saja dek"ucap Nur menyarankan.
π"Iya kak,ini mas Bahri sudah memanggil nya, mungkin sebentar lagi datang "sahut Humairah memberi tahu.
π"Oh...begitu, apa besok kamu jadi berangkat..?"tanya Nur.
π"Insya Allah jadi ka"sahut Humairah.
π"Ya sudah.. kalau begitu Kakak tutup dulu telpon nya ya, soalnya mau masak"ucap Nur.
π"Iya kak Nur,masak nya yang banyak ya,terus anter ke kapal"sahut Humairah sambil tertawa, Nur pun langsung tergelak mendengar nya.
π"Kalau begitu nanti lah, setelah kamu datang dari kampung kita masak-masak bareng"ucap Nur.
π"Baik kak, nanti saya tagih janji kak Nur"sahut Humairah sambil tersenyum.
π"Siippp... assalamualaikum"ucap Nur.
π"Wa'alaikum salam"sahut Humairah, lalu menutup telpon nya.
__ADS_1
Tak lama Ucup pun datang membawa tukang urut langganan Humairah ke kapal.
Tok..tok..tok..!
"Kak Humairah, tukang urut nya sudah datang"panggil Ucup sambil mengetuk pintu kamar Humairah.
"Iya cup, suruh masuk saja"sahut Humairah, tukang urut itu pun langsung memasuki kamar Humairah.
Humairah pun langsung di urut, sampai seluruh badan nya, walau pun Humairah merasa sangat sakit ketika kaki nya di urut,tetapi setelah itu, Humairah merasa kan kaki nya jauh lebih baik dan lebih enak di gerak kan.
"Bagai mana dek..enakan..?"tanya Bahri ketika ia memasuki kamar nya.
"Alhamdulillah,jauh lebih baik dan sudah enakan mas"sahut Humairah sambil tersenyum senang.
"Alhamdulillah"sahut Bahri merasa bersyukur.
Ketika tukang urut itu keluar untuk mencuci tangan, Humairah pun bicara pada suaminya.
"Mas, saya minta uang buat kasih tukang urut ya"ucap Humairah meminta.
"Iya, ambil saja di dalam tas mas yang biasa ya,mas mau keluar dulu,"sahut Bahri lalu keluar kamar.
Humairah pun langsung mengambil tas suaminya yang tergantung di dekat lemari,ia pun membuka tas itu sambil mencari uang, namun tiba-tiba tangan nya tersentuh sesuatu yang aneh.
"Apa ini..?"gumam Humairah,ia pun mengambil dan mengeluarkan benda itu.
"Jam tangan wanita..?"batin Humairah kebingungan, ia menatap jam tangan yang berbentuk bulat dan di hiasi bintang terlihat sangat cantik dan elegan.
"Jam tangan siapa ini..?gak mungkin mas Bahri memakai jam ini, ukuran nya saja sangat kecil"gumam Humairah,laku ia melihat ada sesuatu lagi di dalam tas itu.
"Bros..?"Humairah semakin kebingungan melihat nya,"Apa mas Bahri sengaja membelikan nya untuk saya..?"Batin Humairah sambil menatap Bros bunga yang terlihat indah di tangan nya, Humairah sangat tahu kalau harga kedua benda itu sangat mahal.
"Nak Humairah, Acil pamit pulang dulu ya" ucap tukang urut yang langsung memecah kan lamunan Humairah, sebutan Acil biasa di gunakan oleh masyarakat Banjarmasin jika memanggil orang yang lebih tua dari kita.
"Ah.. tunggu sebentar cil"sahut Humairah,lalu segera mengambil 3 lembar uang 50 ribu dan langsung memasukkan nya ke dalam sebuah amplop.
"Terima kasih ya,Acil sudah mau membantu mengurut saya"ucap Humairah sambil menyalimi dan menyelipkan amplop itu ke tangan Acil urut.
"Sama-sama nak Humairah, saya senang membantu nak Humairah"sahut nya, tukang urut itu pun langsung pamit pulang dan di antar kembali oleh Ucup ke rumah nya.
Setelah selesai, Humairah pun kembali duduk di atas kasur nya sambil menatap jam tangan dan bros tadi, Humairah pun mencoba jam tangan itu ke tangan nya, ternyata jam itu pas dengan ukuran tangan nya.
"Apa mas Bahri ingin memberi kan kejutan ya saya saya..?"gumam Humairah sambil tersenyum bahagia,ia pun kembali memasuk kan jam tangan itu kembali ke dalam tas itu.
"Biar saya tunggu mas Bahri saja memberi kan nya,dan pura-pura terkejut melihat nya,ketika mas Bahri menunjukkan itu"batin Humairah sambil tersenyum geli membayangkan nya.
...****************...
Jangan lupa baca episode-episode selanjutnya yaa βΊοΈ
Dan tinggal kan jejak kalian, terima kasih ππ»
__ADS_1