
"Dek,kamu mau gak ikut mas ke gudang hari ini..?mas mau cek rotan dan memberikan laporan pemasukan rotan bulan kemarin ke Bu Avita"ajak Bahri pada istri nya.
"Ah... enggak ah mas,di sana kan banyak laki-laki, saya gak enak kalau ikut mas,lagi pula mas kok tumben mau ngajak saya,biasa mas malah melarang saya kalau mau ikut.."sahut Humairah.
"Itu dulu dek,waktu bos rotan masih hidup,memang di sana semua nya laki-laki...maka nya mas gak pernah ngajak kamu,tapi...sekarang pengganti bos rotan kan istrinya, jadi kamu bisa ikut sama mas"sahut Bahri yang berusaha ingin mengajak istrinya,ia tidak ingin Bu Avita menggoda nya lagi ketika setiap kali mereka bertemu.
"Gimana dek...?mau ya ikut mas,biar sekalian mas kenal kan kamu dengan istri nya Bos rotan"bujuk Bahri, Humairah mengerutkan alisnya heran, kenapa suaminya seakan-akan seperti memaksa.
"Tapi sepertinya saya benar-benar gak bisa ikut mas,soal nya ada janji sama Acil urut hari ini,badan saya terasa pegal-pegal semua mas,maka nya kemaren saya suruh Acil urut datang ke kapal hari ini "sahut Humairah memberi tahu, Bahri pun menghela nafas nya.
"Ya sudah kalau begitu"sahut Bahri terlihat sedikit kecewa.
"Maaf ya mas.."ucap Humairah merasa bersalah dan tidak enak pada suaminya.
"Tidak papa dek,biar mas minta temani sama Agung saja ke gudang,mas berangkat dulu ya, assalamu'alaikum"sahut Bahri pamit, Humairah pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.
"Iya mas, wa'alaikum salam... hati-hati ya mas"sahut Humairah sambil menyalimi tangan suaminya, Bahri pun mengangguk kan kepalanya dan segera pergi memanggil Agung untuk menemani nya ke gudang.
"Tumben mas Bahri kepengen minta di temani...?"batin Humairah bertanya-tanya bingung.
Humairah pun tidak ingin terlalu memikirkan hal yang macam-macam,ia pun kembali melakukan aktivitas memasak nya sambil menunggu tukang urut datang.
Sore hari, Agung ternyata lebih dulu pulang ke kapal, sedang kan Bahri belum pulang.
"Gung,mas Bahri tidak pulang sama kamu .?"tanya Humairah mencari suaminya.
"Tidak kak,tadi kak Bahri menyuruh saya pulang lebih dulu, karena kak Bahri nya mau ke suatu tempat kata nya"sahut Agung memberi tahu.
"Kemana..?"tanya Humairah ingin tahu, Agung menggeleng kan kepalanya.
"Saya tidak tahu kak, saya juga lupa menanyakan nya"sahut Agung, Humairah pun menghela nafas nya.
"Ya sudah, nanti biar saya telpon saja mas Bahri nya"ucap Humairah,lalu kembali ke kamar nya.
__ADS_1
Tak berapa lama Humairah pun merasa perut lapar,ia pun memutuskan untuk kedapur, namun tiba-tiba Humairah mendengar sebuah percakapan yang kurang mengenakkan.
"Eh.. Gung, aku dengar istri nya Bos rotan itu masih muda ya..?"tanya Ucup penasaran.
"Iya"sahut Agung singkat.
"Terus orang nya cantik dan seksi kan..?"tanya Ucup lagi, Agung pun mengerut kan alisnya.
"Dari mana kamu tau cup, kalau Bu Avita istri nya almarhum Bos rotan itu cantik dan seksi..?"tanya Agung heran,pada hal Agung saja baru hari ini melihat nya,lah si Ucup malah lebih tau detail dan ciri-ciri istri nya bos rotan itu.
"He...he...aku dengar nya dari teman aku Roki, yang kerja di gudang sana"sahut Ucup memberi tahu sambil tertawa.
"Oh...kirain kamu ketemu langsung sama orang nya"sahut Agung.
"Pengen nya sih gitu Gung he..he,soal nya aku penasaran pengen liat...!kata nya sih Bu Avita itu janda yang sangat menggoda, setiap hari seluruh karyawan dan buruh selalu merasa was-was jika melihat Bu Avita,kata nya mereka takut lemah iman"sahut Ucup sambil terkekeh.
"Hus..kamu ya kalau ngomong gak mikir-mikir dulu...!bahaya tau... pantas aja kak Bahri gak ngajak kamu, sekarang aku jadi yakin kalau kamu ketemu sama Bu Avita bisa-bisa kamu langsung tergoda"sahut Agung sambil meledek.
"Masa..?kamu bisa bicara begitu karena kamu belum liat susnoduaji di sana, kalau kamu sudah liat.. bisa langsung goyah tuh iman kamu"sahut Agung sambil mencebik kan bibir nya,ucup mengerutkan alisnya bingung.
"Susnoduaji...? siapa dia..?suami baru Bu Avita..?"tanya Ucup tidak tahu, Agung menggeleng kan kepalanya.
"Bukan"Sahut Agung.
"Kepala gudang baru?"tanya Ucup lagi, Agung masih menggelengkan kepalanya.
"Bukan"sahut Agung lagi.
"Bos..? pejabat..?polisi..? Mentri..?"tanya Ucup, Agung terus saja menggeleng kan kepalanya.
"Bukan semua,lalu siapa dia..? kenapa kalau aku ketemu dia... iman aku bisa goyah?"tanya Ucup penasaran ingin tahu.
"Susnoduaji itu...susu nongol dua biji"sahut Agung sambil tertawa terbahak-bahak, sedang kan Ucup langsung ternganga mendengar nya.
__ADS_1
"Aku pikir manusia,gak tahu nya buah kelapa..ha...ha.."sahut Ucup ikut tertawa.
"Ehmm.."Humairah berdehem, Agung dan Ucup pun langsung terkejut dan terdiam melihat kedatangan Humairah, mereka merasa tidak enak karena ketahuan sedang menggosip kan seorang wanita.
"Eh..cup,aku mau mengecek mesin kapal dulu ya"ucap Agung yang langsung berdiri dan pergi.
"Mari kak"ucap Agung sambil tersenyum canggung pada Humairah, Humairah hanya mengangguk kan kepalanya pelan.
Tinggal lah Ucup sendiri di sana sambil mengusap tengkuk leher nya merasa tidak enak.
"Aduh...!kacau nih Agung, kenapa aku di tinggal"batin Ucup kebingungan.
"Apa kamu mau makan..?"tanya Humairah menawari, sambil mengambil nasi dan lauk,lalu menaruh ke dalam piring.
"Tidak kak,saya masih kenyang he..he"sahut Ucup sambil tersenyum canggung.
Humairah pun langsung segera duduk dan memakan makanan nya.
"Apa karena ini ya...jadi mas Bahri tadi berusaha memaksa ku untuk ikut..?"batin Humairah merasa tidak tenang, seandainya ia tahu tentang ini dari awal, pasti lah Humairah akan bela-belain untuk ikut,dan menjaga suaminya.
Selesai makan, Humairah langsung menghubungi suaminya,ia ingin tahu keberadaan suaminya sekarang ada di mana.
"Kok telpon nya mas Bahri gak aktif sih..?" gumam Humairah merasa bingung,tidak biasa nya ponsel suaminya itu tidak aktif jika hendak ke mana-mana, Humairah pun terus saja mencoba menghubungi suaminya,tetapi tetap saja tidak aktif.
"Mas Bahri kemana sih..?kok belum pulang juga..?"gumam Humairah merasa cemas, sambil melihat jam dinding yang menunjukkan sudah hampir magrib, Humairah pun mondar-mandir tak karuan mencemaskan suaminya.
...****************...
Bersambung....
Jangan lupa baca episode-episode selanjutnya yaa βΊοΈ
Dan tinggal kan jejak kalian, π€ terima kasih ππ»
__ADS_1